Logo NewFemme
Penanganan Luka Bakar Yang Perlu Kamu Ketahui

Penanganan Luka Bakar Yang Perlu Kamu Ketahui

Kesehatan 30

Luka bakar merupakan cedera kulit yang disebabkan oleh panas, baik dari api, paparan bahan kimia, radiasi matahari, maupun sengatan listrik. Penanganan terhadap luka bakar tergantung dari bagian tubuh yang terdampak dan tingkat keparahannya. Luka bakar dapat memiliki tingkat keparahan yang berbeda-beda, mulai dari masalah ringan hingga membahayakan nyawa pada titik tertentu. 

Gejala Luka Bakar

Gejala luka bakar bervariasi tergantung dari seberapa dalam kerusakan yang terjadi pada kulit. Tanda akibat luka bakar dengan tingkat parah bisa saja membutuhkan waktu satu hingga dua hari sebelum mulai terlihat. 

  1. Luka bakar derajat satu.

Luka bakar tingkat ini hanya mempengaruhi lapisan luar kulit (epidermis). Gejala yang sering muncul pada tingkat ini adalah kulit kemerahan, bengkak, dan nyerih.

  1. Luka bakar derajat dua.

Luka bakar derajat dua ditandai dengan kerusakan pada bagian epidermis dan lapisan kedua kulit (dermis). Kondisi ini dapat menyebabkan kulit melepuh, menjadi bengkak dan kemerahan, dan rasa sakit yang parah. Luka bakar pada derajat ini dapat menyebabkan munculnya jaringan parut.

  1. Luka bakar derajat tiga.

Luka bakar jenis ini telah mencapai lapisan lemak yang berada di bawah lapisan kulit. Bagian yang mengalami luka bakar biasanya akan berwarna hitam, cokelat, atau putih. Selain itu, kulit juga akan menjadi timbul atau terasa kasar.

Penanganan Luka Bakar

Kebanyakan luka bakar ringan dapat dirawat secara mandiri di rumah. Biasanya dibutuhkan beberapa minggu sebelum luka bakar tersebut pulih secara sepenuhnya. Sedangkan, untuk luka bakar yang serius dibutuhkan pertolongan pertama dan penilaian luka secara tepat.

Tujuan dari penangan luka bakar adalah sebagai upaya mengendalikan nyeri, mengganti jaringan yang mati, mencegah infeksi, mengurangi risiko jaringan parut, dan mengembalikan fungsi.

  1. Perawatan medis

Setelah mendapatkan penangan pertama terhadap luka bakar serius, petugas kesehatan biasanya akan memberikan produk obat-obatan yang bertujuan untuk membantu proses penyembuhan. Perawatan medis terhadap luka bakar diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Water-based treatment. Salah satu teknik yang bisa digunakan adalah ultrasound mist therapy untuk membersihkan dan stimulasi jaringan luka.

  • Memberikan cairan intravenous (IV) untuk mencegah dehidrasi dan kegagalan fungsi organ.

  • Pemberian obat penenang dan pereda nyeri.

  • Dilakukan pembalutan terhadap bagian yang memiliki luka bakar.

  • Pemberian suntikan pencegah infeksi.

  1. Terapi fisik dan okupasi

Jika area yang terdampak luka bakar cukup besar, terutama jika menutupi persendian, maka tak jarang dibutuhkan terapi fisik. Terapi fisik dapat membantu proses peregangan kulit sehingga persendian tetap dapat bergerak secara leluasa. Beberapa jenis gerakan juga dapat meningkatkan kekuatan otot dan koordinasi tubuh. 

  1. Prosedur operasi

Seseorang yang mengalami luka bakar dengan tingkat yang parah bisa saja membutuhkan penangan sebagai berikut:

  • Membutuhkan alat bantu napas jika terjadi luka bakar di sekitar wajah atau leher.

  • Membutuhkan bantuan selang nasogastrik sebagai alat bantu memasukkan makanan dan obat ke dalam tubuh. 

  • Operasi plastik untuk rekonstruksi bagian tubuh yang terdampak.

  • Cangkok kulit.

Sedangkan, untuk luka bakar ringan dapat ditangani dengan mengalirkan air pada luka, melepas benda yang mengikat di sekitar lokasi luka bakar, gunakan salep dan perban, serta mengonsumsi obat pereda nyeri. Jangan lupa untuk menggunakan suncreen setelah luka bakar sembuh.

Baca artikel menarik lainnya hanya di Newfemme!

 

Sumber:

Mayo Clinic Staff. (2022). Burns. Mayo Clinic. [online]. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/burns/diagnosis-treatment/drc-20370545