Hal yang Perlu Dihindari dan Diperhatikan untuk Meningkatkan Kesuburan Wanita

Hal yang Perlu Dihindari dan Diperhatikan untuk Meningkatkan Kesuburan Wanita

Kesehatan 72

Fertilitas atau yang biasa dikenal dengan sebutan kesuburan wanita adalah kemampuan dari seorang wanita untuk mengandung anak secara biologis. Ladies dan pasangan mungkin akan bertanya-tanya tentang kesuburan dari diri masing-masing apabila telah sering melakukan hubungan seksual tanpa pengaman sekitar kurang lebih 1 tahun atau setidaknya 6 bulan jika usianya lebih dari 35 tahun tapi tak kunjung juga terjadi kehamilan. 

Sekitar 11% dari pasangan akan mengalami kemandulan atau ketidakmampuan untuk hamil secara alami. Banyak orang yang berasumsi bahwa jika pasangan tidak kunjung memiliki anak maka yang dipermasalahkan adalah kesuburan dari seorang wanita, namun faktanya kesuburan bukan hanya bersumber dari masalah kesehatan wanita saja, akan tetapi semua jenis kelamin dapat mengalami yang namanya kemandulan. 

Untuk itu, ada beberapa tahapan dalam proses kesuburan, berikut adalah hal yang harusnya terjadi pada pasangan untuk bisa hamil tanpa bantuan apapun.

Dasar Kesuburan

1. Produksi telur dan sperma

Bekerjanya sistem reproduksi wanita harus menciptakan hormon yang menghasilkan ovulasi, dimana sel telur dilepaskan dari salah satu indung telur. Hal tersebut terjadi satu kali dalam sebulan selama masa subur wanita. Sedangkan, bekerjanya sistem reproduksi pria harus menghasilkan sperma  dari testis. Sperma baru akan dihasilkan setiap harinya ketika pria telah menginjak masa pubertas. Selama ejakulasi, maka sperma dan juga cairan semen akan dilepaskan melalui alat kelamin pria, hal tersebut terjadi akibat dari proses rangsangan seksual.

2. Pembuahan

Setelah hubungan seksual terjadi, maka air mani akan terkumpul di daerah serviks, yang kemudian sperma akan keluar dari air mani dan masuk ke lendir serviks melalui pembukaan serviks menuju ke dalam rahim dan saluran tuba. Sperma yang kuat dan sehat akan bertahan di saluran tuba. Dan sel telur yang telah dilepaskan dari indung telur akan memasuki saluran tuba. Maka akhirnya akan terjadi pembuahan dimana sperma akan bertemu dengan sel telur. 

3. Implantasi dan kehamilan

Implantasi merupakan proses menempelnya sel telur yang telah dibuahi pada dinding rahim. Ketika sel telur matang, maka akan memicu terjadinya ovulasi dan menuju tuba falopi untuk dibuahi oleh sperma. Saat embrio telah mencapai rahim, embrio akan menanamkan dirinya pada lapisan rahim setelah pembuahan sekitar 4 sampai 10 hari. 

Hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesuburan

Tentunya gaya hidup sehat merupakan faktor utama yang dapat membantu dalam meningkatkan kesuburan, berikut adalah beberapa hal yang dapat dilakukan:

- Mempertahankan berat badan yang normal, kelebihan maupun kekurangan berat badan dapat menghambat ovulasi berjalan dengan normal.

- Mencegah infeksi menular seksual, seperti klamidia dan gonore merupakan penyebab utama yang mengakibatkan wanita tidak subur.

- Stres, meskipun stres bukan hal utama yang dapat menghalangi untuk hamil, namun disarankan untuk meminimalisir stres dan mencoba teknik relaksasi jika sedang melakukan percobaan untuk hamil.

Hal terlarang untuk melindungi kesuburan

- Hindari merokok, merokok dapat menghabiskan sel telur sebelum waktunya

- Batasi jumlah mengkonsumsi alkohol, karena dapat meningkatkan risiko gangguan ovulasi

- Batasi kafein, disarankan untuk membatasi asupan kafein 

- Batasi olahraga berlebihan, melakukan aktivitas fisik yang berat akan menghambat ovulasi dan mengurangi produksi hormon progesteron

Untuk itu, jika Ladies khawatir dengan pilihan gaya hidup yang dapat menentukan kesuburan, maka Ladies bisa konsultasikan dengan dokter yang tepat dan terpercaya untuk mengetahui lebih jelas kondisi kesuburan pada diri Ladies maupun pasangan.

 

Referensi:

Verywell Family. (2022). What Is Fertility? [Online] https://www.verywellfamily.com/fertility-4014725 

Mayo Clinic. (2022). Female Fertility: Why lifestyle choices count [Online] https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/getting-pregnant/in-depth/female-fertility/art-20045887