4 Zat Gizi untuk Bantu Kurangi Dampak Negatif Polusi Udara

4 Zat Gizi untuk Bantu Kurangi Dampak Negatif Polusi Udara

Kesehatan 601

Polutan yang terkandung dalam udara menjadi faktor risiko yang signifikan terhadap kesehatan manusia. Partikel ini jika dihirup dapat mencapai ke alveolus di paru-paru (tempat pertukaran oksigen dan karbon dioksida) dan berdampak pada fungsi pernapasan serta sistem kardiovaskular. Polusi udara akan berdampak pada kejadian inflamasi dan peningkatan stres oksidatif.

Shop with Me

kaos rib rumbai ruffle lengan panjang
IDR 50.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Serum The Ultimate Brightening Glowing NSY / Anti Acne / Anti Aging / Dark Spot Serum Terbaik Masa Kini Mencerahkan Wajah, Menghilangkan Flek, Mengkenyalkan Kulit, Menyamarkan Noda Bekas Jerawat, Memutihkan Wajah, Anti iritasi dan Dapat Digunakan 14 Thn
IDR 59.900
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Kondom Durex Invisible
IDR 45.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Kemeja salur pria dan wanita lengan panjang up to big size atasan pria kemeja garis kerah chiang'i
IDR 135.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang

Dampak jangka pendek dari paparan polusi udara yaitu peradangan paru-paru, gejala pernapasan (asma, batuk, dahak, sesak), radang mukosa hidung, kekakuan arteri, sehingga akhirnya menyebabkan seseorang harus masuk ke rumah sakit untuk menjalani rawat inap dan mengonsumsi obat-obatan tertentu. Jika kematian juga mungkin muncul ketika tubuh tidak mampu melawannya.

Di sisi lain, dampak jangka panjangnya adalah penurunan fungsi paru-paru, penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), peningkatan gejala saluran pernapasan bawah, kanker paru-paru, penurunan variabilitas detak jantung (indikator munculnya stres dan penyakit pada tubuh), gangguan fungsi kognitif, hingga menurunnya angka harapan hidup. 

Untuk menghindari dampak buruk dari polusi udara tersebut, kita bisa mencegahnya dengan cara menerapkan pola makan bergizi seimbang. Selain itu, ada beberapa zat gizi yang ternyata mampu menunjang kesehatan pernapasan di tengah polusi udara, berdasarkan hasil beberapa penelitian. Apa saja itu? Berikut daftar, penjelasan, serta contoh-contohnya.

1. Vitamin C

Vitamin C merupakan antioksidan utama yang bersifat larut air. Zat gizi ini diketahui dapat meningkatkan pertahanan tubuh terhadap paparan stres oksidatif (radikal bebas), di mana ia bertugas untuk menetralkan efek berbahaya dari polusi udara. Selain itu, vitamin C juga mendukung sistem kekebalan tubuh. Contoh makanan yang mengandung vitamin C adalah kiwi, jambu biji, beri-berian, jeruk, lemon, ceri, paprika (merah, kuning, oranye), melon, bayam, kale, brokoli, dan sayuran hijau lainnya.

Vitamin C berfungsi untuk melawan radikal bebas

2. Vitamin E

Sama halnya seperti vitamin C, vitamin E juga memiliki efek antioksidan, tetapi bedanya ia bersifat larut dalam lemak. Jika asupannya sedikit, maka tubuh lebih rentan terhadap penyakit infeksi. Contoh makanan yang mengandung vitamin E adalah kacang almond, biji bunga matahari (kuaci), kacang tanah, safflower oil, rapeseed oil, alpukat, bayam, buah bit, dan sayuran hijau pekat.

Vitamin E bertindak sebagai salah satu antioksidan

3. Vitamin D

Sumber utama vitamin D adalah dari tubuh, tetapi ini harus diaktifkan dengan mendapatkan sinar matahari langsung. Di sisi lain, tinggal di daerah dengan polusi udara tinggi menyebabkan risiko kekurangan vitamin D semakin meningkat. Maka dari itu asupan vitamin D bagi tubuh harus ditunjang dari makanan. Contoh makanan yang mengandung vitamin D yaitu ikan salmon, herring, sarden, tuna, minyak hati ikan kod, kuning telur, jamur, dan produk olahan susu.

Polusi udara dapat meningkatkan risiko kekurangan vitamin D

4. Omega-3

Omega-3 polyunsaturated fatty acids (PUFA) memiliki fungsi sebagai antioksidan dan anti inflamatori. Zat gizi ini diketahui dapat mengurangi kerusakan yang disebabkan oleh polusi udara, seperti mengurangi gejala asma, menurunkan gejala PPOK, dan peningkatan fungsi paru-paru. Contoh makanan yang mengandung omega-3 adalah ikan salmon, mackerel, kembung, minyak ikan, minyak hati ikan kod, tiram, sarden, ikan teri, flax seed, chia seed, walnuts, dan kedelai.

Jadi, dalam rangka pencegahan dampak negatif dari polusi udara, kita bisa mulai dengan cara menerapkan pola makan bergizi seimbang. Salah satu yang juga perlu ditekankan adalah asupan 4 zat gizi yaitu vitamin C, vitamin E, vitamin D, dan omega-3. Pilihlah sumber makanan yang bisa Ladies dapatkan dengan mudah ya! Semoga kesehatan kita semua tetap terjaga di tengah kondisi kualitas udara yang buruk ini.