Logo NewFemme
Siklus Tidak Teratur? Mencatat Kalender Menstruasi Solusinya

Siklus Tidak Teratur? Mencatat Kalender Menstruasi Solusinya

Kesehatan 100

source: alodokter.com

Menantikan menstruasi bisa membuat kekhawatiran bagi para ladies setiap bulannya. Pasalnya memang setiap wanita memiliki periode menstruasi yang berbeda. Namun sekali memahami periode menstruasi, maka kekhawatiran ini tentunya bisa dihindari. Setiap wanita yang sudah memasuki masa pubertas, alangkah baiknya untuk mencatat kalendar menstruasi untuk menghindari kekhawatiran tersebut.

 

Kenapa harus mencatat kalendar menstruasi?

Tentunya istilah “siklus menstruasi” sudah tidak asing bagi para ladies. Siklus menstruasi sendiri merupakan rangkaian perubahan yang dialami tubuh wanita setiap bulannya akibat pelepasan dinding rahim. Umumnya siklus menstruasi terjadi setiap 28 hari. Siklus menstruasi yang normal adalah berkisar antara 21 sampai 40 hari dan berlangsung selama 2 hingga 7 hari.

 

Nah, mencatat kalendar menstruasi dapat bermanfaat untuk merencanakan kehamilan dan mendeteksi apakah siklus menstruasi normal atau tidak. Ketika kamu mengenali tanda-tanda siklus haid yang tidak normal, maka kamu bisa mencegahnya sebelum menimbulkan masalah kesehatan yang serius.

 

Bagaimana tanda siklus menstruasi tidak normal?

Ladies, kamu bisa amati tanda-tanda berikut untuk mengetahui apakah siklus menstruasimu normal atau tidak

  1. Siklus menstruasi terjadi kurang dari 21 hari atau lebih dari 35 hari
  2. Periode menstruasi berlangsung lebih dari tujuh hari
  3. Siklus menstruasi terlewati sebanyak tiga kali atau lebih berturut-turu
  4. Aliran menstruasi yang jauh lebih deras atau lebih ringan dari biasanya
  5. Disertai nyeri, keram, mual, atau muntah saat menstruasi
  6. Mengalami pendarahan atau bercak di luar siklus

 

Apa penyebab siklus menstruasi tidak normal?

Meskipun siklus menstruasi yang tidak normal memiliki risiko rendah untuk menimbulkan masalah serius, tapi tidak ada salahnya untuk waspada mengenali penyebab siklus menstruasi yang tidak normal. Berikut adalah faktor-faktor yang bisa menyebabkan siklus menstruasi tidak normal

  1. Terlalu stress

Ketika tingkat stress meningkat, tubuh akan memproduksi hormon kortisol yang dapat menekan aktivitas hormon estrogen. Hal inilah yang dapat berujung terhadap terhambatnya proses ovualsi dan mengacaukan siklus menstruasi. Sebaiknya kamu mengelola stress dengan cara-cara yang positif ladies! Seperti melakukan yoga, meditasi, ataupun menulis diary.

  1. Perubahan berat badan yang drastis

Aktivitas hormon dapat terganggu ketika kamu melakukan diet yang tidak tepat dan menyebabkan perubahan berat badan yang drastis. Saat berat badan naik drastis, produksi hormon insulin akan meningkat dan menyebabkan terganggungnya siklus menstruasi. Sebaliknya, saat berat badan turun drastis, siklus menstruasi juga dapat terganggu karena tubuh kesulitan memproduksi hormon estrogen secara cukup.

  1. Polycystic Oovary Syndrome (PCOS)

Mendengar istilah PCOS dapat menimbulkan ketakutan yang besar bagi kebanyakan wanita. Iya betul, PCOS ditandai dengan timbulnya kista kecil di dalam ovarium. Ketika mengidap PCOS, menstruasi dapat terjadi dua kali dalam sebulan bahkan tidak menstruasi dalam sebulan. Wanita pengidap PCOS biasanya memiliki tanda kadar hormon seks (estrogen dan progesteron yang tidak seimbang) yang disertai dengan hormon androgen berlebihan. Hal inilah yang mengganggu proses ovulasi sehingga siklus menstruasi menjadi tidak teratur.

 

 

Bagaimana cara mencatat kalendar menstruasi?

Beberapa faktor tersebut adalah penyebab di balik siklus menstruasi tidak normal, ladies. Itulah kenapa mencatat kalendar menstruasi menjadi penting bagi setiap wanita yang telah memasuki masa pubertas. Tidak perlu buku dan pulpen untuk mencatat kalendar menstruasi. Nantikan aplikasi Newfemme yang sesaat lagi bisa kamu download di Play Store ataupun App Store. Newfemme juga menghubungkan kamu dengan seluruh wanita di Indonesia secara eksklusif untuk berbagi tips menjaga kesehatan. Yuk gabung bersama Newfemme!