Efek Stress Terhadap Kesehatan Jantung

Efek Stress Terhadap Kesehatan Jantung

Kesehatan 88

Tidak ada salahnya untuk selalu mengatur tingkat stres dalam tubuh. Kondisi stres yang tidak dapat ditangani dengan baik memicu banyak dampak buruk untuk kesehatan. Secara tidak langsung, stres dapat mengganggu kesehatan pencernaan. Stres yang tidak ditangani dapat menaikan asam lambung hingga risiko diare dan sembelit.

Tidak hanya itu, parahnya, stres dapat menyebabkan seseorang rentan mengalami serangan jantung. Stres memang kerap terjadi karena reaksi alami tubuh untuk menghadapi situasi yang sulit. Ketika terjadi, napas akan menjadi lebih cepat, tekanan darah meningkat, dan detak jantung juga akan lebih cepat. Kelainan tersebut yang membuat stres dapat sebabkan penyakit jantung.

Bagaimana stres memicu penyakit jantung?

Pada dasarnya, stres bukanlah penyebab penyakit jantung secara langsung. Hanya saja, orang yang memiliki stres memang cenderung rentan mengalami penyakit jantung. Itu artinya, orang yang mengalami stres berat berisiko tinggi mengalami penyakit ini di kemudian hari.

Risikonya akan semakin besar jika orang tersebut obesitas, punya hipertensi (tekanan darah tinggi) atau kolesterol tinggi, merokok, dan menganut gaya hidup sedentari alias malas bergerak. 

Setelah diselidiki, stres dapat menurunkan kesehatan jantung dengan berbagai cara sehingga membuat seseorang lebih rentan terkena penyakit kardiovaskuler, di antaranya:

1. Tekanan Darah Meningkat

Stres sebabkan risiko penyakit jantung dengan meningkatkan tekanan darah. Jika stres diatasi, tekanan darah akan kembali normal dan tidak berdampak apapun ke tubuh. Tekanan darah yang tinggi ini yang kemudian menyebabkan berisiko memicu penyakit jantung. Ketika tekanan darah tinggi, maka aliran darah tidak lancar, sehingga menimbulkan gangguan pada kerja jantung.

Banyak studi menyebutkan bahwa tekanan darah tinggi adalah salah satu faktor risiko dari serangan jantung, gagal jantung, bahkan stroke.

2. Nafsu Makan yang Meningkat

Selain meningkatkan tekanan darah, stres juga bisa sebabkan risiko penyakit jantung semakin besar akibat berat badan naik tanpa kendali. Banyak orang yang stres berat menjadikan makanan sebagai pelarian. Stres pun bisa membuat nafsu makan meningkat. Hal ini terkait dengan tingginya hormon kortisol saat stres terjadi.

Efek dari naiknya hormon kortisol ini, cenderung membuat seseorang makan berlebihan, sekali pun perut sudah kenyang. Sering kali makanan yang dijadikan sebagai pelampiasan stres adalah makanan tidak sehat, seperti junk food

Porsi makanan yang berlebihan, memicu obesitas yang merupakan faktor risiko penyakit jantung. Pilihan makanan yang tidak sehat bagi jantung juga akhirnya memicu terbentuknya plak. Plak ini dapat menyumbat aliran darah di pembuluh arteri jadi tidak lancar dan menyebabkan penyakit jantung.

3. Malas Beraktivitas

Stres dapat menyebabkan seseorang jadi lebih malas dan ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Munculnya rasa malas karena Anda terus murung dan sedih seharian. Konsentrasi Anda yang terpusat pada rasa sedih ini, pasti membuat semangat untuk beraktivitas jadi kendor.

Kalau hanya sikap malas-malasan dilakukan sehari saja, tidak apa. Akan tetapi, jika kondisi ini terjadi terus-menerus, jangan heran kalau nanti berat badan Anda melonjak saat ditimbang. Sebab gaya hidup sedentari alias malas gerak akan membuat timbunan lemak tubuh semakin banyak.

Dan lagi-lagi, lemak akan membentuk plak dan menyumbat aliran darah Anda dan akhirnya jantung tidak bisa memompa darah dengan baik.

4. Insomnia

Insomnia berkaitan erat dengan stres berat yang nantinya bisa sebabkan risiko penyakit jantung jadi meningkat. Saat stres, otak Anda akan jadi sibuk memikirkan berbagai masalah yang dihadapi. Akibatnya, Anda jadi susah tidur dan kekurangan tidur keesokan harinya.

Menurut Center for Disease Control and Prevention (CDC), insomnia karena stress membuat tekanan darah jadi naik. Kondisi inilah yang bila terus dibiarkan akan merusak kesehatan jantung.

5. Cenderung mencari pelarian dengan melakukan kebiasaan buruk

Stres juga bisa sebabkan risiko penyakit jantung semakin tinggi karena cenderung membuat Anda merokok dan minum alkohol lebih sering. Dengan dalih, rokok dan alkohol dapat membuat Anda jadi lebih nyaman.

Padahal, merokok jadi penyebab utama penyakit jantung. Ditambah dengan minum alkohol berlebihan, yang akhirnya memicu peradangan pada tubuh.

Tips Kelola Stres dengan Baik

Karena stres bisa jadi penyebab sakit jantung, penting untuk berusaha mengelolanya dengan baik sebelum terlambat. Berikut ini tips mengatasi stres yang bisa dicoba:

1. Atur Pola Makan Sehat

Pola makan yang buruk dapat berdampak pada stres. Makan makanan tinggi lemak dan tinggi gula dapat memberikan rasa lega sementara, tetapi bisa menambah stres jangka panjang.

Karbohidrat olahan, seperti kue kering dan keripik kentang, dapat menyebabkan lonjakan gula darah. Ketika gula darah kembali turun, kamu mungkin mengalami lebih banyak stres dan kecemasan.

Jadi, cobalah atur pola makan menjadi lebih sehat, untuk membantu melawan stres dalam jangka panjang.

2. Rutin Olahraga

Olahraga rutin merupakan salah satu kunci untuk meredakan stres dan mencegah sakit jantung. Kabar baiknya, ada banyak jenis kegiatan yang dapat mengurangi stres. Bergabunglah dengan gym, ikuti kelas olahraga lainnya, atau sekadar memperbanyak aktivitas fisik sehari-hari bisa membantu.

Agar bisa lebih rileks lagi, kamu bisa coba yoga. Sebab, olahraga ini menggabungkan gerakan fisik, meditasi, olahraga ringan, dan kontrol pernapasan, yang dapat menjadi penghilang stres yang sangat baik.

3. Luangkan Waktu untuk Me Time

Kamu mungkin sering menyusun jadwal aktivitas sehari-hari, agar semua pekerjaan bisa terselesaikan. Namun, jangan lupa untuk buat jadwal me time, ya. Tentukan kapan kamu bisa memiliki waktu senggang untuk diri sendiri.

Hal ini dapat membantu meredakan stres akibat padatnya aktivitas, dan mencegah sakit jantung. Di waktu senggang yang sudah terjadwal itu, lakukanlah hal-hal yang kamu sukai. Bisa jadi pergi ke kafe favorit untuk sekadar membaca buku, atau merawat tanaman kesayangan.

4. Dapatkan Dukungan Sosial

Memiliki orang-orang yang mendukung kamu dalam hidup adalah salah satu kunci untuk manajemen stres. Jika kamu merasa kekurangan dukungan emosional dan persahabatan, penting untuk mendapatkannya.

Teruslah berhubungan dekat dengan teman, anggota keluarga, dan pasangan. Kamu juga bisa memperluas jaringan pertemanan, misalnya bergabung dengan organisasi yang positif.

5. Kurangi Hal-Hal yang Menambah Stres

Terkadang, cara terbaik untuk mengurangi stres adalah dengan mengurangi atau menyingkirkan sesuatu dari hidup kamu. Singkirkan hal-hal yang menambah stres, sehingga kamu bisa merasa lebih damai.

Menonton berita, terus-menerus terhubung ke media sosial, minum alkohol, dan mengonsumsi terlalu banyak kafein, hanyalah beberapa hal yang dapat menambah lebih banyak stres dalam hidup. Cobalah untuk perlahan mengurangi atau menyingkirkannya, demi hidup yang lebih sehat.

Itulah pembahasan mengenai stres yang bisa jadi penyebab sakit jantung, dan tips yang mungkin bisa membantu. Bila cara-cara tersebut tak kunjung membuahkan hasil, kamu bisa konsultasikan dengan dokter berpengalaman di Newfemme.