Tahukah Ladies Kalau Ratus Vagina Itu Berbahaya?

Tahukah Ladies Kalau Ratus Vagina Itu Berbahaya?

Kesehatan 55

Sebagai seorang wanita, Ladies pasti akan melakukan tindakan terbaik untuk menjaga area kewanitaan seperti mencukur rambut kemaluan, menghindari penggunaan pakaian dalam yang ketat, menjauhi douching bahkan sampai melakukan pemeriksaan rutin. Merawat area kewanitaan juga berpengaruh dalam meningkatkan kehidupan seks loh Ladies, nah salah satu perawatannya adalah ratus vagina atau yang biasa disebut dengan v-steam. Meskipun tidak ada bukti klinis yang mengatakan apa manfaatnya, namun ternyata ada banyak pengamat yang mendukung kalo ratus vagina dapat mengobati beberapa penyakit organ reproduksi. Ternyata ratus vagina dapat menimbulkan efek buruk loh Ladies, apakah Ladies termasuk salah satu yang melakukannya? 

Apa sih ratus vagina itu?

Ratus vagina atau yang biasa disebut juga dengan uap vagina atau v-steam merupakan perawatan korea kuno yang diklaim bisa mengobati berbagai macam penyakit organ reproduksi dengan cara seorang wanita duduk atau jongkok di atas mangkuk berisi air yang dicampuri dengan berbagai ramuan seperti mugwort, basil atau oregano. Dilansir dari livescience yang mengklaim bahwa mugwort itu bisa meredakan kram saat menstruasi, gejala menopause dan infeksi jamur, bahkan bisa membantu mengobati kemandulan.

Di Indonesia sendiri, pada umumnya air rebusan ratus terdiri dari kunyit, kayu secang, bunga mawar, temulawak, pala, hingga akar wangi. Semua rempah ini dicampur dengan uap hangat yang diklaim bisa bermanfaat untuk membersihkan, mengharumkan dan juga menjaga kesehatan area kewanitaan juga menyeimbangkan kembali hormon wanita. Salon modern yang menyediakan jasa ratus memadukan ramuan rempah tradisional dengan sinar inframerah yang ditujukan langsung ke arah organ intim, sinar tersebut diserap dengan kulit dan jaringan vagina untuk menambahkan energi serta memberikan efek tampak lebih muda. 

Efek buruk dari ratus vagina 

1. Kulit vagina melepuh

Ratus memiliki suhu panas yang dihasilkan dari uap ramuan tersebut, sehingga tingkat resiko kulit terbakar akan lebih tinggi. Luka bakar dari penguapan yang terlalu panas juga bisa merusak jaringan kulit dan akan menyebabkan masalah lain juga. Penguapan juga bisa memicu pertumbuhan jamur dan peningkatan aliran darah ke vagina hingga akan membuat vagina mudah terasa gatal.

2. Mengganggu bakteri baik pada vagina

Membersihkan vagina dengan melakukan penguapan pada vagina dapat membuat vagina kering sehingga mengganggu bakteri alami yang ada. Faktanya, vagina bisa bersih dengan sendirinya. Namun, jika Ladies ingin meningkatkan kemampuan pembersih vagina secara alami adalah dengan cara mengkonsumsi yoghurt lebih banyak, dengan kandungan bakteri baik di dalamnya membuat vagina bisa terbebas dari infeksi jamur.

3. Tidak menyeimbangkan hormon apapun

Hormon tidak diproduksi oleh rahim atau vagina, melainkan oleh ovarium. Jadi, tidak ada pengaruh sama sekali jika penguapan yang dilakukan pada vagina berpengaruh pada hormon. 

Jadi, kalau Ladies mau melakukan ratus vagina harus dipikirkan dan dipertimbangkan kembali efek buruk yang akan terjadi ya, serta lebih berhati-hati jika ingin melakukannya untuk menghindari resiko kulit melepuh. 

 

Referensi:

Women’s Health. (2015). 3 Reasons you definitely shouldn't get your vagina steamed [Online] https://www.womenshealthmag.com/health/a19949929/gwyneth-paltrow-v-steam/ 

Live Science. (2015). No, Gwyneth Paltrow, Vaginas Don’t Need to Be Steam Cleaned https://www.livescience.com/49648-vaginal-steaming-no-benefits.html 

Harvard Health Publishing. (2017). What is vaginal steaming [Online] https://www.health.harvard.edu/womens-health/what-is-vaginal-steaming 

Medical Daily. (2017). Should You Get A V-Steam? Vaginal Detox Claims To Soothe Menstrual Cramps And Boost Women’s Fertility [Online] https://www.medicaldaily.com/should-you-get-v-steam-vaginal-detox-claims-soothe-menstrual-cramps-and-boost-womens-fertility