Logo NewFemme
Mengenal Intermittent Fasting Diet

Mengenal Intermittent Fasting Diet

Kesehatan 90

Intermitten fasting diet merupakan metode diet yang sedang naik daun akhir-akhir ini. Sekali dua kali, mungkin kamu sudah pernah mendengar metode ini. Atau mungkin, kamu sudah pernah mencoba melaksanakan metode diet ini, Ladies? Agar kita bisa menerapkan metode diet ini dengan benar, yuk, kita kenali dulu metode diet ini lebih dalam!

Apa itu Intermittent Fasting Diet?

Intermittent fasting diet (diet puasa) merupakan metode untuk mengatur pola makan dengan cara berpuasa makan selama beberapa waktu. Berpuasa disini adalah tidak mengkonsumsi makanan yang mengandung kalori, sehingga di antara waktu tersebut, masih diperbolehkan mengonsumsi air putih. Dibandingkan dengan istilah "diet" yang biasanya mengacu pada pengurangan atau pembatasan asupan makan, metode intermittent fasting cenderung lebih mengatur kebiasaan makan. Intermittent fasting dipercaya dapat memberikan dampak baik pada penderita dislipidemia, diabetes mellitus tipe 2, maupun penyakit jantung.

Apa Manfaat Intermittent Fasting Diet?

Saat berpuasa, kadar insulin turun dan hormon pertumbuhan manusia meningkat. Sel-sel juga memulai proses perbaikan sel-sel tubuh yang penting dan mengubah gen mana yang mereka butuhkan. Selanjutnya intermittent fasting dapat mengurangi resistensi insulin dan menurunkan kadar gula darah. Intermittent fasting juga dapat berguna bagi kesehatan otak karena metode ini dapat membantu untuk meningkatkan pertumbuhan saraf baru dan melindungi otak dari kerusakan. Selain itu, banyak orang yang telah melakukan intermittent fasting mengatakan bahwa mereka dapat tidur lebih baik. Hal ini berkaitan dengan ritme sirkadian yang teratur dan memungkinkan untuk tertidur dengan mudah serta bangun dengan perasaan yang segar.

Apakah Intermitten Fasting Diet Memiliki Efek Samping?

Di balik manfaatnya, intermittent fasting juga bisa memberikan efek samping yang bisa mengganggu stabilitas kesehatan tubuh. Jika kualitas tidur terganggu dan kewaspadaan berkurang akibat tidak cukupnya kalori yang masuk ke dalam tubuh, kamu perlu mempertimbangkan untuk menghentikan diet.

Apa yang Perlu Diperhatikan dalam Menerapkan Intermittent Fasting Diet?

Ketika melakukan Intermittent Fasting Diet, beberapa orang cenderung mengkonsumsi makanan tidak sehat pada periode makan, terburu-buru dalam mencapai target, tidak menerapkan diet secara bertahap, serta makan terlalu sedikit atau terlalu banyak pada periode makan. Hal ini tidak baik untuk tubuh. Akan lebih baik jika kamu memilih makanan bergizi seimbang, sehingga bisa mempertahankan rasa kenyang lebih lama.

Lebih lagi, terkadang sebagian orang merasa tidak berani makan sama sekali ketika sedang diet. Merasa lapar seperti ini tidak baik karena dapat menyebabkan perubahan suasana hati yang berujung pada makan berlebihan atau overeating saat periode normal tiba.

Intermittent fasting tidak untuk semua orang. Metode diet puasa bisa membuat seseorang kelaparan yang juga berdampak pada penurunan performa aktivitas, sulit konsentrasi, dan sakit kepala. Umumnya, metode diet puasa tidak menimbulkan efek samping pada orang sehat. Tetapi untuk sebagian orang, terutama mereka yang memiliki gangguan makan, diabetes tipe 1, ibu hamil dan menyusui, menjalani pengobatan tertentu, sebaiknya tidak melakukan diet puasa ini.

Setelah mengenal lebih dalam mengenai metode ini, di artikel selanjutnya kita akan membahas mengenai metode-metode dari intermitten fasting diet. Karena itu, jangan lewatkan artikel-artikel dari Newfemme ya, Ladies!

 

Sumber:

Intermittent Fasting: What is it, and How does it Work? (n.d.). Johns Hopkins Medicine. https://www.hopkinsmedicine.org/health/wellness-and-prevention/intermittent-fasting-what-is-it-and-how-does-it-work

Everydayhealth. https://www.everydayhealth.com/diet-nutrition/possible-intermittent-fasting-benefits/