Hati Sapi dan Hati Ayam: Sumber Zat Besi yang Baik untuk Cegah Anemia

Hati Sapi dan Hati Ayam: Sumber Zat Besi yang Baik untuk Cegah Anemia

Kesehatan 69

Kandungan Gizi

Fungsi hati pada hewan sama seperti manusia, yaitu untuk menyaring darah dan membuang dalam tubuh. Selain itu, hati juga bertugas untuk membuat empedu (zat yang membantu proses pencernaan lemak dan membuang limbah). Di Indonesia, hati sapi dan hati ayam merupakan jenis yang paling banyak dikonsumsi. Berikut adalah kandungan gizinya kurang lebih dalam 100 gram:

  • Hati sapi: 149 kalori, 23 gram protein, 4 gram lemak, 4 gram karbohidrat, dan 310 miligram kolesterol

  • Hati ayam: 130 kalori, 19 gram protein, 5 gram lemak, <1>

Selain sebagai sumber protein yang bagus, hati sapi dan ayam juga terkenal akan tingginya kandungan vitamin dan mineral, seperti vitamin B9 (asam folat), vitamin B12, vitamin A, vitamin B2, zat besi, tembaga, kalium, fosfor, dan kolin. Dengan kandungan gizi yang melimpah ini, menjadikannya sebagai makanan yang dapat mendatangkan manfaat kesehatan, tetapi juga ada beberapa kelemahan yang harus dipertimbangkan pula.

Hati adalah sumber protein, zat besi, serta vitamin B9 dan B12 yang bagus

Manfaat

Beberapa penelitian menemukan bahwa konsumsi hati dapat mendatangkan sejumlah manfaat kesehatan. Berikut adalah beberapa diantaranya:

1. Membantu Membangun Kesehatan Otot

Hati sapi dan hati ayam mengandung protein yang cukup tinggi. Seperti yang kita tahu, protein penting untuk membangun dan menjaga kesehatan jaringan, termasuk otot, kulit, dan tulang. Selain itu, protein membantu tubuh merasa kenyang lebih lama, sehingga mampu membantu seseorang dalam melaksanakan proses penurunan berat badan.

2. Mencegah Kekurangan Gizi

Hati adalah makanan yang padat gizi. Dengan adanya kandungan zat besi, tembaga, vitamin B2, vitamin B9, dan vitamin B12 dalam jumlah cukup besar, mengonsumsi makanan ini dapat membantu seseorang untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral hariannya. Hal ini tentunya bermanfaat untuk mengurangi risiko kekurangan zat gizi.

3. Mencegah Anemia

Kekurangan zat besi merupakan kondisi yang perlu diperhatikan bagi remaja putri, karena nantinya mereka berisiko mengalami anemia dan ini tidak baik selama kehamilan. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan kelelahan, kelemahan otot, dan penurunan konsentrasi. Hati menjadi makanan yang bagus untuk mencegah kondisi ini karena kandungan zat besi serta vitamin B12..

4. Meningkatkan Kesehatan Tulang

Hati mengandung sejumlah besar vitamin K yang penting untuk kesehatan tulang. Vitamin ini membantu tubuh untuk memproses kalsium dan menambahkannya ke dalam tulang. Hasilnya, sistem rangka tubuh menjadi lebih kuat. Vitamin K juga penting dalam proses pembekuan darah.

5. Meningkatkan Kesehatan Mata

Hati sapi dan hati ayam menjadi sumber vitamin A yang cukup baik untuk asupan harian. Vitamin ini mampu membantu menjaga dan meningkatkan kesehatan penglihatan, sistem kekebalan tubuh, bahkan dapat menurunkan risiko kanker. Namun meskipun begitu, bukan berarti konsumsinya harus berlebihan.

6. Meregulasi Energi, Kognitif, dan Suasana Hati

Kandungan vitamin B12 dalam hati penting untuk kesehatan fungsi sistem saraf. Kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan energi menjadi turun, sehingga merasa lelah sepanjang waktu dan tidak bertenaga untuk beraktivitas sehari-hari. Tak hanya itu, seseorang mungkin menjadi sulit fokus, gampang bingung, mudah tersinggung, serta merasa tertekan.

Hati sapi dan hati ayam bagus untuk mencegah anemia, meningkatkan kesehatan otot, tulang, serta mata

Risiko Bahaya

Berdasarkan data kandungan gizi di atas, baik hati sapi maupun hati ayam mengandung kolesterol yang tinggi, sehingga perlu menjadi perhatian khusus bagi orang-orang yang sedang menurunkan atau rutin minum obat kolesterol. Konsumsinya dalam jumlah tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Maka dari itu, sebelum memutuskan untuk makan, ada baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter dan ahli gizi.

Di sisi lain, hati juga kaya akan purin, sehingga kurang cocok bagi penderita asam urat. Hati memang menjadi sumber asupan vitamin A yang baik, tetapi tidak boleh dikonsumsi berlebihan karena dapat menyebabkan gejala keracunan. Gejalanya meliputi mual, muntah, sakit kepala, dan mengantuk. Konsumsi vitamin A berlebih dalam jangka panjang juga dapat mengakibatkan kerusakan penglihatan, kerusakan tulang, dan cacat lahir.

Hati sapi dan hati ayam adalah sumber protein, zat besi, serta vitamin B9 dan B12 yang baik. Hal ini membuatnya menjadi salah satu makanan yang bagus untuk mencegah risiko terjadinya anemia serta meningkatkan kesehatan otot, tulang, serta mata. Bagi kamu yang tertarik, boleh banget menjadikannya bagian dalam pola makan sehari-hari, misalnya 1-2 kali seminggu.