Logo NewFemme
Tak Hanya Baik Untuk Mata, Inilah Manfaat Vitamin A

Tak Hanya Baik Untuk Mata, Inilah Manfaat Vitamin A

Kesehatan 36

Selain baik untuk kesehatan mata, ternyata vitamin A juga penting dalam berbagai proses yang terjadi di dalam tubuh, seperti menjaga kesehatan sistem imun dan mendukung perkembangan bayi dalam kandungan ibu hamil. Untuk wanita, direkomendasikan mengonsumsi vitamin A sebanyak 0,7 mg setiap harinya, sedangkan untuk anak-anak dan remaja sebesar 0,3-0,6 mg setiap hari. 

Jenis Vitamin A

Vitamin A merupakan senyawa yang dapat ditemukan baik dalam pangan hewani atau nabati. Vitamin A terdiri dari dua wujud, yaitu preformed vitamin A dan provitamin A. Preformed vitamin A juga dikenal sebagai bentuk aktif dari vitamin A yang dapat digunakan oleh tubuh secara langsung. Preformed vitamin A dapat ditemukan pada makanan olahan daging sapi, daging ayam, ikan, dan produk olahan susu.

Sedangkan, senyawa seperti alpha-carotene, beta-carotene, cryptoxanthin termasuk dalam kelompok provitamin A merupakan bentuk tidak aktif dari vitamin. Senyawa tersebut akan diubah bentuknya menjadi vitamin A aktif pada tubuh sebelum digunakan. Provitamin A dapat dijumpai pada pangan nabati.

Manfaat Vitamin A

Berikut merupakan beberapa manfaat vitamin A:

  1. Menghindarkan mata dari penyakit rabun senja dan penurunan kemampuan penglihatan akibat faktor usia

Rabun senja adalah kondisi dimana mata tidak dapat beradaptasi dengan kondisi cahaya rendah. Vitamin A dibutuhkan untuk mengkonversi cahaya yang masuk ke mata menjadi sinyal elektrik yang dikirim ke otak. Orang yang mengalami kekurangan konsumsi vitamin A memiliki gejala kesulitan untuk melihat di malam hari (rabun senja) meskipun ketika siang hari, ia tak memiliki keluhan pada penglihatannya. 

  1. Mendorong pertumbuhan dan reproduksi yang sehat

Sebuah studi menyatakan bahwa kekurangan asupan vitamin A dapat menghalangi perkembangan pembentukan sel sperma pada laki-laki. Sedangkan pada perempuan dapat mengurangi kualitas sel telur dan proses melekatnya janin pada rahim. Pada ibu hamil, vitamin A juga dibutuhkan untuk pembentukan organ penting dan struktur tubuh sang bayi. 

  1. Menurunkan risiko jenis kanker tertentu

Vitamin memiliki peran yang penting dalam proses tumbuh kembang sel dalam tubuh. Mengonsumsi asupan vitamin A lebih banyak dalam bentuk beta-carotene seiring dikaitkan dengan kemampuannya menurunkan beberapa risiko kanker. Hodgkin’s lymphoma, kanker serviks, kanker paru-paru, dan kanker kandung kemih merupakan beberapa penyakit yang risikonya dapat diturunkan setelah mengomsusi asupan vitamin A harian secara lebih banyak. 

  1. Menjaga kesehatan tulang

Nutrisi kunci yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tulang seiring bertambahnya usia adalah kalsium dan vitamin D. Akan tetapi, mengonsumsi asupan vitamin A secara cukup juga penting untuk proses tumbuh kembang tulang.

  1. Mengurangi risiko terkana jerawat

Jerawat muncul ketika terjadi mampetnya kelenjar minyak pada kulit oleh kulit mati dan minyak. Kekurangan vitamin A dapat menyebabkan terjadinya produksi kertain berlebih pada folikel rambut yang menyebabkan makin susahnya sel kulit mati untuk dibersihkan dari folikel rambut. Vitamin A juga kerap dijadikan seabgai campuran obat jerawat yang banyak ditemukan di pasaran.

Vitamin A dapat diperoleh melalui konsumsi makanan, obat-obatan, maupun suplemen. Walaupun begitu, dianjurkan untuk tidak mengonsumsi vitamin A berlebih karena dapat menyebabkan sakit kepala, mual-mual, dan nyeri. Kondisi tersebut disebut sebagai hypervitaminosis A.

Baca artikel mernarik lainnya hanya di Newfemme!

 

Sumber:

West, H. (2018). 6 Health Benefits of Vitamin A, Backed by Science. Healthline. [online]. https://www.healthline.com/nutrition/vitamin-a-benefits