Kapan Anak Sudah Boleh Makan Pedas?

Kapan Anak Sudah Boleh Makan Pedas?

Parenting 91

Makanan pedas merupakan makanan yang banyak digemari oleh orang dewasa di seluruh dunia, namun seiring dengan pertumbuhan anak, banyak orang tua yang khawatir tentang memberikan makanan pedas pada anak mereka.

Kapan sebenarnya anak boleh mulai makan makanan pedas?

Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), anak-anak di bawah usia 1 tahun tidak dianjurkan untuk mengonsumsi makanan pedas. Hal ini karena sistem pencernaan mereka masih sangat sensitif, dan makanan pedas dapat menyebabkan iritasi pada perut mereka. Selain itu, bayi yang terlalu muda belum terbiasa dengan rasa pedas, sehingga kemungkinan besar mereka tidak akan menyukai makanan tersebut.

Pada usia 1-2 tahun, anak-anak dapat diperkenalkan dengan makanan pedas dalam jumlah yang sangat kecil. Orang tua harus memastikan bahwa makanan tersebut dihaluskan terlebih dahulu dan disajikan dalam jumlah yang sangat kecil, sehingga anak tidak merasa terlalu terkejut dengan rasa pedasnya. Selain itu, orang tua harus memperhatikan reaksi anak setelah mengonsumsi makanan pedas. Jika anak mengalami ruam kulit, diare, atau masalah pencernaan lainnya, sebaiknya hentikan memberikan makanan pedas dan berkonsultasi dengan dokter.

Pada usia 3 tahun ke atas, anak-anak seharusnya dapat mengonsumsi makanan pedas dalam jumlah yang lebih besar. Namun, orang tua harus tetap memperhatikan reaksi anak setelah mengonsumsi makanan pedas dan memberikan makanan pedas dalam jumlah yang sesuai dengan kemampuan mereka untuk menangani rasa pedas.

Faktor yang perlu dipertimbangkan sebelum memberikan makanan pedas pada anak:

  • Kebiasaan makan anak. Pertimbangkan kebiasaan makan anak sebelum memberikan makanan pedas pada mereka. Jika anak belum pernah makan makanan pedas sebelumnya, cobalah memberikan sedikit-sedikit terlebih dahulu, dan tingkatkan jumlahnya seiring waktu. Namun, jika anak memiliki masalah pencernaan atau sensitif terhadap makanan pedas, sebaiknya hindari memberikan makanan tersebut pada mereka.

  • Kondisi kesehatan anak. Jika anak memiliki kondisi kesehatan tertentu, seperti gastritis atau sakit perut, sebaiknya hindari memberikan makanan pedas pada mereka. Jika anak mengalami sakit perut atau diare setelah makan makanan pedas, sebaiknya jangan berikan makanan tersebut pada mereka sampai gejala hilang.

  • Jenis makanan pedas. Pertimbangkan jenis makanan pedas yang akan diberikan pada anak. Beberapa jenis makanan pedas seperti cabai atau sambal memang sangat pedas dan mungkin tidak cocok untuk anak-anak. Namun, ada beberapa jenis makanan pedas seperti paprika, lada hitam, dan jintan yang memiliki rasa pedas yang lebih ringan dan lebih mudah dikonsumsi oleh anak-anak.

  • Pengawasan orang tua. Pastikan anak dikawasi oleh orang dewasa saat makan makanan pedas. Orang dewasa dapat membantu memantau kondisi anak dan memberikan air atau susu jika anak merasa terlalu pedas.

  • Kuantitas makanan pedas. Pastikan untuk memberikan makanan pedas dalam jumlah yang sesuai dengan kemampuan anak untuk mengonsumsinya. Jangan memberikan terlalu banyak pada saat pertama kali mencoba.

Ada beberapa manfaat dari memberikan makanan pedas pada anak, seperti meningkatkan nafsu makan, mengurangi risiko obesitas, dan meningkatkan fungsi saluran pencernaan. Namun, orang tua harus tetap memperhatikan jumlah dan frekuensi konsumsi makanan pedas pada anak, serta memperhatikan reaksi anak setelah mengonsumsi makanan tersebut.

Baca juga :

Rekomendasi Resep MPASI Simpel dan Sehat

Kesimpulannya, anak-anak di bawah usia 1 tahun tidak dianjurkan untuk mengonsumsi makanan pedas, sedangkan anak-anak di atas usia 1 tahun dapat diperkenalkan dengan makanan pedas dalam jumlah kecil. Pada usia 3 tahun ke atas, anak-anak seharusnya dapat mengonsumsi makanan pedas dalam jumlah yang lebih besar. Namun, ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan sebelum memberikan makanan pedas pada anak-anak. Orang tua perlu memperhatikan kebiasaan makan dan kondisi kesehatan anak, serta jenis dan kuantitas makanan pedas yang akan diberikan pada mereka. Pastikan juga anak dikawasi oleh orang dewasa saat makan makanan pedas dan memberikan makanan tersebut dalam jumlah yang sesuai dengan kemampuan anak untuk mengonsumsinya.