Stres jadi Pemicu Asam Lambung Naik,  Kenapa Ya?

Stres jadi Pemicu Asam Lambung Naik, Kenapa Ya?

Kesehatan 480

Naiknya asam lambung terjadi ketika asam yang ada di lambung kembali ke kerongkongan, di mana seharusnya ini tidak terjadi karena ada katup yang berfungsi untuk mencegah asam lambung kembali naik ke atas. Ketika stress terjadi, tekanan yang ada pada katup tersebut akan berkurang, sehingga fungsi kerjanya tidak optimal.

Shop with Me

Botol Minum Rainbow 1L
IDR 75.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Jepitan Rambut Imut
IDR 50.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Bitzen Topi Wanita Star Summer Hat Korean Fashion Knit Visor Sports Baseball Cap Topi Olahraga Rajut Katun
IDR 20.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Decant MYKONOS Berry Caramel Pancake
IDR 6.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang

Di sisi lain, sebagai respon terhadap stres dan kecemasan, otot-otot yang ada di sekitar perut akan menegang sementara produksi asam lambung semakin tinggi. Ketika itu terjadi, tekanan pada organ akan semakin kuat dan pada akhirnya menyebabkan banyak asam terdorong ke atas. Kondisi ini semakin parah ketika kecemasannya lebih parah.

Terdapat beberapa faktor lain penyebab naiknya asam lambung, yaitu:

  • Kegemukan

  • Kehamilan

  • Merokok

  • Hernia hiatus

  • Konsumsi obat-obatan tertentu

Kelola Stres untuk Cegah Asam Lambung Naik

Tentunya, karena penyebab asam lambung naik adalah stres, maka cara menghindarinya adalah dengan mengurangi stres itu sendiri dengan  cara mengelolanya. Meskipun sebenarnya kita tahu, sesuatu lebih mudah diucapkan daripada dilakukan. Semakin baik pengelolaan stres, maka semakin baik pula perasaan. Beberapa hal yang bisa dilakukan yaitu:

1. Berolahraga

Olahraga membantu mengendurkan otot-otot yang tegang serta merangsang produksi hormon alami yang membuat perasaan menjadi lebih rileks. Bagi orang yang kelebihan berat badan, olahraga akan membantu menurunkan berat badan sehingga tekanan pada perut berkurang. Selain olahraga, bisa juga dengan melakukan latihan relaksasi, seperti yoga atau meditasi.

Perbanyak olahraga untuk kurangi stres

2. Menghindari Makanan Pemicu

Terdapat beberapa makanan  yang memicu naiknya asam lambung, seperti makanan asam (jeruk, lemon, tomat, nanas), alkohol, cokelat, kafein, makanan tinggi lemak, makanan pedas, dan daun mint. Makanlah dalam suasana yang santai, hindari makan dalam porsi besar, dan jangan langsung tidur setelah makan.

Mungkin terkadang hanya dengan mengubah pola makan saja tidak cukup mengurangi gejala. Maka dari itu, bisa pula diperkuat caranya dengan konsumsi obat, seperti antasida, penghambat H2 (mengurangi jumlah asam lambung di perut), dan penghambat pompa proton (menurunkan jumlah asam yang diproduksi di perut). 

Hindari memakan makanan asam, terutama ketika perut masih kosong

3. Tidur yang Cukup

Tidur merupakan peredam stres yang alami. Jadi, tidur yang cukup dapat menghindari terjadinya stres. Sebaliknya, stres yang sedikit dapat menyebabkan tidur lebih nyenyak. Keduanya memiliki hubungan dua arah. Jika takut asam lambung naik, cobalah tidur dengan posisi kepala lebih tinggi dari badan. 

4. Habiskan Waktu Melakukan Hal yang Disukai dan Mengundang Tawa

Melakukan hobi adalah salah satu coping stress terbaik. Misalnya dengan bersepeda di pagi hari, nonton film komedi, mendengarkan musik atau berkumpul bersama teman. Jika punya hewan peliharaan, itu mungkin akan lebih baik. Semua aktivitas tersebut tentunya dapat mengundang tawa serta menenangkan perasaan sehingga bisa terhindar dari stres.

Jadi, salah satu penyebab asam lambung naik adalah karena stres atau cemas. Cara terbaik yang dapat dilakukan  adalah dengan mengelola stres dengan baik, misalnya dengan berolahraga, menghindari makanan pemicu stres, cukup tidur, dan menghabiskan waktu melakukan hal yang disukai. Jika gejalanya masih muncul, pertimbangkan untuk konsultasi dengan dokter, bisa di Newfemme ya!