Diare Saat Menstruasi, Jangan Panik Dulu!

Diare Saat Menstruasi, Jangan Panik Dulu!

Kesehatan 444

Diare saat menstruasi dapat dialami oleh beberapa wanita, dan para ahli tidak sepenuhnya memahami mengapa hal ini terjadi. Kondisi ini kemungkinan berkaitan dengan peningkatan prostaglandin sebelum menstruasi. Prostaglandin ini dapat menyebabkan kontraksi pada rahim dan kadang-kadang juga pada usus, yang menghasilkan gejala gastrointestinal seperti diare. 

Diare adalah gejala umum terkait dengan menstruasi. Selain diare, prostaglandin yang berlebihan juga dapat menyebabkan gejala lain seperti kram dan nyeri haid, sakit kepala, mual, dan muntah. Meskipun tidak berbahaya secara medis, prostaglandin yang tinggi dapat menyebabkan ketidaknyamanan selama menstruasi.

Cara Mengatasi BAB Encer Saat Haid

Mengatasi diare yang muncul selama menstruasi merupakan aspek penting dalam menjaga kesejahteraan selama masa tersebut. Hal ini karena kondisi tersebut dapat menjadi pengalaman yang tidak nyaman dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Namun, ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk mengelolanya dengan lebih baik. Berikut beberapa tips yang bisa dicoba:

  • Pastikan tubuh terhidrasi dengan baik untuk menggantikan cairan yang hilang akibat diare. Konsumsi air putih minimal 8 gelas per hari. Cara memeriksa apakah tubuh terhidrasi dengan baik atau tidak adalah dengan melihat urin. Jika warnanya bening atau kuning pucat, maka sudah cukup baik. 

  • Hindari makanan yang dapat memperparah diare, seperti pemanis buatan, kafein, produk susu, makanan pedas, dan makanan yang sangat manis.

  • Penggunaan pil kontrasepsi dapat membantu mengatur siklus menstruasi dan mengurangi diare. Namun pastikan sebelumnya telah berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan.

  • Kelola stress. Diare saat menstruasi bisa dipicu oleh stress yang berlebihan dan kecemasan. Cobalah untuk melakukan meditasi, menghindari terlalu banyak menggunakan smartphone, menonton televisi, mendengarkan musik, atau melakukan hobi.

  • Dalam kasus yang lebih parah, seseorang mungkin perlu menggunakan obat antidiare yang dijual bebas di apotek, seperti loperamide. Selain itu, ada pula obat pereda nyeri lainnya yang dijual bebas, seperti ibuprofen untuk meredakan kram. 

Pastikan tubuh terhidrasi dengan baik saat menstruasi

Cara Mencegah Diare Saat Menstruasi

Beberapa hari sebelum menstruasi, mulailah mengonsumsi lebih banyak serat. Serat dapat membuat tinja lebih padat. Contoh makanan yang mengandung serat adalah roti gandum utuh dan buah-buahan serta sayuran dengan kulit, karena di situlah banyak seratnya. Selain itu, pertimbangkan untuk menambahkan beberapa makanan probiotik, seperti yogurt atau kimchi. Ini dapat meningkatkan jumlah bakteri sehat di usus.

Diare yang terjadi sesekali sebelum atau selama menstruasi adalah hal yang normal. Namun, jika diare mulai mengganggu aktivitas sehari-hari atau disertai dengan gejala tambahan seperti demam, muntah-muntah, dehidrasi parah, atau darah dalam tinja, segera konsultasikan dengan dokter. Gejala-gejala tersebut bisa mengindikasikan masalah yang lebih serius dan memerlukan perhatian medis segera. 

Konsumsi lebih banyak gandum utuh, sayur, buah, dan makanan probiotik

Jadi, diare saat menstruasi adalah gejala yang cukup umum terjadi pada semua wanita. Salah satu penyebabnya adalah peningkatan prostaglandin. Meskipun gejala ini bisa mengganggu, ada langkah-langkah yang dapat diambil untuk membantu mengelolanya dengan lebih baik, seperti menjaga hidrasi, menghindari makanan yang memperparah diare, konsumsi pil kontrasepsi, dan mengelola stres. Yuk baca artikel Newfemme lainnya!