Logo NewFemme
5 Makanan Bergizi yang Berbahaya Jika Dikonsumsi Terlalu Banyak

5 Makanan Bergizi yang Berbahaya Jika Dikonsumsi Terlalu Banyak

Kesehatan 22

Terdapat banyak makanan bergizi yang bermanfaat bagi kesehatan kita. Namun, tahukah kamu kalau tak selamanya lebih banyak itu lebih baik? Ada beberapa makanan yang bermanfaat tinggi jika dikonsumsi dalam jumlah yang sewajarnya dan malah akan berbahaya jika dikonsumsi dalam jumlah yang terlalu banyak.

Omega-3 dan Minyak Ikan

Omega-3 adalah sejenis minyak sehat atau lemak tak jenuh yang terdapat pada makanan laut, seperti ikan tuna, salmon, tongkol, dan sarden. Omega-3 bermanfaat untuk melawan inflamasi dalam tubuh, berperan penting dalam perkembangan otak, hingga menurunkan risiko penyakit jantung. Oleh karena itu, tak sedikit juga orang yang memilih mendapatkan Omega-3 dalam bentuk suplemen tambahan. 

Dosis normal Omega-3 berkisar antara 1-6 gram per hari. Mengonsumsi Omega-3 lebih dari 13 - 14 gram per hari dapat menyebabkan efek pengenceran darah bahkan pada orang yang sehat. Kondisi darah yang encer ini memiliki potensi bahaya terutama bagi orang dengan risiko terluka yang tinggi dan orang yang sedang mengonsumsi obat pengencer darah. 

Pala

Pala adalah rempah yang berasal dari biji pohon pala atau Myristica fragrans. Pala sering digunakan sebagai bumbu dalam berbagai masakan Indonesia, seperti gulai, kari, dan semur. Pala mengandung senyawa myristicin yang bersifat psikoaktif.

Dalam dosis yang rendah, pala dapat memberikan rasa pada makanan tanpa memberikan dampak bagi kesehatan. Namun, dalam dosis yang besar, pala dapat menimbulkan keracunan myristicin. Keracunan myristicin dapat menyebabkan kejang-kejang, aritmia, mual, pusing, dan halusinasi. Mengonsumsi pala lebih dari 10 gram dalam sekali makan sangat tidak direkomendasikan. 

Kopi

Kopi merupakan salah satu minuman yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dengan kandungan antioksidannya. Penyakit hati, diabetes tipe 2, dan penurunan fungsi otak akibat penuaan merupakan beberapa penyakit yang risiko dapat diturunkan berkat manfaat dari kopi. Setiap cangkir kopi biasanya mengandung 80-120 mg kafein.

Konsumsi harian kafein hingga 400 mg secara umum masih bisa dianggap aman. Namun, mengonsumsinya lebih dari 500 - 600 mg dapat membuat sistem saraf kewalahan, menimbulkan insomnia, kram perut,  gemetaran otot, hingga palpitasi jantung atau kondisi jantung berdetak cepat, kuat, dan tidak teratur. Batas atas konsumsi kafein harian tiap orang dapat berbeda-beda, adanya lebih rendah atau lebih tinggi dari rentang yang telah disebutkan. 

Sayuran Cruciferous

Terdapat banyak jenis sayuran yang termasuk dalam keluarga kubis-kubisan (genus Brassica) dan anggotanya yang dapat dimakan disebut sebagai sayuran cruciferous. Selain kubis, yang termasuk dalam kelompok sayuran cruciferous adalah brokoli, kembang kol, pakcoy, dan selada air. Kelompok sayuran ini kerap dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan seperti mengurangi risiko kanker dan penyakit jantung.

Namun, senyawa thiocyanates yang ditemukan dalam jenis sayuran ini dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk menyerap yodium. Kondisi tersebut dapat menjadi penyebab hypothyroidism yang ditandai dengan menurunnya produksi hormon dan menyebabkan pembesaran kelenjar tiroid, penambahan berat badan, sembelit, kulit kering, dan berkurangnya stamina atau tingkat energ i seseorang. 

Kayu Manis

Kayu manis merupakan salah satu rempah-rempah yang kerap ditemukan sebagai bumbu dalam masakan Indonesia. Kayu manis memiliki kandungan antioksidan tinggi dan telah terbukti dapat membantu melawan peradangan dan menurunkan kadar gula darah. Mengonsumsi kayu manis juga dikaitkan dengan berkurangnya risiko penyakit jantung, diabetes, kanker, dan penyakit saraf akibat penuaan.

Namun, kayu manis juga mengandung senyawa kumarin yang dapat menyebabkan gangguan liver atau hati jika dikonsumsi terlalu banyak dan sering. Jumlah asupan kumarin harian yang masih aman adalah 0,1 mg tiap kilogram berat badan.

Sesekali mengonsumsi makanan yang telah disebutkan lebih dari jumlah yang dianjurkan bukanlah hal yang harus diambil pusing. Namun, ketika berbicara tentang gizi, lebih banyak tak selamanya lebih baik, mengingat tiap orang memiliki kebutuhan asupan gizinya masing-masing. 

Baca artikel menarik lainnya hanya di Newfemme!

 

Sumber:

Bjarnadottir. A. (2017). 8 Health Foods That Are Harmful If You Eat Too Much. Healthline. [online]. https://www.healthline.com/nutrition/8-health-foods-harmful-in-large-amounts