Ambeien: Si Penyebab Sakit Saat Duduk

Ambeien: Si Penyebab Sakit Saat Duduk

Kesehatan 184

Ambeien (wasir) adalah pembengkakan atau pembesaran pembuluh darah vena yang berada di anus dan rektum. Siapapun bisa mengalaminya, tetapi biasanya penyakit ini membutuhkan waktu untuk berkembang hingga gejalanya terasa. Terdapat beberapa jenis ambeien yang dibedakan berdasarkan tempat pembengkakannya, meliputi:

Shop with Me

Newfemme Hoodie
IDR 270.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Follow Me Kids Shampoo & Bath 2 in 1 800ml
IDR 125.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Mainan Slime Poop Unicron Slime Squishy Non Sticky Slime 722-75
IDR 26.125
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Alat fisioterapi Latihan Tangan Stroke Struk Lumpuh Terapi ORIGINAL - Dewasa
IDR 75.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
  • Eksternal: pembengkakan vena terjadi di bawah kulit di sekitar anus. Ambeien jenis ini sering kali terasa gatal dan nyeri, dan kadang-kadang hingga berdarah.

  • Internal: pembengkakan vena terjadi di dalam rektum (usus besar bagian akhir). Ambeien jenis ini sering kali berdarah, tetapi tidak menimbulkan rasa sakit.

  • Prolaps: terjadi ketika ambeien internal dan eksternal meregang dan menonjol di luar anus, sehingga menyebabkan pendarahan dan rasa sakit.

Gejala

Ambeien umumnya dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, seperti duduk atau berjalan. Jika mengalami ambeien internal, maka umumnya gejala tidak terasa, tetapi mungkin melihat adanya darah di tisu toilet, dudukan toilet, atau kursi. Sementara itu, jika mengalami ambeien eksternal, maka umumnya rasa sakit akan muncul. Gejala-gejala ambeien eksternal lainnya yakni:

  • Gatal atau nyeri pada anus, terutama ketika duduk

  • Benjolan keras di dekat anus yang terasa perih dan nyeri saat ditekan

  • Pendarahan pada rektum

Penyebab

Ambeien dapat disebabkan oleh segala sesuatu yang menyebabkan munculnya ketegangan pada perut atau anggota ekstremitas bagian bawah. Penyakit ini lebih sering dialami oleh orang berusia lebih dari 50 tahun, tetapi remaja dan anak-anak juga bisa. Meskipun begitu, ada faktor yang menyebabkan seseorang punya risiko lebih tinggi, yaitu:

  • Kelebihan berat badan atau obesitas

  • Ibu hamil

  • Rendahnya konsumsi makanan berserat

  • Diare kronis atau sembelit

  • Sedentary lifestyle

  • Kebiasaan mengangkat benda berat

  • Duduk terlalu lama (terutama di toilet)

  • Mengejan terlalu lama saat buang air besar

Hindari duduk terlalu lama atau mengejan terlalu keras kalau tidak mau kena ambeien

Diagnosis

Diagnosis ambeien dilakukan dengan pemeriksaan fisik dan pengkajian gejala. Selain itu, ada pula pemeriksaan lain yang dapat dilaksanakan untuk memperkuat diagnosis, yakni:

  • Pemeriksaan rektum secara digital: dengan menggunakan sarung tangan, jari dimasukkan ke dalam rektum untuk merasakan pembengkakan pada pembuluh darah.

  • Anoskopi: dengan menggunakan anascope (tabung menyala), lapisan anus dan rektum akan diperiksa.

  • Sigmoidoskopi: dengan menggunakan sigmoidoskopi (tabung bercahaya dan berkamera), bagian usus besar dan rektum akan diperiksa.

Pengobatan

Ambeien sering kali hilang dengan sendirinya tanpa perlu melakukan pengobatan apapun, saat ini kondisinya belum masuk ke masalah serius. Namun, ada beberapa orang yang mungkin mengalami gejala pendarahan atau nyeri selama satu minggu bahkan lebih. Ketika itu terjadi, maka beberapa strategi yang perlu dilakukan adalah sebagai berikut:

  • Menggunakan obat oles yang mengandung lidokain atau hidrokortison

  • Konsumsi lebih banyak air

  • Konsumsi obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) untuk meredakan nyeri dan peradangan

  • Meningkatkan asupan makanan berserat atau suplemen

  • Mengompres dengan air dingin

  • Berendam dalam air hangat selama 10 hingga 20 menit sehari (mandi sitz)

  • Menggunakan tisu basah, tisu toilet yang dilumuri lotion, atau waslap basah untuk menepuk dan membersihkan bokong setelah buang air besar

  • Konsumsi obat pencahar untuk melunakkan tinja

Ketika gejala ambeien tidak membaik setelah mencoba perawatan mandiri di rumah atau saat pembengkakan tersebut tidak sembuh, kambuh, atau bertambah besar, maka penderitanya perlu dapat pengobatan, seperti

  • Ligasi karet gelang (memasang karet gelang kecil di sekitar pangkal ambeien untuk memutus suplai darah ke pembuluh darah)

  • Elektrokoagulasi (mengaliri arus listrik untuk menghentikan aliran darah ke wasir)

  • Koagulasi inframerah (menggunakan panas untuk menghilangkan wasir)

  • Skleroterapi (menyuntikkan bahan kimia untuk menghancurkan jaringan wasir)

  • Hemoroidektomi (operasi)

Pencegahan Ambeien

  1. Jangan duduk terlalu lama di toilet atau mengejan terlalu keras

  2. Pergi ke toilet jika sudah benar-benar ingin buang air besar, tetapi jangan menundanya pula

  3. Minum lebih banyak air setiap harinya

  4. Makan lebih banyak sumber serat minimal 20-35 mg/hari (buah-buahan, sayur-sayuran, biji-bijian) atau suplemen

  5. Rutin aktivitas fisik

  6. Menjaga berat badan ideal

Pastikan kebutuhan serat harian terpenuhi untuk cegah ambeien

Ambeien merupakan pembengkakan atau tau pembesaran pembuluh darah vena yang berada di anus dan rektum. Penyakit ini dapat disebabkan oleh kelebihan berat badan, kurang konsumsi serat dan aktivitas fisik, sembelit, kebiasaan mengangkat benda berat, terlalu lama duduk atau jongkok di toilet, serta mengejan terlalu keras. 

Yuk, Download aplikasi Newfemme sekarang untuk mendapatkan tips dan info menarik lainnya!