Vitiligo, Munculnya Bercak Putih Pada Kulit

Vitiligo, Munculnya Bercak Putih Pada Kulit

Kesehatan 797

Vitiligo adalah kondisi terjadi karena kulit kehilangan warnanya, sehingga muncul bercak yang terlihat berwarna putih. Vitiligo bersifat fotosensitif, sehingga area yang terkena akan lebih sensitif saat terkena cahaya matahari daripada area lainnya. Semakin gelap warna kulit seseorang, maka semakin terlihat bercaknya.

Ada orang dengan lebih sedikit titik putih dan tidak berkembang lebih jauh. Di sisi lain, ada orang yang justru mengembangkan bercak putih, sehingga semakin luas areanya karena saling bergabung antara satu sama lain. Lokasi vitiligo biasanya ada di tangan, kaki, lengan, wajah, dalam mulut, lubang hidung, alat kelamin, belakang mata, atau dalam sistem pendengaran telinga.

Gejala

Tentunya, gejala utama dari vitiligo adalah munculnya bercak atau bintik datar yang berwarna lebih terang dari kulit, biasanya putih. Prosesnya dimulai dari bercak dengan warna sedikit lebih pucat dari bagian kulit lainnya, tetapi seiring berjalannya waktu, bintik akan berubah menjadi lebih pucat hingga menjadi putih.

Bercak vitiligo akan lebih terlihat pada kulit yang lebih gelap

Penyebab

Bercak tersebut bentuknya tidak beraturan, pinggirannya pun terkadang bisa meradang, sehingga terlihat berwarna merah dan menimbulkan rasa gatal. Meskipun begitu, kondisi ini tidak menyebabkan iritasi, nyeri, kekeringan, atau ketidaknyamanan pada seseorang. Vitiligo tidak diketahui penyebab pastinya, tetapi diketahui ada beberapa faktor yang menyebabkan kondisi ini terjadi, yaitu:

  • Genetik: 20% orang punya anggota keluarga tingkat pertama dengan vitiligo

  • Respon autoimun: sistem kekebalan tubuh menyerang dan membunuh melanosit (yang menyebab warna pada kulit)

  • Stres oksidatif: mengalami ketidakseimbangan antara molekul oksigen dan antioksidan

  • Faktor lingkungan: keadaan emosional tertekan, terbakar sinar matahari, atau paparan bahan kimia

Pengobatan

Menurut American Academy of Dermatology, vitiligo bukanlah sekedar masalah kosmetik, tetapi merupakan masalah kesehatan kulit mungkin membutuhkan perawatan  medis. Ada orang yang tidak masalah dengan itu, tetapi ada pula yang tidak nyaman dengan bercak tersebut. Maka dari itu, ada beberapa cara yang dapat dilakukan dari 3 aspek, yaitu:

1. Medis

Perawatan medis yang bisa dilakukan untuk vitiligo diantaranya yaitu, pertama adalah krim topikal untuk mengembalikan warna dan memperlambat pertumbuhan. Kedua adalah konsumsi obat oral seperti steroid. Ketiga adalah kombinasi terapi cahaya psoralen dengan UVA. Selain itu, ada pula terapi sinar UVB, laser excimer, dan depigmentasi.

Dikarenakan pilihan di atas termasuk ke dalam perawatan medis, maka harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. Hal ini karena akan ada efek samping dari penggunaan macam-macam pengobatan tersebut terhadap kulit, seperti atrofi kulit, penipisan kulit, iritasi, hingga tumbuhnya rambut berlebihan.

2. Operasi

Prosedur pembedahan tersedia jika ternyata obat-obatan dan terapi tidak bekerja dengan baik untuk mengatasi vitiligo. Operasi pertama untuk dicoba yaitu pencangkokan kulit dengan cara memindahkan kulit sehat dan berpigmen ke area yang mengalami depigmentasi, tetapi kemungkinan ada risiko gagal, iritasi, dan tumbuh jaringan parut.

Kedua yaitu transplantasi melanosit dengan cara mengambil sel dari jaringan sehat, lalu dikembangbiakkan, dan kemudian mentransplantasikannya ke area depigmentasi. Ketiga yaitu mikropigmentasi dengan cara mentato pigmen ke kulit, terutama di area bibir, meskipun cukup sulit untuk menemukan warna yang cocok.

3. Sunscreen dan Make Up

Perawatan medis memerlukan waktu yang tidak sebentar untuk melihat hasilnya. Maka dari itu, ada pilihan terapi lain untuk kondisi vitiligo. Pertama yaitu menggunakan sunscreen untuk menghindari sengatan cahaya matahari karena bercak yang berwarna putih akan lebih sensitif. Kedua yaitu dengan menggunakan make-up untuk menyamaratakan warna kulit

Pengaruh Vitiligo Terhadap Keadaan Emosional

Orang dengan vitiligo cenderung mengalami tekanan emosional dan kepercayaan diri yang rendah, bahkan hingga depresi, terutama ketika seseorang menganggap dirinya terlalu berbeda dengan orang lain. Vitiligo tidak menular, pun orang dengan kondisi ini dapat hidup dengan sehat selayaknya manusia lain. Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengelola keadaan emosional diantaranya adalah:

  • Meminta dukungan dari keluarga dan kerabat

  • Berbagi kisah dengan orang yang juga punya vitiligo

  • Temukan role model vitiligo

  • Menelusuri media sosial untuk menemukan berbagai cerita terkait kondisi vitiligo

Jadikan vitiligo sebagai keunikan diri sendiri

Jadi, vitiligo adalah kondisi munculnya bercak putih yang tidak beraturan. Kondisi kulit ini tidak berbahaya dan tidak menular. Vitiligo sudah selayaknya tidak dianggap sebagai kekurangan, justru itu adalah sebuah keunikan dan kecantikan diri sendiri. Di sisi lain, ada banyak opsi yang bisa dijalankan untuk mengelolanya. Yuk bagikan ceritamu terkait vitiligo, Ladies!