6 Cara Sederhana Mengendalikan Keinginan untuk Self-harm

6 Cara Sederhana Mengendalikan Keinginan untuk Self-harm

Kesehatan 175

Ketika emosi sudah tidak lagi bisa ditahan, terasa semakin menyakitkan, atau mulai menguasai diri sendiri, keinginan untuk menyakiti diri sendiri mungkin bisa muncul. Umumnya, tindakan tersebut bertujuan untuk merasakan sesuatu kembali setelah mati rasa, mengalihkan perhatian dari emosi yang tidak diinginkan, atau menghukum diri sendiri. Di artikel ini, Newfemme akan membahas 6 strategi yang dapat membantu kamu mengendalikan keinginan untuk self-harm.

Shop with Me

Sandal tali desper 3cm GSL
IDR 35.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Sendok
IDR 3.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Serum The Ultimate Brightening Glowing NSY / Anti Acne / Anti Aging / Dark Spot Serum Terbaik Masa Kini Mencerahkan Wajah, Menghilangkan Flek, Mengkenyalkan Kulit, Menyamarkan Noda Bekas Jerawat, Memutihkan Wajah, Anti iritasi dan Dapat Digunakan 14 Thn
IDR 59.900
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Tas Selempang Wanita Inara / Tas Bahu Wanita Kekinian
IDR 32.500
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang

1. Identifikasi Keadaan Emosional

Saat keinginan untuk menyakiti diri sendiri itu muncul, coba luangkan waktu sebentar saja untuk bertanya pada diri sendiri. Apa alasanmu melakukannya? Marah, kesepian, diabaikan, mati rasa, atau yang lainnya? Lalu, apakah hanya itu satu-satunya jalan keluar? Alternatif yang bisa dilakukan untuk meredakan perasaan tersebut antara lain sebagai berikut:

  • Marah? Lakukan aktivitas fisik

  • Kesepian, diabaikan? Hubungi orang-orang yang menyayangimu

  • Mati rasa? Lakukan aktivitas yang memunculkan sensasi fisik, seperti makan makanan enak, menonton series romansa yang disukai, mandi, atau menghabiskan waktu di luar rumah

Selalu identifikasi keadaan emosional ketika keinginan self-harm muncul

2. Memahami Pola Keinginan untuk Menyakiti Diri Sendiri

Memahami pola keinginan untuk self-harm akan membantu kamu mengetahui apa pemicunya dan kapan dorongan tersebut tiba. Meskipun mungkin sulit untuk menahannya, ada baiknya untuk merenungkan kembali apa yang terjadi setelahnya. Gampangnya, bisa dengan menggunakan buku harian. 

Catatlah apa yang terjadi sebelum, selama, atau setelah setiap kali kamu menyakiti diri sendiri (lebih baik ditulis sekaligus durasinya). Beberapa komponen yang bisa dicatat sebagai pemicu diantaranya apa hal yang menyulitkan kamu saat ini, apakah benda, situasi, atau orang mengingatkan pada sesuatu yang sulit, serta hal-hal lainnya yang kamu rasakan.

3. Pergi Cari Udara Segar

Keluar dari suatu tempat yang justru menakuti diri sendiri menjadi salah satu strategi hindari self-harm. Cara ini juga membuat kamu menghabiskan waktu jauh dari alat-alat yang dapat digunakan untuk menyakiti diri sendiri. Rasakanlah udara segar di luar dan buat tubuh serta pikiran menjadi lebih rileks

4. Bicarakan dengan Orang Kepercayaan

Mendapatkan dukungan dari orang kepercayaan (teman atau orang yang dicintai) akan mendatangkan banyak manfaat ketika keinginan untuk self-harm itu muncul. Tidak apa untuk mencurahkan segalanya, justru menjadi terbuka itu baik, meskipun terkadang sulit dilakukan. Maka dari itu, cobalah untuk berbicara hanya pada satu atau beberapa orang saja. 

Terbukalah pada orang yang menyayangimu

5. Mendengarkan Musik

Musik yang selaras dengan perasaan mungkin lebih sering didengarkan, tetapi tidak selalu mampu memberikan kelegaan untuk diri sendiri yang sedang mengalami masa sulit. Jika kamu sedih, maka musik sedih akan cenderung meningkatkan gejala depresimu. Alih-alih melakukannya, coba pilih musik yang bergenre upbeat, classic, atau justru suara alam.

6. Imajinasi Visual dan Menjadi Kreatif

Ciptakan “tempat bahagia” versi kamu dengan pendekatan visual dan tambahkan sentuhan sensorik. Misalnya, bayangkan suatu tempat yang punya kenangan manis atau yang ingin kamu kunjungi. Tambahkan rincian pada imajinasi tersebut, misalnya suara percikan air, aroma basahnya rumput, dan bagaimana rasanya kakimu menapak di sana. 

Mengkomunikasikan perasaan mungkin tidak selalu dapat dilakukan dengan kata-kata, tetapi bisa juga dengan mengekspresikan diri dan mengalihkan keinginan untuk self-harm tersebut. Sebuah karya kreatif dapat menjadi wadah untuk memunculkan rasa kendali, misalnya menggambar, melukis, atau mencoret-coret. 

Terdapat 6 strategi (tetapi tidak terbatas hanya pada ini) untuk mengendalikan keinginan untuk self-harm. Mulai dari mengidentifikasi keadaan emosional, memahami pola keinginan menyakiti diri sendiri, mencari udara segar, mendengarkan musik, serta imajinasi visual dan kreativitas. Temukan mana yang cocok untukmu, tetapi jika keinginan tersebut muncul kembali, segeralah datangi ahli kesehatan mental.

Yuk, Download aplikasi Newfemme sekarang untuk mendapatkan tips dan info menarik lainnya!