Berniat Mencium Bayi karena Gemas? Tahan Dulu!

Berniat Mencium Bayi karena Gemas? Tahan Dulu!

Kesehatan 623

Memang, mencium bayi tidak akan selalu membuat makhluk kecil itu menjadi sakit. Namun risikonya tetap ada, terlebih karena daya tahan tubuh bayi belum semaksimal orang dewasa. Mencium bayi memang merupakan bentuk kasih sayang anak kepada orang tua, tetapi jika tidak dilakukan pencegahan, hal ini dapat membahayakan si kecil. Berikut beberapa risiko yang bisa terjadi.

Shop with Me

Sandal tali desper 3cm GSL
IDR 35.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Sprei kasur Bahan Polymicro
IDR 23.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Wardah Crystal Secret Essential Package (Cleanser 100 ml, Serum 20 ml, Day Cream 30 g)
IDR 397.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Botol Minum Rainbow 1L
IDR 75.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang

1. Respiratory Syncytial Virus (RSV)

Respiratory syncytial virus adalah kondisi yang sangat serius, di mana penularannya terjadi melalui kontak fisik atau uap pernapasan yang terinfeksi (batuk atau bersin). Jadi, buat siapapun yang sedang terkena flu atau sinus, meskipun badannya terasa sehat, hindarilah untuk memegang, menyentuh, bahkan mencium bayi. Hal ini karena bayi bisa mengalami masalah pernapasan serius, hingga ke jantung dan otak.

2. Sistem Kekebalan Tubuh Belum Stabil

Bayi yang baru lahir sangat rentan terkena penyakit karena mereka daya tahan tubuhnya yang belum optimal. Masa-masa ini adalah fase di mana sistem kekebalan tubuh itu justru sedang berkembang. Maka dari itu, sudah seharusnya kita menjaga tubuh mungilnya agar terhindari dari penyakit, termasuk untuk tidak mencium bayi. Sabar-sabarlah terlebih dahulu ya, Ladies.

Bayi punya sistem kekebalan tubuh yang masih lemah, sehingga gampang terserang penyakit

3. Picu Reaksi Alergi

Ciuman yang didapat bayi dari seseorang setelah mengonsumsi suatu makanan atau bahkan hanya dengan penggunaan pelembab bibir, dapat memicu munculnya reaksi alergi pada si kecil. Belum lagi dengan produk skincare yang kandungan bahan kimianya segudang. Hal ini tentu akan membahayakan si bayi karena mungkin itu pertama kali baginya terpapar sesuatu.

4. Risiko Penyakit Tangan Kaki dan Mulut

Penyakit tangan kaki mulut adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dan sering menyerang seseorang berusia kurang dari 10 tahun. Virus ini menyebabkan bisul dan ruam di sekitar area mulut, tangan, kaki, dan tungkai. Lagi-lagi, bayi rentan untuk mengalami kondisi ini karena sistem kekebalan tubuhnya yang masih lemah.

5. Lepuh Demam

Lepuh demam atau cold sores adalah salah satu kondisi serius yang bisa terjadi setelah bayi dicium. Biasanya cold sores muncul di sekitar mulut bayi dan dapat menyebar ke area lain di tubuh, termasuk otak. Sebenarnya, kondisi ini bisa terjadi pada siapa saja, tetapi jangan lupakan bahwa bayi masih rentan terhadap berbagai macam paparan.

Lindungi Si Kecil

Sudah selayaknya orang tua menjadi sosok yang kritis. Jika memungkinkan, sebisa mungkin hindari bayi untuk berada di lingkungan yang ramai, misalnya dengan membatasi jumlah penjenguk selama satu bulan pertama setelah si kecil lahir. Ingatkan dengan tegas jika bertemu dengan seseorang yang berusaha untuk menyentuh atau mencium bayi.

Tolaklah orang-orang yang menunjukkan tanda-tanda penyakit, gampangnya seperti batuk, pilek, sakit tenggorokan, atau ruam. Beritahu mereka bahwa itu hanya akan meningkatkan kerentanan si bayi. Selain itu, orang tua pun juga harus memastikan kebersihan diri sebelum menyentuh si kecil, mulai dari kebersihan secara umum, tangan, hingga mulut.

Yuk jadi ibu yang tegas biar bayi selalu aman

Jadi, bayi lebih rentan terhadap penyakit karena sistem kekebalan tubuhnya masih lemah. Meskipun rasanya gemas, sebisa mungkin untuk tidak menyentuh atau mencium bayi ya, baik itu orang tua maupun orang lain. Memang risiko tidak selalu muncul, tetapi alangkah baiknya kita melakukan tindakan pencegahan. Siapa sih yang tidak sedih kalau makhluk kecil nan imut itu justru terkena dampak keserakahan kita ini?