Logo NewFemme
5 Cara Mengatasi Anak yang Pemalu

5 Cara Mengatasi Anak yang Pemalu

Parenting 121

Semua orang tua pasti menginginkan anaknya menjadi seorang anak yang memiliki rasa percaya diri yang tinggi dan dapat berkomunikasi dengan siapa saja secara lancar.
Namun pada dasarnya, ada beberapa anak yang terlahir sebagai seorang yang pemalu dan lebih senang menyendiri daripada bersosialisasi dengan orang lain. 
Orang tua harus berperan aktif dalam membangun rasa percaya diri pada anak, agar anak dapat menjadi seseorang yang bisa berkomunikasi lancar dengan siapa saja dan dapat berbaur dalam kehidupan bermasyarakat.
Berikut ini adalah ulasan Newfemme tentang 5 cara mengatasi anak yang pemalu:

1. Jangan memarahi anak

Saat anak menunjukan sifat pemalunya, kamu harus sangat menghindari untuk memarahi anak. Jangan juga membuat anak melakukan hal yang dia takuti, karena itu sangat tidak baik untuk perkembangan anak.
Kamu hanya perlu mencari tahu, faktor apa yang membuatnya malu dan bantu anak dalam memecahkan faktor tersebut. Jelaskan padanya bahwa sebenarnya tidak ada yang perlu ditakuti dalam bersosialisasi atau berkomunikasi dengan orang lain.

2. Bantu anak untuk berada dalam sebuah situasi sosial

Kamu sebagai orang tua dapat membantu dan menempatkan anak dalam sebuah situasi sosial. Baik dengan teman-teman anak atau dengan siapapun.
Misalnya saat acara sekolah, kamu dapat membantu memancing obrolan agar anak dapat terlibat di dalamnya.

3. Bantu anak membangun rasa percaya diri

Bantu anak membangun rasa percaya diri yang dimilikinya. Kamu dapat menyuruhnya untuk memesan makanan di kasir saat makan di restoran atau menanyakan barang pada pegawai swalayan saat kalian sedang berbelanja. Dengan hal kecil seperti itu, anak akan lebih belajar percaya diri dan bersosialisasi dengan orang lain.

4. Beri contoh pada anak

Saat kamu sedang berinteraksi dengan temanmu atau dengan orang lain, ajaklah anakmu agar dia memperhatikan bagaimana kamu bersosialisasi dengan orang lain.
Anak akan lebih dapat mengerti, jika langsung melihat orang tuanya berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain.

5. Adakan berbagai macam kegiatan di rumah

Kamu juga dapat membuat berbagai macam acara yang dapat dihadiri oleh banyak orang di rumahmu. Seperti pesta kecil-kecilan atau sekedar mengajak teman anakmu datang bersama orang tuanya, dengan begitu anak akan dapat bermain dan bersosialisasi dengan temannya sehingga anak lebih akrab dan dapat lebih mudah bersosialisasi dengan orang lain.

Nah, jadi itu dia adalah 5 cara yang dapat kamu lakukan untuk mengatasi anak yang pemalu.
Jangan paksakan anak untuk menjadi seorang yang gemar bersosialisasi ya, karena itu hanya akan memberikan tekanan pada anak yang akan membuatnya stres.
Baca ulasan lain tentang parenting di website Newfemme ya!
Terima kasih, semoga membantu!