2 Macam Perawatan untuk Ibu Hamil dengan Hiperemesis Gravidarum

2 Macam Perawatan untuk Ibu Hamil dengan Hiperemesis Gravidarum

Kesehatan 177

Perawatan Kasus Ringan

Pada kasus yang tergolong ringan, kasus hiperemesis gravidarum mungkin tidak memerlukan perawatan di rumah sakit, tetapi tetap harus dikonsultasikan terlebih dahulu kondisinya dengan seorang dokter. Beberapa penyesuaian yang dapat dilakukan untuk mengatasi gejala adalah sebagai berikut:

Shop with Me

One set crinkle
IDR 99.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Jepitan Rambut Imut
IDR 50.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Kemeja salur pria dan wanita lengan panjang up to big size atasan pria kemeja garis kerah chiang'i
IDR 135.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Jilbab Bergo Grosir Murah
IDR 39.998
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang

1. Perubahan Pola Makan

Untuk mengatasi mual dan muntah, maka rekomendasi terkait perubahan pola makan adalah dengan mengonsumsi makanan dalam porsi kecil tapi sering (setiap 2 jam sekali). Makanan disarankan yang memiliki rasa tidak tajam, cenderung hambar. Contohnya seperti roti tawar panggang, kentang, atau nasi putih. Selain itu, makanan yang berminyak dan pedas perlu dibatasi sementara waktu.

2. Perubahan Gaya Hidup

Ada banyak rekomendasi-rekomendasi tradisional yang bisa dilakukan untuk bantu mengurangi mual dan muntah, salah satunya dengan menggunakan perangkat akupuntur. Selain itu, jahe juga dipercaya mampu mengurangi mual, bisa dikunyah begitu saja atau diolah menjadi sebuah minuman hangat, misalnya teh atau air rebusan.

Manfaatkan jahe untuk meredakan mual

3. Konsumsi Obat Anti Mual Bebas

Beberapa obat anti mual dijual bebas, sehingga dapat dibeli untuk mengatasi mual, salah satunya pyridoxine dan doxylamine. Jika tidak berhasil dengan keduanya, ibu hamil mungkin diresepkan dengan diphenhydramine. Intinya, konsumsilah obat-obatan setelah berkonsultasi dengan dokter. Jangan minum obat apapun jika tidak melakukannya.

4. Menghindari Segala Macam Pemicu

Biasanya, ibu hamil akan tahu apa saja pemicu-pemicu yang justru membuat mual semakin parah. Misalnya bau parfum, cahaya terang, baju ketat, atau berkendara dengan mobil. Sebisa mungkin untuk menghindari apapun yang memicu mualnya muncul, alih-alih, lakukan aktivitas yang dapat mendistraksi diri dari perasaan mual.

Perawatan Kasus Parah

Jika muntah berlebihan hingga dehidrasi, ibu hamil memerlukan perawatan rumah sakit selama beberapa hari. Jika sudah seperti ini, maka kasusnya sudah tergolong sedang hingga berat. Beberapa bentuk perawatan yang dapat dilakukan antara lain yaitu:

Pada kasus yang parah, perawatan di rumah sakit akan direkomendasikan

1. Obat Resep

Obat yang diresepkan biasanya menggabungkan pyridoxine dan doxylamine. Namun, pengobatan yang lebih kuat mungkin diperlukan, misalnya dengan promethazine, metoclopramide, dan ondansetron. Beberapa dari obat-obatan ini tersedia melalui infus, suntikan, atau supositoria rektal jika pasien tidak dapat meminumnya.

2. Cairan Intravena

Untuk membantu mengatasi dehidrasi dan kekurangan vitamin, pasien akan diberikan cairan serta nutrisi menggunakan infus di lengan, sehingga besar kemungkinannya untuk menjalani rawat inap.

3. Pemberian Makanan Melalui Selang

Jika makanan atau minuman sulit dikonsumsi melalui mulut (selayaknya makan minum biasa), maka pasien perlu mendapatkan  nutrisi dari selang fleksibel yang dimasukkan melalui hidung atau perut agar langsung masuk ke saluran cerna. Jika perawatan ini dilakukan, otomatis harus dilakukan rawat inap.

4. Nutrisi Intravena Parenteral

Kasus hiperemesis gravidarum yang paling parah mungkin mengharuskan pasien mendapatkan nutrisi melalui infus untuk langsung masuk ke dalam darah tanpa melewati sistem pencernaan sepenuhnya. Tujuannya adalah untuk mengistirahatkan saluran cerna agar lebih cepat pulih (tidak bekerja sama sekali untuk sementara waktu).

Gejala hiperemesis gravidarum biasanya mereda setelah trimester pertama, tetapi tidak menutup kemungkinan terus berlanjut, dan hilang setelah melahirkan. Namun pada banyak kasus, gejalanya semakin berkurang seiring berjalannya waktu. Maka dari itu, penting untuk mendapatkan perawatan yang tepat.