7 Manfaat Kesehatan Bunga Saffron

7 Manfaat Kesehatan Bunga Saffron

Kesehatan 77

Dua sendok makan saffron mengandung 14 kalori, 0,48 gram protein, 0,25 gram lemak, 2,74 gram karbohidrat, 0,16 gram serat, 3,4 milligram vitamin C, dan 1,19 miligram mangan. Ia adalah sumber mangan yang baik, bahkan dapat memenuhi lebih dari 50% kebutuhan harian dalam 2 sendok makannya. 

Saffron yang dikonsumsi sebagai bagian dari bumbu masakan tergolong aman, begitu juga suplemennya. Namun ini menjadi tidak baik jika dikonsumsi dalam dosis yang lebih tinggi karena dapat menyebabkan efek samping seperti pusing, mulut kering, mual, dan sakit kepala. Berikut adalah beberapa manfaat kesehatannya:

1. Antioksidan Alami

Saffron kaya akan senyawa yang bertindak sebagai antioksidan. Maka dari itu, ia bermanfaat untuk melindungi sel dari radikal bebas dan stres oksidatif. Beberapa antioksidan yang melimpah dalam saffron termasuk crocin, crocetin, safranal, picrocrocin, dan kaempferol. Penyebab warna merah pada saffron adalah crocin, yang juga diketahui memiliki sifat antidepresan dan melindungi sel otak dari kerusakan.

Saffron kaya akan antioksidan alami

2. Berpotensi sebagai Antikanker

Seperti yang disebutkan dalam poin pertama, saffron mengandung antioksidan alami, yang dapat membantu menetralisir radikal bebas terkait dengan penyakit kronis seperti kanker dan diabetes. Saffron diketahui dapat mematikan sel kanker atau menekan pertumbuhan tumor tanpa merusak sel sehat yang ada, terutama pada kanker usus besar, payudara, paru-paru, prostat, serviks, leukemia, dan otak.

3. Meningkatkan Suasana Hati dan Gejala Depresi

Saffron dikenal sebagai "sunshine spice” atau “rempah sinar matahari". Julukan tersebut didapat karena saffron dapat membantu meningkatkan suasana hati. Selain itu, ia juga diketahui ampuh mengatasi gejala depresi ringan hingga sedang, bahkan sebanding dengan beberapa obat antidepresan tanpa memberikan efek samping yang berarti. Selain itu, saffron juga dipercaya dapat memberikan pengaruh positif pada sistem reproduksi wanita dan membantu meredakan gejala sindrom pramenstruasi (PMS).

4. Membantu Penurunan Berat Badan

Saffron diketahui dapat membantu mengurangi nafsu makan, sehingga secara tidak langsung dapat mendukung proses penurunan atau pengelolaan berat badan, terutama bagi orang-orang yang mengalami obesitas. Konsumsi saffron terbukti dapat mengurangi indeks massa tubuh (BMI), lingkar pinggang, dan berat badan.

Ingin kelola berat badan, coba konsumsi saffron

5. Mengurangi Risiko Penyakit Jantung dan Diabetes

Saffron juga diketahui dapat meningkatkan kolesterol baik (HDL), menurunkan kolesterol jahat (LDL), kolesterol total, dan trigliserida. Hal ini tentunya bermanfaat untuk menurunkan risiko terjadinya penyakit jantung. Selain itu, ia juga membantu menurunkan gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin.

6. Meningkatkan Kualitas Tidur

Senyawa aktif yang terkandung dalam saffron, crocin, diketahui memiliki sifat merangsang tidur serta efek menguntungkan pada kualitas serta dan durasinya. Meningkatnya kualitas tidur ini disebabkan oleh kadar hormon melatonin yang meningkat, yang bertugas untuk mengatur tidur.

7. Meningkatkan Libido

Saffron dapat meningkatkan libido, terutama bagi mereka yang mengalami disfungsi seksual akibat penggunaan obat antidepresan. Studi-studi sebelumnya menunjukkan bahwa konsumsi saffron dapat memperbaiki fungsi ereksi, meningkatkan gairah dan kepuasan seksual, dan meningkatkan pelumasan genital.

Saffron adalah rempah yang kian populer walaupun dengan harganya yang mahal. Zat gizi utama yang baik didalamnya adalah vitamin C dan mangan. Konsumsinya tergolong aman dalam batas wajar, yaitu sebagai bumbu masakan atau dalam bentuk teh. Nah bagaimana nih, tertarik untuk membelinya tidak, Ladies?