Ketahui! Inilah Perbedaan Telat Haid dengan Hamil

Ketahui! Inilah Perbedaan Telat Haid dengan Hamil

Kesehatan 89

Perbedaan Telat Haid Biasa dengan Telat Haid karena Hamil

Setiap wanita akan menjalani masa-masa menstruasi saat memasuki usia pubertas. Siklus menstruasi yang terjadi juga berbeda-beda setiap wanita. Ada yang kerap mengalami menstruasi secara rutin, tetapi ada juga yang selalu mengalami keterlambatan saat menstruasi.

Namun, bagi yang sedang menjalani program hamil, mengalami terlambat menstruasi akan selalu dikaitkan dengan kehamilan. Terlambat menstruasi memang memiliki tanda yang hampir serupa dengan awal kehamilan. Namun, tidak semua terlambat menstruasi merupakan kehamilan.

Berikut beberapa perbedaan telat haid biasa dengan telat haid hamil yang penting untuk kamu ketahui: 

1. Nyeri Payudara

Penyebab nyeri payudara saat hamil dan pms (premenstrual syndrome) adalah peningkatan hormon progesteron dalam tubuh untuk mempersiapkan pembuahan. 

Berikut adalah perbedaan tanda hamil muda dengan telat haid.

Telat Haid Hamil

Berlangsung sebentar selama haid saja.

Berlangsung selama 1 – 2 minggu setelah ovulasi.

Payudara bengkak pada 1 – 2 hari sebelum haid.

Payudara bengkak selama hamil.

Nyeri payudara berhenti saat hari pertama haid.

Nyeri payudara berhenti setelah melahirkan.

2. Perdarahan

Pada wanita yang telat haid karena kehamilan, wanita dapat mengalami perdarahan implantasi sebagai tanda awal kehamilan. Kondisi ini ditandai dengan munculnya flek atau bercak darah yang keluar dari vagina. Namun, kemunculan flek darah ini sering kali sulit dibedakan dengan bercak darah pada haid biasa di hari pertama. Berikut ini adalah perbedaannya:

Haid Hamil

Flek muncul setelah menstruasi mulai.

Muncul hanya satu atau dua tetes.

Aliran darahnya terasa lebih deras.

Darah yang keluar berwarna merah muda terang atau kekuningan.

Berlangsung bisa sampai seminggu.

Flek bisa terjadi kapan saja dalam 10 – 14 hari setelah pembuahan.

Warna darah haid cenderung kental dan berwarna merah tua atau cokelat gelap.

Berlangsung 1 – 2 hari saja dan tidak akan terjadi lebih dari 5 – 7 hari.

3. Kram Perut

Umumnya, keterlambatan menstruasi jarang menyebabkan kram perut. Namun, wanita mengalami kram perut ketika akan menstruasi atau selama masa kehamilan.

Namun, ada perbedaan antara kram perut yang terjadi saat haid atau sebagai tanda hamil. Perhatikan lokasi dan intensitas rasa sakitnya seperti penjelasan berikut.

Haid Hamil

Rasa sakitnya terpusat di bagian bawah dan perut.

Rasa sakit cenderung terpusat pada satu sisi. 

Berlangsung dalam satu atau dua hari.

Dapat sembuh lebih cepat. 

Nyeri bisa terus berlanjut sampai hari terakhir haid

Kram perut saat hamil mulai terasa setelah ovulasi dan akan mereda dalam hitungan jam.

4. Nyeri Punggung

Perbedaan telat haid biasa dengan telat haid karena hamil selanjutnya dapat dilihat dari gejala nyeri punggungnya, untuk membedakannya lebih jelas, bedakan dari kapan waktu dimulainya dan berapa lama nyeri terjadi, yaitu sebagai berikut:

Haid Hamil

Rasa nyerinya terpusat di area punggung bawah yang menjalar sampai betis.

Nyeri punggung terkait kehamilan terasa saat perut sudah membesar.

Berlangsung ketika mendekati jadwal haid.

Nyeri akan hilang setelah bayi lahir.

5. Mood swing

Mood swing merupakan istilah yang menggambarkan perubahan suasana hati secara cepat dan drastis. Kondisi ini kerap dialami oleh wanita baik saat menjelang periode menstruasi maupun kehamilan karena adanya perubahan hormonal di dalam tubuh. Namun, apa yang membedakan mood swing karena haid biasa dengan mood swing karena hamil?

Haid Hamil

Tidak berlangsung lama. 

Terjadi dalam waktu yang lama. 

Terjadi beberapa hari menjelang haid.

Mood swing akan mereda setelah melahirkan.

Itulah beberapa perbedaan telat haid dengan hamil. Jika kamu pasangan menikah dan tidak menggunakan kontrasepsi, sebaiknya lakukan pemeriksaan kehamilan menggunakan test pack. Jika hasilnya positif, maka pastikan kamu segera kunjungi rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Tujuannya untuk mengetahui kondisi kehamilan yang sedang kamu jalani. Kamu juga bisa memastikan kondisi kesehatan kamu secara menyeluruh agar proses kehamilan berjalan lancar.