Adjuvant Therapy: Terima atau Tolak?

Adjuvant Therapy: Terima atau Tolak?

Kesehatan 87

Jika direkomendasikan untuk melakukan adjuvant therapy, pastinya itu telah dipertimbangkan efektivitasnya berdasarkan beberapa faktor. Berikut adalah beberapa diantaranya::

Shop with Me

1 Lusin Bedong T1 90 x 72 cm / Selimut Bayi Katun Flanel isi 12 pc
IDR 82.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Sandal tali desper 3cm GSL
IDR 35.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
One set crinkle
IDR 99.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Coffe Latte with others flavor
IDR 21.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
  • Jenis kanker: terapi ini memberikan manfaat yang lebih besar untuk pengobatan kanker payudara dan kanker usus besar. Namun, untuk beberapa jenis kanker lainnya, mungkin tidak memberikan manfaat yang signifikan.

  • Tahap kanker: tahap kanker mengacu pada seberapa luas kanker tersebut. Jika kanker terdiagnosis masih dalam tahap yang sangat awal (sebelum sempat menyebar), maka kemungkinan kanker kembali setelah operasi mungkin sangat kecil. Maka dari itu, mungkin terapi ini bukan pilihannya. Namun, jika kanker berada pada tahap lebih lanjut atau telah menyebar ke kelenjar getah bening terdekat, adjuvant therapy mungkin lebih bermanfaat.

  • Jumlah kelenjar getah bening yang terlibat: semakin banyak kelenjar getah bening yang terserang, semakin besar kemungkinan sel-sel kanker tertinggal setelah pengobatan utama.

  • Reseptor hormon: adjuvant therapy mungkin tidak akan efektif jika tumor yang ada dalam tubuh tidak peka hormon.

  • Perubahan spesifik lainnya pada kanker: ada beberapa jenis kanker yang mungkin memiliki perubahan tertentu dalam sel-sel mereka, sehingga risiko kambuhnya cukup tinggi. Berdasarkan hal ini, adjuvant therapy lebih mungkin memberikan manfaat.

Menyetujui dilakukannya adjuvant therapy tidak menjamin bahwa kanker tidak akan kembali. Namun, dapat membantu mengurangi risiko kanker Anda kembali.

Dokter merekomendasikan adjuvant therapy setelah beberapa pertimbangan

Ya atau Tidak?

Jika direkomendasikan oleh dokter untuk melakukan adjuvant therapy, keputusan tetap berada pasien untuk menentukan apakah itu akan dilanjutkan atau tidak. Berikut adalah beberapa hal yang bisa didiskusikan dengan dokter mengenai adjuvant therapy:

  • Prosedur apa yang kamu pertimbangkan? Cari tahu apa yang kamu inginkan jika menyetujui untuk menjalankan adjuvant therapy. Apakah hanya perlu konsumsi obat di rumah atau perlu ke rumah sakit? 

  • Apa efek sampingnya? Apakah kamu bersedia menerimanya? Apakah itu akan mengganggu aktivitas? Berapa lama efek samping tersebut akan bertahan? Apa yang mungkin terlalu sulit untuk ditoleransi?

  • Berapa lama kamu perlu menjalani terapi ini? Terapi adjuvan bisa berlangsung dari beberapa minggu hingga 10 tahun. Pastikan untuk memahami prosedur dan alasan dibaliknya terlebih dahulu. 

  • Berapa besar kemungkinan kamu akan tetap bebas dari kanker? Ketahui seberapa besar kemungkinan kanker tersebut kambuh jika memutuskan untuk tidak menjalani adjuvant therapy dan seberapa besar risiko keberhasilan terapi jika kamu memutuskan untuk menjalaninya.

  • Bagaimana kondisi kesehatan kamu saat ini? Orang yang sehat secara keseluruhan mungkin mengalami efek samping yang lebih sedikit selama adjuvant therapy dan lebih mungkin mendapatkan manfaat dari terapi tersebut. Sementara orang dengan masalah kesehatan yang parah mungkin lebih berpotensi mengalami efek samping selama terapi dan mungkin kurang mendapatkan manfaat dari terapi tersebut.

  • Apa preferensimu? Ada orang yang bersedia melakukan segala sesuatu yang bisa dilakukan untuk mengurangi kemungkinan kembalinya kanker tanpa memperdulikan efek sampingnya. Namun, ada pula orang yang memilih untuk tidak bersedia menjalankannya karena efek samping tertentu. 

  • Berapa biaya terapi tersebut? Pastikan apakah adjuvant therapy bisa ditanggung oleh asuransi kesehatan. Hal ini karena beberapa obat dan prosedur mungkin memiliki biaya tambahan yang signifikan. Pastikan kamu  memahami bagaimana terapi ini mempengaruhi keuangan dan apakah manfaatnya sebanding dengan biaya yang dikeluarkan.

Keputusan menerima atau menolak adjuvant therapy ada ditanganmu

Prognosis

Seberapa besar keberhasilan menjalankan adjuvant therapy dapat kamu tanyakan kepada penyedia layananan kesehatan. Hal ini karena mereka pastinya akan tahu riwayat perjalanan penyakit tersebut dan seberapa baik orang seusia kamu merespons terapi tambahan yang diberikan. Namun pada akhirnya, keputusan tetap ada padamu. Apakah akan diterima atau ditolak, itu pilihanmu.

Adjuvant therapy merupakan strategi untuk memerangi kanker. Namun, keputusan untuk menerima atau menolaknya harus didasarkan pada pertimbangan yang matang. Keputusannya dapat didasarkan pada jenis kanker, tahap kanker, efek samping, kondisi kesehatan, preferensi pribadi, dan faktor keuangan. Pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter ya!