Cara Menaikkan Trombosit (DBD) secara Alami

Cara Menaikkan Trombosit (DBD) secara Alami

Kesehatan 102

1. Konsumsi Makanan Tinggi Folat

Asam folat merupakan salah satu bentuk vitamin B kompleks yang memiliki berbagai macam manfaat untuk kesehatan tubuh, salah satunya adalah untuk mengoptimalkan proses pembentukan sel darah. Karena itu, mencukupi asupan asam folat memiliki peran penting dalam menaikkan kadar trombosit di dalam tubuh.

Jangan konsumsi secara berlebihan, karena justru dapat menurunkan manfaat yang seharusnya didapatkan. Berikut adalah beberapa jenis makanan dengan tinggi kandungan folat, yaitu Sayuran berdaun hijau gela, Hati sapi, Kacang polong dan kacang tanah, Sereal dengan susu, Alpukat.

2. Konsumsi Makanan Tinggi Vitamin B12

Selain asam folat, vitamin B12 juga menjadi salah satu jenis vitamin B kompleks yang memiliki peran penting dalam proses pembentukan sel darah di dalam tubuh. Jika kekurangan asupan vitamin B12 dapat memicu terjadinya trombositopenia. Seseorang di atas 14 tahun membutuhkan 2,4 mikrogram vitamin B12 setiap harinya. Sedangkan wanita hamil dan menyusui membutuhkan asupan tersebut hingga 2,8 mikrogram.

Beberapa jenis makanan yang dapat dikonsumsi untuk membantu memenuhi asupan vitamin B12 adalah daging sapi dan hati sapi, telur, susu dan produk olahannya, ikan-ikanan, termasuk kerang, trout, salmon, dan tuna. 

3. Konsumsi Makanan Tinggi Vitamin C

Vitamin C memainkan peran penting dalam menunjang kekebalan tubuh. Jenis vitamin ini juga membantu trombosit bekerja dengan baik dan meningkatkan kemampuan tubuh untuk menyerap zat besi, yang merupakan nutrisi penting untuk trombosit. Berikut ini makanan dengan kandungan tinggi vitamin C, yaitu Brokoli, Kubis Brussel, Buah jeruk, seperti jeruk dan jeruk bali, Buah kiwi, Paprika merah dan hijau, Stroberi.

4. Konsumsi Makanan Tinggi Vitamin D

Vitamin D mampu menunjang kesehatan tulang, otot, saraf, dan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, vitamin D juga dapat menunjang fungsi sel sumsum tulang, yang bertugas menghasilkan trombosit dan sel darah lainnya. Meski bisa didapatkan secara alami dari berjemur, hal tersebut susah didapatkan bagi penduduk dataran tinggi.

Pada orang berusia 19-70 tahun, mereka membutuhkan sebanyak 15 mikrogram asupan vitamin D setiap hari. Jika tidak bisa didapatkan dari sinar matahari, kamu bisa mengonsumsi sejumlah makanan berikut ini Kuning telur, Ikan berlemak, seperti salmon, tuna, dan mackerel, Minyak ikan, Susu dan yoghurt.

5. Konsumsi Makanan Tinggi Vitamin K

Vitamin K sangat penting untuk menunjang proses pembekuan darah dan kesehatan tulang, oleh karenanya, sangat dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin K. Asupan vitamin K untuk pria berusia 19 tahun ke atas sebanyak 120 mikrogram. Sedangkan untuk wanita sebanyak 90 mikrogram. Berikut ini jenis makanan dengan tinggi vitamin K yaitu Kedelai yang difermentasi, Sayuran hijau, seperti sawi, lobak, bayam, brokoli, dan kangkung, Kedelai dan minyak kedelai, Buah labu.

6. Konsumsi Makanan Tinggi Zat Besi

Zat besi diperlukan untuk meningkatkan sel darah merah dan trombosit dalam tubuh. Asupan yang diperlukan untuk pria berusia di atas 18 tahun dan wanita di atas 50 tahun sebanyak 8 miligram per hari. Sedangkan untuk wanita hamil berusia 19-50 tahun sebanyak 18 miligram.

Berikut ini beberapa jenis makanan dengan kandungan tinggi zat besi yaitu Tiram, Hati sapi, Kacang merah, Cokelat hitam, Kacang-kacangan, dan Tahu.

Itulah beberapa jenis makanan yang dapat membantu meningkatkan jumlah trombosit pada pengidap demam berdarah. Jangan sampai telat diatasi, karena demam berdarah memiliki fase kritis yang bisa membahayakan nyawa pengidapnya.

Yuk, Download aplikasi Newfemme sekarang untuk mendapatkan tips dan info menarik lainnya!