Logo NewFemme
Popok Kain untuk Bayi? yuk Coba!

Popok Kain untuk Bayi? yuk Coba!

Parenting 120

Mungkin ibu di Indonesia lebih sering menggunakan popok sekali pakai bagi bayinya. Selain lebih sulit untuk mengalami kebocoran, popok jenis ini juga lebih praktis dan lebih mudah untuk digunakan, apalagi saat berpergian. Tapi satu jenis popok lain yaitu popok kain juga memiliki kelebihannya lho, popok ini juga bisa menjadi alternatif popok yang bisa kamu gunakan untuk si buah hati. 

Apasih popok kain itu?

Popok kain adalah jenis popok bayi yang berbahan kain, jadi popok ini bisa dicuci dan digunakan berkali-kali oleh bayi. Popok kain memiliki bahan yang bervariasi, ada yang terbuat dari katun, flanel, hingga baby terry. Kamu bisa memilih bahan apa yang kamu gunakan pada bayi sesuai tingkat kecocokannya dan selera kamu sendiri, lho.
Berikut ini adalah kelebihan dan kekurangan popok kain yang telah Newfemme rangkum untuk ladies semua;

Kelebihan popok kain

Popok kain memiliki beberapa kelebihannya sendiri daripada popok sekali pakai, berikut adalah daftar kelebihan popok kain:

1. Lebih hemat

Popok kain dapat dicuci dan dipakaikan berulang kali pada bayi sehingga jauh lebih hemat dari popok sekali pakai. Perbedaan biayanya cukup jauh apalagi di tahun pertama sejak kelahiran bayi, karena di tahun pertama frekuensi penggantian popok pada bayi akan sangat banyak.
Kelebihan dari faktor biaya ini adalah salah satu kelebihan yang di miliki oleh popok kain, yang tidak dimiliki popok sekali pakai.

2. Ramah lingkungan

Bayangkan saja ada berapa limbah yang dihasilkan dari penggunaan popok sekali pakai selama setahun. Popok kain bisa di cuci dan digunakan lagi tanpa harus menumpuk di tempat pembuangan sampah.

3. Minim penggunaan bahan kimia

Popok kain memang menggunakan bahan kimia yang lebih sedikit. Seperti, dioksin, pewarna, atau gel yang biasanya di gunakan popok sekali pakai.
Oleh karena itu, penggunaan popok kain dianggap lebih aman dan memiliki resiko lebih rendah untuk menyebabkan iritasi pada kulit bayi yang masih sensitif.

4. Memiliki bahan yang alami

Popok kain memiliki bahan yang organik dan bebas pestisida. Selain ramah untuk si bayi, popok kain tentunya juga ramah untuk alam.
Ada beberapa bahan pembuatan kain seperti polyster, katun, dambu dan rami.

Kekurangan popok kain

Berikut adalah beberapa kekurangan dari penggunaan popok kain:

1. Penggunaanya yang tidak mudah

Bila kamu belum terbiasa menggunakan popok kain, tentu saja kamu harus belajar tentang memakaikan popok kain pada bayi. 
Tidak seperti popok sekali pakai yang lebih mudah cara pemakaiannya, popok kain terbilang cukup sulit cara pemakaiannya.

2. Harus di cuci

Penggunaan popok kain akan membuat cucianmu lebih banyak, hal ini akan membuatmu bekerja ekstra untuk mencuci dan menjemur popok yang telah digunakan.

3. Lebih mudah bocor

Popok kain akan lebih mudah bocor sehingga kamu perlu menggantinya lebih sering daripada popok sekali pakai.

4. Penggunaan deterjen

Penggunaan detergen juga harus diperhatikan karena kulit bayi yang masih sensitif, penggunaan detergen yang sembarangan akan meningkatkan risiko bayi mengalami iritasi kulit.

Nah itu dia kelebihan dan kekurangan dari penggunaan popok kain. Tidak ada salahnya menggunakan popok kain pada buah hati sebagai alternatif dari popok sekali pakai.
Semoga bermanfaat, ladies!!!