Sebelum Tidur Mending Mandi Air Dingin atau Air Hangat Ya?

Sebelum Tidur Mending Mandi Air Dingin atau Air Hangat Ya?

Kesehatan 197

Hal yang terlintas ketika memikirkan tentang mandi air dingin adalah menyegarkan. Mandi air dingin sebelum tidur belum tentu dapat meningkatkan kualitas tidurmu, sehingga tidak secara spesifik punya manfaat baik untuk tidur. Hal ini karena tubuh yang mendapatkan paparan air bersuhu rendah akan meningkatkan kadar kortisol dan norepinefrin. Apa hubungannya? 

Shop with Me

Mainan Pop It Elektronik Elektrik Bubble Fidget Toy Anak Stress Relief
IDR 59.900
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Follow Me Kids Shampoo & Bath 2 in 1 800ml
IDR 125.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Twistcho Alat Olahraga Pelangsing TF
IDR 57.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Set Alat Makan 5in1 Piring Makan Anak Balita Peralatan Makan Gift Set - Dino Blue
IDR 99.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang

Kortisol ini seharusnya mengalami penurunan sebelum tidur, dengan maksud agar tingkat waspada menurun, sehingga kita tidak terjaga lebih lama. Ketika kadarnya naik menjelang terlelap, tentunya kualitas tidur menjadi buruk. Lain hal dengan norepinefrin,  yang ketika aktif, ia akan memicu reaksi pada pembuluh darah untuk mendistribusikan kembali darah dan menghangatkan tubuh.

Di sisi lain, mandi air dingin punya potensi yang baik, tetapi tidak berkaitan dengan kualitas tidur. Atlet merendamkan dirinya di dalam air bersuhu rendah setelah olahraga malam hari. Melalui cara ini, mereka mampu mendapatkan tidur yang nyenyak dalam 3 jam pertama. Mandi air dingin juga dapat mengurangi gejala nyeri atau menegangnya otot akibat latihan dan menurunkan detak jantung lebih cepat. Namun, lagi-lagi, tidak semua penelitian menunjukan hasil yang sama.

Manfaat mandi air dingin terhadap kualitas tidur masih diperdebatkan

Potensi Tingkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Sebuah penelitian yang melibatkan 3000 peserta menunjukkan bahwa mengguyur badan dengan air dingin selama kurang lebih 1 menit setelah mandi air panas dapat mengurangi intensitas gejala sakit, sehingga mereka dapat bekerja seperti biasa. Namun perlu diingat, mungkin tidak semua mengalami hal yang sama.

Air Dingin Versus Air Hangat Sebelum Tidur

Manfaat mandi air hangat sebelum tidur lebih banyak diteliti daripada air dingin. Air hangat dipercaya mampu meningkatkan kualitas tidur melalui beberapa cara, seperti rangsangan air hangat terasa lebih menenangkan, mampu menurunkan tekanan darah pada orang yang lebih tua, dan membuat tidur lebih awal pada lansia. 

Tips

Mandi air dingin dan mandi air hangat sebelum tidur berdampak secara berbeda pada masing-masing orang. Sehingga, penekanannya lebih tergantung dari preferensi pribadi. Pilihlah salah satu diantara keduanya yang dirasa paling berdampak baik untuk kualitas tidur. Lebih lanjut, kunci utama demi meningkatkan kualitas tidur adalah dengan menerapkan sleep hygiene, seperti

  • Menentukan jam: tidur-bangunlah di waktu yang sama setiap harinya dan jalani secara konsisten

  • Lingkungan harus nyaman: patikan kasur, bantal, dan sprei lembut, minimalkan penggunaan lampu, serta suhu kamar sejuk

  • Jauhi gadget: letakkan smartphone, tablet, atau barang elektronik apapun yang memancarkan blue light di tempat yang sulit digapai

  • Kasur hanya tempat untuk terlelap bukan untuk aktivitas lain, misalnya menonton, scrolling media sosial, atau bermain game

  • Batasi asupan kafein

Kunci utama tidur nyenyak adalah good sleep hygiene

Jadi, mau mandi air dingin atau hangat sebelum tidur, itu tergantung dari preferensi pribadi ya. Jika mandi air dingin lebih menyegarkan sehingga tidur lebih enak atau mandi air hangat justru terasa menenangkan, Ladies tinggal pilih mana yang paling memberikan dampak terbaik. Hal penting untuk diingat adalah kualitas tidur tidak hanya ditentukan oleh temperatur suhu mandi, tetapi sleep hygiene-nya.

 

Yuk, Download aplikasi Newfemme sekarang untuk mendapatkan tips dan info menarik lainnya!