Anak Sering Tantrum? Tenang, Ini Dia Cara Bijak untuk Mengatasinya

Anak Sering Tantrum? Tenang, Ini Dia Cara Bijak untuk Mengatasinya

Parenting 597

Setiap orang tua pasti pernah menghadapi momen tantrum anak. Saat anak meminta sesuatu yang tidak dapat terpenuhi atau merasa frustasi, tantrum bisa meledak. Mari kita bahas cara menghadapi tantrum anak dengan bijak, agar kita semua bisa tetap tenang pada situasi ini.

Kenapa Anak Bisa Tantrum?

Tantrum adalah reaksi eksplosif dari anak ketika keinginannya tidak terpenuhi atau ketika dia merasa kesal, marah, atau frustasi. Ini adalah cara anak kecil untuk mengekspresikan emosinya ketika mereka belum memiliki kemampuan verbal yang cukup untuk berkomunikasi.

Cara Mengatasi Tantrum dengan Bijak:

  • Tetap Tenang: Yang pertama dan terpenting adalah tetap tenang. Ini akan membantu mengurangi eskalasi emosi.

  • Berikan Ruang: Biarkan anak sedikit waktu untuk meredakan diri dan membiarkan mereka belajar mengenali perasaannya, termasuk rasa sedih, kecewa dan marah. Tetapi pastikan mereka dalam lingkungan yang aman.

  • Berbicara dengan Lemah Lembut: Setelah anak tenang sedikit, bicaralah dengan lembut. Tanyakan apa yang membuat mereka kesal atau apa yang mereka butuhkan.

  • Beri Pilihan: Berikan pilihan yang sesuai dengan usia dan situasi. Ini memberi mereka rasa kontrol.

  • Jangan Diancam atau Marah: Hindari mengancam atau marah pada anak. Ini hanya akan membuat situasi lebih buruk.

  • Gunakan Bahasa yang Sederhana: Jika anak masih kecil, gunakan kalimat pendek dan sederhana untuk menjelaskan situasi.

  • Ajarilah Penyelesaian Masalah: Ajari anak cara mengatasi masalah mereka dengan cara yang lebih baik.

  • Berikan Pujian: Saat anak mengatasi tantrumnya atau berperilaku dengan baik, berikan pujian dan apresiasi.

Bijak dalam Menghadapi Tantrum

Mengatasi tantrum dengan bijak membantu anak belajar mengelola emosi mereka. Ini juga memperkuat hubungan antara orang tua dan anak, mengajarkan keterampilan komunikasi yang sehat, dan membantu anak merasa didengar.

Kapan Harus Khawatir?

Baca juga :

Makanan Asam Apa yang Cocok untuk Si Kecil?

Jika tantrum anak terjadi terlalu sering, sangat keras, atau berlanjut hingga usia yang lebih tua, pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan seorang ahli psikologi anak. Ini mungkin tanda-tanda masalah yang lebih dalam.

Tantrum adalah bagian dari perkembangan anak, dan reaksi yang bijak dari orang tua adalah kunci untuk membantu anak memahami dan mengatasi emosinya. Bersabarlah, dan ingatlah bahwa ini adalah bagian dari perjalanan orang tua yang penuh tantangan. Semoga artikel ini membantu menjadikan tantrum sebagai momen pembelajaran yang positif.

Download aplikasi NewFemme sekarang untuk mendapatkan tips lainnya!