Ringworm, Benarkan Infeksi Jamur Akibat Kucing?

Ringworm, Benarkan Infeksi Jamur Akibat Kucing?

Kesehatan 870

Sering kontak langsung dengan hewan peliharaan mungkin bisa menyebabkan penularan infeksi jamur, salah satunya adalah kucing. Kondisi tersebut disebut dengan ringworm atau kurap. Namun, apakah itu terjadi hanya karena bersentuhan dengan kucing saja? Yuk ketahui penyebab lainnya dalam penjelasan artikel ini.

Pengertian

Ringworm atau kurap adalah infeksi jamur yang menyebabkan kulit terlihat berbentuk seperti cincin berwarna merah. Sebenarnya kata “worm” tidak mengartikan bahwa infeksi ini terjadi karena cacing, melainkan jamur. Lalu kenapa maksudnya worm apa? Lesi yang terbentuk karena infeksi jamur ini terlihat seperti cacing yang berbentuk cincin, itulah dasarnya.

Infeksi kulit ini umum terjadi dan menyerang manusia serta hewan. Kondisinya gampang menular atau menyebar melalui kontak dekat. Ringworm bisa ditularkan dari orang, hewan, atau benda yang telah terinfeksi. Kurap memiliki nama yang berbeda tergantung dari lokasi yang terjangkit.

Jenisnya meliputi:

1. Kurap tubuh (tinea corporis)

Ruam berbentuk cincin bulat di anggota tubuh.

2. Athlete’s foot (tinea pedis)

Ruam kulit yang gatal dan terasa seperti terbakar di antara jari-jari kaki dan telapak kaki. Kadang-kadang membuat kaki menjadi bersisik, pecah-pecah, melepuh, atau baunya tidak sedap. 

3. Jock itch (tinea cruris)

Ruam merah yang gatal di selangkangan, paha atas, atau rektum. Kadang-kadang membuat lecet. 

4. Scalp ringworm (tinea capitis)

Kurap kulit kepala yang menyebabkan munculnya bintik-bintik botak bersisik, merah, dan gatal. Ukurannya bisa membesar jika tidak segera ditangani.

4. Tangan (tinea manuum)

Kurap tangan atau telapak tangan yang menyebabkan kulit kering, pecah-pecah, dan terlihat seperti cincin.

4. Janggut (tinea barbae)

Kurap leher, dagu, atau pipi yang menyebabkan kulit berkerak bahkan berisi nanah.

5. Kuku kaki atau kuku tangan (tinea unguium/onychomycosis)

Kurap yang menyebabkan kuku menebal, berubah warna, dan berubah bentuk.

Ringworm menyebabkan kulit memerah dan berbentuk cincin serta terasa gatal

Gejala

Infeksi awal menyebabkan munculnya bercak berwarna merah pada kulit terang atau cokelat keabu-abuan pada kulit yang lebih gelap. Gejalanya bervariasi tergantung area mana yang terjangkit. Secara umum, gejalanya adalah gatal, bercak, bersisik, berbentuk bulat, rata, melepuh, berbentuk cincin, dan rontoknya rambut di area yang terinfeksi. 

Penyebab

Ingat dan jangan salah, ringworm bukan disebabkan oleh cacing, melainkan jamur, seperti jamur Trichophyton, Microsporum, dan Epidermophyton. Jamur-jamur tersebut tumbuh di kulit, rambut, kulit, dan permukaan lain yang areanya lembab. Kurap sangat menular, bisa dari kulit, permukaan benda, atau tanah. Mekanisme penyebarannya ke manusia adalah sebagai berikut:

1. Manusia ke manusia

Kontak dengan orang yang memiliki kurap seperti berbagi barang pribadi.

2. Hewan ke manusia

Kontak dengan hewan yang terkena atau bersentuhan dengan benda yang bersentuhan dengan hewan tersebut. Kucing dan anjing memang merupakan sumber penularan yang paling umum, tetapi hewan ternak juga bisa.

3. Objek ke manusia

Bersentuhan dengan benda atau permukaan yang berjamur (area lembab) seperti lantai kamar mandi umum atau telepon umum.

4. Tanah ke manusia

Kontak langsung dengan tanah yang membawa jamur (jamur bisa hidup dalam waktu yang lama sebagai spora di tanah).

Kurap bisa dialami oleh berbagai kalangan usia, tetapi ada beberapa orang yang lebih berisiko, seperti pada mereka dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, berkeringat berlebihan, sering menggunakan loker atau kamar mandi umum, memiliki hewan peliharaan atau pekerjaan yang kontak dekat dengan hewan, tinggal di lingkungan yang lembab, dan memakai pakaian ketat.

Diagnosis

Dokter bisa mendiagnosis ringworm dengan pemeriksaan kulit dan menggali gejala yang dirasakan. Selanjutnya, dapat juga dilakukan biopsi kulit agar sampelnya diujikan ke laboratorium untuk mendeteksi keberadaan jamur. Pilihan lainnya bisa dengan pengikisan area kecil yang terinfeksi untuk kemudian diteteskan cairan potasium hidroksida, tujuannya adalah agar membuat jamur lebih mudah terlihat.

Pengobatan

Kurap umumnya diobati dengan obat antijamur yang tersedia dalam bentuk krim, gel, bubuk, atau oral berdasarkan rekomendasi dokter. Rutinlah untuk selalu menjaga area yang yang terinfeksi selalu bersih, rajin oleskan obat, hindari memegang area tersebut, dan cuci tangan sebelum menyentuh area lain di tubuh. Ringworm bisa hilang setelah pengobatan, tetapi tidak menutup kemungkinan dapat terjadi kembali.

Kurap biasanya diatasi dengan obat antijamur

Itulah penjelasan terkait ringworm atau kurap. Ingat ya, penyebabnya bukanlah cacing melainkan jamur. Kucing bukanlah satu-satunya infeksi ini terjadi, tetapi juga lingkungan atau permukaan yang lembab serta tanah. Pastikan untuk mendapatkan resep dari dokter untuk pengobatannya. Ada banyak artikel lain di Newfemme, yuk baca!