Logo NewFemme
Apakah Wajar Jika Sakit Kepala Sebelah Saat Menstruasi?

Apakah Wajar Jika Sakit Kepala Sebelah Saat Menstruasi?

Kesehatan 100

Berbeda dengan sakit kepala biasa, migrain adalah sakit kepala yang terasa berdenyut dan biasanya terjadi pada salah satu sisi kepala. Migrain lebih sering terjadi pada wanita karena dipengaruhi oleh perubahan hormon dalam tubuh ketika masa menstruasi. Berikut merupakan beberapa hal perlu kamu ketahui terkait migrain pada saat menstruasi dan cara untuk mengatasinya:

Gejala Migrain Saat Menstruasi

Penurunan hormon estrogen menjelang menstruasi menyebabkan perubahan hormon dalam tubuh dan mengakibatkan terjadinya migrain. Serangan migrain dapat berlangsung kapanpun sejak 2 hari sebelum masa menstruasi hingga 3 hari setelah masa menstruasi selesai. Biasanya gejala yang dirasakan adalah nyeri berdenyut pada satu sisi kepala, mual, muntah-muntah, serta sensitif terhadap cahaya dan suara bising. Sindrom pramenstruasi seperti perut kembung, payudara pegal, perubahan mood secara drastis juga sering membersamai serangan sakit kepala ini. 

Perbedaan Migrain dan Sakit Kepala Biasa

Migrain biasanya terjadi hanya pada satu sisi kepala dan dirasakan nyeri yang lebih parah. Migrain dikategorikan menjadi dua, yaitu dengan aura dan tanpa aura. Aura yang dimaksud adalah gangguan penglihatan yang membuat penderitanya seolah-olah melihat semburat cahaya dan garis yang tidak biasa sekitar 30 menit sebelum terjadinya serangan migrain. Selain itu, migrain dengan aura juga diawali dengan gejala berupa mati rasa pada tangan atau wajah, perasaan menggelitik pada tangan dan wajah, serta rasa nyeri di sekitar salah satu bola mata atau telinga. Sakit kepala biasa tidak diawali oleh aura dan biasanya rasa nyerinya tidak sehebat migrain. 

Cara Mengatasi Migrain

Berikut merupakan beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi migrain:

  1. Konsumsi obat

Secara umum penggunaan obat untuk migrain dibagi menjadi dua, yaitu untuk mencegah dan mengobati. Contoh obat untuk mencegah migrain adalah anticonvulsants, CGRP antagonists, beta-blocker, dan onabotulinumtoxinA. Jika nyeri akibat migrain sudah parah, dapat mengonsumsi obat dengan rizatriptan. Selalu komunikasikan dengan dokter sebelum kamu memutuskan untuk mengonsumsi obat-obatan.

  1. Berolahraga

Sebuah studi pada tahun 2019 mengindikasikan bahwa olahraga kardio dapat mengurangi durasi serangan migrain. Selain itu, berolahraga secara rutin merupakan cara yang dipercayai untuk mencegah datangnya serangan migrain. 

  1. Mengurangi stres

Dengan berusaha menghindari faktor penyebab stres dari hari ke hari, kamu dapat mengurangi risiko terkena serangan migrain. Hal ini lantaran stres, bahkan hanya sesaat, dapat menyebabkan terjadinya serangan migrain. 

Migrain secara umum juga dapat disebabkan oleh rutinitas tidur yang buruk, konsumsi alkohol berlebih, sering meminum minuman berkafein, kelelahan, dan kekurangan asupan makanan. Dengan mengetahui penyebab migrain, kamu dapat mengatasi bahkan menghindarinya. Jika rasa nyeri masih terus berlangsung, jangan ragu untuk menghubungi dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Jangan lupa untuk membaca artikel kesehatan lainnya hanya di Newfemme!

 

Sumber:

Whelan, C. (2021). Understanding Why You Have Migraine During Your Period. Healthline. [online]. https://www.healthline.com/health/migraine/migraine-during-period