Logo NewFemme
Bahayakah Menggunakan Parfum pada Area Kewanitaan? Simak Penjelasannya!

Bahayakah Menggunakan Parfum pada Area Kewanitaan? Simak Penjelasannya!

Kecantikan 41

Kebanyakan wanita pasti menginginkan vagina yang bersih, sehat dan wangi, agar lebih percaya diri beberapa wanita rela merawat area kewanitaannya dengan berbagai macam produk, salah satunya adalah dengan menggunakan parfum untuk vagina. Namun apakah Ladies tahu aman atau tidak produk wewangian tersebut bagi kesehatan organ intim wanita? 

Karena terletak antara kedua paha, vagina cenderung akan lebih lembab dan mempunyai aroma yang tak sedap. Aroma vagina bisa berbau asam atau bahkan sampai bau busuk jika Ladies kurang menjaga kebersihannya. Memang normalnya vagina akan mengeluarkan bau asam seperti makanan yang sudah difermentasi, bau asam tersebut yang menandakan bahwa vagina dalam keadaan sehat dan baik. Adanya lactobacillus yang membuat bau asam itu timbul memiliki fungsi untuk menjaga kesehatan vagina.

Parfum Vagina 

Parfum vagina? Sedikit banyaknya Ladies pasti pernah mendengar informasi terkait parfum vagina ini, seperti pada umumnya parfum memang berfungsi untuk memberikan aroma harum, begitu pula dengan parfum vagina ini yang memiliki fungsi sebagai pengharum untuk area vagina. Akan tetapi hal ini masih menjadi perdebatan antara pro dan kontra terkait penggunaan parfum untuk vagina, karena berbagai macam produk yang ada di pasaran mengandung bahan kimia, hal tersebut yang dianggap memiliki dampak buruk untuk kesehatan area organ intim itu sendiri. Jadi, sampai saat ini masih belum disarankan untuk menggunakan parfum vagina ini, Ladies.

Bahaya Penggunaan Parfum Vagina

1. Mengganggu keseimbangan bakteri vagina

Keseimbangan bakteri vagina dapat terganggu setelah terkena zat kimia yang terkandung di dalam parfum dan itu mengakibatkan bakteri baik yang ada di dalam vagina hilang begitu saja. Padahal fungsi utama dari bakteri baik itu untuk menjaga keseimbangan ph dan mencegah masuknya bakteri jahat ke organ intim. Akibatnya vagina akan lebih mudah infeksi dan pada akhirnya dapat menimbulkan rasa tidak nyaman pada area organ intim wanita itu sendiri. 

2. Tingginya resiko iritasi

Ladies pasti sudah tahu dan paham betul bahwa kulit pada area organ intim memiliki kulit yang sensitif, sehingga lebih rentan iritasi jika tidak dijaga dengan baik. Dengan menyemprotkan parfum yang mengandung bahan kimia ke area vagina akan membuat tingkat iritasi lebih tinggi dan dapat menimbulkan rasa gatal pada penggunanya. 

3. Infeksi pada vagina

Selain rasa gatal, akibat terkenanya bahan kimia yang terkandung pada parfum tersebut membuat vagina juga lebih rentan terinfeksi hingga menyebabkan vagina jadi bau dan mengeluarkan cairan yang tidak normal.

Cara Menjaga Kesehatan Vagina 

Berikut adalah beberapa cara yang bisa Ladies lakukan untuk menjaga vagina tetap sehat dan juga beraroma harum tanpa menggunakan parfum vagina maupun produk sabun pembersih lainnya. 

1. Selalu ganti pakaian dalam sebanyak 3 kali dalam sehari, terutama jika Ladies sudah merasakan area vagina nya basah atau berkeringat. 

2. Rutin mengganti pembalut saat menstruasi.

3. Jangan membasuh vagina dari arah anus, namun lakukan lah sebaliknya yaitu membasuh dari arah depan ke belakang. 

4. Setelah mandi, buang air kecil maupun buang air besar disarankan untuk selalu mengeringkan area vagina.

5. Hindari menggunakan celana ketat, agar sirkulasi udara di area vagina tetap baik.

Sampai sini Ladies sudah paham kan mengenai informasi penggunaan parfum untuk vagina? Jika tetap ingin memiliki area vagina yang wangi maka Ladies bisa ikutin cara menjaga kesehatan vagina di atas ya, Ladies.