5 Cara Mencegah Anak Terkena Dampak Cuaca Panas Esktrem

5 Cara Mencegah Anak Terkena Dampak Cuaca Panas Esktrem

Kesehatan 375

Cuaca panas ekstrem berpotensi untuk menyebabkan dampak berbahaya, terutama bagi anak-anak, karena mereka masih perlu mendapatkan pengawasan dari orang tua. Mereka bisa terkena penyakit yang disebabkan oleh suhu panas, seperti heat exhaustion, yaitu kondisi ketika tubuh kepanasan, yang ditunjukkan dengan gejala keringat berlebih dan denyut nadi cepat. 

Berikut Newfemme berikan 5 cara mencegah anak terkena dampak cuaca panas ekstrem. 

1. Jaga Tubuhnya Tetap Terhidrasi

Yang utama dan paling penting adalah menjaga tubuh si kecil tetap terhidrasi. Ajarkan mereka untuk tidak menunda rasa haus dan selalu sediakan air minum, terutama ketika bepergian. Salah satu cara untuk mengetahui apakah anak mengonsumsi cukup air minum adalah dengan memantau buang air kecilnya. Ketika tidak melakukannya, apalagi dalam sehari, maka tandanya mereka tidak cukup minum. 

2. Gunakan Pakaian yang Tepat

Sama seperti orang dewasa, anak-anak juga perlu menggunakan pakaian yang tepat di tengah cuaca panas ekstrem, yaitu berbahan ringan, menyerap keringat, dan memiliki ventilasi memadai. Gunakan pakaian berwarna terang karena itu akan memantulkan panas dan hindari menggunakan warna gelap karena itu akan menyerap panas. Dengan pakaian seperti ini, anak dapat tetap merasa sejuk.

Gunakan pakaian yang ringan, berwarna terang, dan ventilasinya memadai

3. Tetap Berada di Lingkungan yang Sejuk

Jika anak sedang tidak beraktivitas di luar ruangan, jaga anak tetap berada di lingkungan yang sejuk. Jika memiliki AC di rumah, maka hiduplah. Namun ketika tidak ada, maka pastikan sirkulasi udara di rumah dalam keadaan baik. Buka jendela dan hidupkan kipas. Hal yang sama juga berlaku ketika keluar rumah. Habiskan waktu di pusat perbelanjaan atau taman yang rindang dengan pepohonan.

4. Dinginkan Badan Ketika Anak Merasa Kepanasan

Meskipun cuaca panas, hindari untuk melarang anak bermain di luar rumah, karena mereka masih sedang aktif-aktifnya. Namun, selayaknya orang dewasa, jangan lupa untuk pakaikan mereka sunscreen. Ajarkan kepadanya untuk mengatakan kapan mereka sudah mulai merasa kepanasan, haus, dan lelah. Lalu ajak untuk masuk ke dalam rumah

Dinginkan badan dan minumlah air yang banyak. Kemudian, minta mereka untuk segera mandi atau semprotkan air ke badannya. Setelahnya, berikan mereka waktu istirahat lebih banyak. Alternatif lain untuk tetap memberikan mereka kesempatan beraktivitas di luar ruangan adalah keluar di saat matahari sedang rendah dan udara paling sejuk, yaitu pada pagi atau sore hari.

Dinginkan badannya ketika mulai kepanasan

5. Jangan Biarkan Anak Sendirian di Mobil

Jangan pernah membiarkan anak sendirian di mobil, bahkan ketika hanya turun sebentar untuk membeli sesuatu. Mobil dapat memanas dengan cepat ketika diparkirkan di bawah sinar matahari, walaupun dalam keadaan jendela terbuka dan cuaca tidak panas sekalipun. Anak adalah kelompok yang paling berisiko untuk terkena heatstroke. Maka dari itu, pastikan untuk memeriksa mobil sudah dalam keadaan kosong sebelum meninggalkannya. 

Jadi, tidak hanya orang dewasa saja, tetapi anak-anak juga perlu mendapatkan perhatian lebih ekstra untuk mencegah mereka terkena dampak cuaca panas ekstrem. Pastikan tubuhnya terhidrasi dengan cukup, gunakan pakaian yang ringan dan berwarna terang, tetaplah berada di lingkungan yang sejuk, dinginkan badan ketika mereka sudah mulai kepanasan, dan jangan pernah membiarkannya sendirian di mobil.

 

Yuk, Download aplikasi Newfemme sekarang untuk mendapatkan tips dan info menarik lainnya!