Pembakaran Kalori Setiap Orang itu Berbeda, Ini 6 Faktornya!

Pembakaran Kalori Setiap Orang itu Berbeda, Ini 6 Faktornya!

Kesehatan 234

1. Berat Badan

Secara umum, semakin berat kamu, maka semakin besar energi yang dibutuhkan untuk menggerakkan tubuh. Misalnya Wanita A memiliki berat badan 50 kg dan Wanita B memiliki berat badan 60 kg. Maka, wanita yang lebih banyak berat badannya akan membakar lebih banyak kalori, karena energi yang dikeluarkan akan lebih besar saat dirinya bergerak.

Shop with Me

Humanist
IDR 520.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Kaos Beautee
IDR 154.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Theraskin Oil Control Facial Wash240mL
IDR 81.840
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Slingbag W 62
IDR 99.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang

Tubuh kita tidak hanya membakar kalori saat bergerak atau berolahraga. Namun, pembakaran kalori juga terjadi saat kita sedang istirahat, termasuk tidur, yaitu untuk menjalankan fungsi-fungsi organ dalam (jantung, hati, ginjal, dan paru-paru). Ingat ya, meskipun semakin berat akan semakin banyak kalori yang dibakar, makan harus tetap sesuai kebutuhan.

2. Massa Otot

Lain halnya dengan berat badan, masing-masing orang juga akan membakar kalori dalam jumlah yang berbeda pula. Mereka yang punya massa otot lebih banyak akan membakar lebih banyak kalori daripada mereka dengan massa otot lebih sedikit, walaupun beratnya sama. Hal ini karena jaringan otot membakar lebih banyak kalori daripada jaringan lemak.

Jadi, kalau Ladies ingin membakar lebih banyak kalori, maka usahakan terlebih dahulu untuk membentuk massa otot. Salah satunya adalah dengan meningkatkan latihan berbasis strength (kekuatan). Kenapa begitu? Karena tubuh perlu memproduksi lebih banyak energi untuk meningkatkan laju kontraksi otot.

Semakin tinggi massa otot, maka semakin banyak kalori yang dibakar

3. Jenis Kelamin

Pria membakar lebih banyak kalori daripada wanita. Salah satu alasan mengapa pembakaran kalori pada wanita lebih rendah daripada pria adalah karena adanya perbedaan fisiologis. Wanita secara alamiah memiliki lebih banyak lemak. Bukan karena tanpa alasan, tetapi justru bertujuan untuk mendukung produksi hormon dan melahirkan anak

4. Usia

Seiring bertambahnya usia, kita secara alamiah akan kehilangan massa otot. Proses ini diperkirakan terjadi karena tubuh menjadi lebih resisten terhadap hormon yang mendukung pembentukan protein, yang mana tentunya akan memengaruhi pembentukan dan pemeliharaan otot itu sendiri. Maka kesimpulannya, semakin kita kehilangan massa otot, maka semakin menurun kecepatan pembakaran kalori.

5. Tingkat Kebugaran

Semakin rutin kita olahraga, maka semakin efisien tubuhnya untuk membakar kalori. Mau itu angkat beban, lari, atau kardio. Tentu saja itu adalah suatu hal yang bagus, karena paru-paru otot, jantung, hingga otot menjadi lebih bugar. Tandanya, kamu bisa menggunakan berat beban lebih tinggi, berlari lebih cepat, atau berkardio lebih lama. Ternyata, ini juga akan memengaruhi proses pembakaran kalori. 

Namun satu hal, ketika tubuh sudah mulai beradaptasi dengan jenis latihan tertentu, maka pembakaran kalorinya tidak akan sama seperti saat kamu memulainya pertama kali. Misalnya, pembakaran kalori pada X lebih tinggi karena ia adalah seorang pemula daripada Y yang sudah berlatih selama bertahun-tahun. Maka dari itu, penting bagi kita untuk mengubah rutinitas olahraga. Mulai dari memvariasikan jenis latihan atau olahraganya, urutannya, atau intensitasnya. 

Semakin rutin olahraga, maka semakin efisien pembakaran kalori

6. Intensitas Latihan

Jumlah kalori yang dibakar saat latihan dapat bervariasi sesuai intensitasnya. Latihan intensitas tinggi akan membakar kalori lebih banyak dibandingkan latihan intensitas rendah, walaupun dalam waktu yang sama. Contohnya adalah berlari versus berjalan kaki. Intensitas dapat ditingkatkan dengan cara meningkatkan kecepatan, jangkauan gerakan, atau jumlah beban.

Sederhana ya, seberapa banyak kalori yang dibakar oleh masing-masing orang akan bervariasi.  Terdapat 6 faktor yang memengaruhinya, mulai dari berat badan, massa otot, jenis kelamin, usia, tingkat kebugaran, hingga intensitas latihan. Ladies kalau nge-gym sukanya pegang alat apa nih? Kasih tau kita dong!

Yuk klik Newfemme untuk info lainnya