Catat! 4 Tips Biar Nggak Kekurangan Darah

Catat! 4 Tips Biar Nggak Kekurangan Darah

Kesehatan 242

Ladies, pernah tidak perasaan lemas, lemah, pusing, atau detak jantung tidak beraturan? Bisa jadi itu adalah beberapa pertanda bahwa kamu mengalami kekurangan darah merah, yaitu ketika kadar hemoglobin tubuhmu berada dalam kategori rendah. Dalam istilah medis, kondisi ini disebut dengan anemia. Pada wanita, kekurangan darah merah rentan terjadi selama menstruasi berlangsung. Lalu, bagaimana cara mencegah kamu mengalami kekurangan darah merah? Yuk simak 3 tips berikut ini!

Shop with Me

Sendok
IDR 3.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Sprei kasur Bahan Polymicro
IDR 23.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
kaos rib rumbai ruffle lengan panjang
IDR 50.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Coffe Latte with others flavor
IDR 21.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang

1. Tingkatkan Asupan Zat Besi 

Salah satu penyebab terjadinya kekurangan darah merah adalah kurangnya konsumsi zat besi. Mineral ini berfungsi untuk meningkatkan produksi hemoglobin (protein yang memberikan warna merah pada sel darah merah). Ringkasnya, kekurangan zat besi dapat menyebabkan kurangnya sel darah merah. Akibatnya, tubuh kekurangan oksigen untuk diedarkan ke seluruh tubuh.

Untuk mengatasinya, beberapa contoh makanan yang dapat dikonsumsi untuk membantu mencukupi kebutuhan zat besi harian adalah daging, ikan, unggas, hati ayam atau hati sapi, kacang-kacangan, telur, sayuran berwarna hijau pekat (brokoli, kale, bayam), dan biji-bijian. Sebenarnya, sumber-sumber tersebut pasti kita konsumsi setiap hari bukan? Namun, yang jadi masalah adalah cukup atau tidaknya.

Sumber zat besi yaitu daging sapi, ikan, unggas, hati, telur, kacang-kacangan, biji-bijian, dan sayuran hijau pekat

2. Memaksimalkan Penyerapan Zat Besi

Makanan yang berkontribusi terhadap asupan zat besi harian sudah kita konsumsi, tetapi ada cara tambahan agar kita dapat memaksimalkan penyerapannya. Langkahnya adalah dengan mengonsumsi vitamin C, seperti jambu biji, jeruk, lemon, stroberi, paprika merah, jeruk bali. 

Vitamin C adalah yang paling diutamakan, tetapi dapat juga diiringi dengan konsumsi vitamin A (ikan dan hati). dan beta karoten (wortel, mangga, labu, ubi jalar). Contoh sederhananya, jika kamu makan pecel ayam atau bakso, maka usahakan minumnya adalah es jeruk. Konsumsi sumber zat besi baik untuk hindari anemia, tetapi jika penyerapannya ditingkatkan, itu akan lebih bagus lagi.

3. Tingkatkan Asupan Asam Folat

Asam folat merupakan salah satu jenis vitamin B yang juga berperan penting untuk memproduksi hemoglobin. Vitamin B9 ini akan digunakan oleh tubuh untuk memproduksi heme, yaitu komponen penyusun hemoglobin. Jika asam folat kita tidak cukup, sel darah merah tidak akan bisa matang. Akibatnya, tubuh kekurangan produksi sel darah merah.

Makanan yang menjadi sumber asam folat diantaranya yaitu daging sapi, bayam, kacang-kacangan (kacang merah, kacang polong), buah-buahan, biji-bijian utuh, alpukat, dan telur. Kamu juga bisa memilih beberapa produk yang difortifikasi dengan asam folat ataupun zat besi. Tinggal lihat saja pada kemasannya. 

4. Konsumsi Suplemen

Jika kamu sedang haid, maka boleh mengonsumsi tablet tambah darah yang dijual bebas. Namun, jika kadar sel darah benar-benar rendah, biasanya dokter akan menyarankan seseorang untuk mengonsumsi suplemen zat besi selama beberapa minggu bahkan sampai berbulan-bulan. Namun ingat, zat besi yang terlalu banyak itu juga tidak boleh karena bisa membahayakan. 

Konsumsi tablet tambah darah saat menstruasi untuk cegah kekurangan darah merah

Ada 4 strategi sederhana untuk memastikan tubuh tidak kekurangan darah (anemia). Pertama yaitu mengonsumsi zat besi, kedua memaksimalkan penyerapannya, ketika mengonsumsi asam folat, dan terakhir adalah suplementasi. Para wanita kesayangan Newfemme, jangan sampai kekurangan darah ya. Semoga kita semua selalu sehat!

Yuk download Newfemme untuk info menarik lainnya