5 Manfaat Kesehatan dari Salat

5 Manfaat Kesehatan dari Salat

Kesehatan 60

1. Psikologis

Dari segi psikologis, salat memiliki manfaat dalam kesejahteraan psikologis, mulai dari pengurangan stres, kecemasan, depresi, dan meningkatkan kesehatan mental secara keseluruhan. Selain itu, bagi orang-orang yang sedang menghadapi situasi sulit, misalnya penyakit kronis atau kematian, salat diketahui mampu mengurangi kesulitan psikologis dan memberikan kenyamanan serta harapan bagi mereka.

Shop with Me

Sweetshirt dress by H&M
IDR 200.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
AZZURA CUSHION
IDR 90.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Bitzen Topi Wanita Star Summer Hat Korean Fashion Knit Visor Sports Baseball Cap Topi Olahraga Rajut Katun
IDR 20.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Sandal tali desper 3cm GSL
IDR 35.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang

Salat menyebabkan perubahan signifikan dalam fungsi otak dan aktivitas sistem saraf otonom, khususnya pada aktivitas parasimpatik (terkait dengan relaksasi)  dan penurunan aktivitas simpatis (terkait dengan respons stres). Maka dari itu, salat tidak hanya sekedar sebuah kewajiban, tetapi juga memberikan kedamaian batin.

Salat mampu memberikan ketenangan dan kedamaian batin

2. Neurologis

Salat, selain memiliki aspek spiritual dan keagamaan, juga merupakan aktivitas yang repetitif dan mampu meningkatkan kecerdasan mental berkaitan dengan efeknya terhadap saraf-saraf otak, khususnya pada komponen kognitif dan motorik. Posisi sujud (posisi di mana kepala berada lebih rendah dari jantung) mampu meningkatkan suplai darah ke otak dan memiliki efek positif pada memori, konsentrasi, dan kognitif.

Selain itu, individu yang secara teratur melakukan salat diketahui memiliki keseimbangan dinamis yang lebih baik dibandingkan dengan individu yang tidak melakukan salat. Keseimbangan dinamis tersebut meliputi reaksi waktu (rentang waktu antara penerimaan suatu stimulus terhadap respon motorik dalam keadaan sadar), kecepatan gerakan, dan kontrol arah. 

3. Jantung dan Pembuluh Darah

Gerakan-gerakan dalam salat memiliki nilai latihan fisik yang setara dengan latihan ringan, sehingga dikaitkan dengan kesehatan jantung dan pembuluh darah. Gerakan fisik dalam salat, seperti berdiri dan duduk secara berulang-ulang sepanjang hari, juga dapat membantu mencegah pembekuan darah dalam pembuluh darah dalam.

Salat memiliki manfaat terhadap denyut jantung (berdiri meningkatkan denyut jantung, sementara sujud menurunkan detak jantung). Selain itu, tekanan darah (baik nilai sistolik maupun diastolik) yang mungkin tidak terkontrol dapat menurun setelah menjalankan salat, selain dari efek positifnya sebagai bentuk meditasi.

Gerakan salat bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan jantung dan pembuluh darah

4. Otot dan Tulang

Salat merupakan kegiatan melibatkan sebagian besar otot dan sendi tubuh, sehingga dapat dianggap sebagai aktivitas peregangan. Gerakan-gerakan dalam salat termasuk ke dalam bentuk latihan ringan yang sederhana dan lembut bagi segala usia dan kondisi tubuh. Selama salat, kontraksi dan relaksasi otot dilakukan dengan seimbang, sehingga meningkatkan fleksibilitasnya tanpa menyebabkan kelelahan berlebihan. 

Selain memiliki efek positif terhadap fleksibilitas otot, gerakan-gerakan salat juga diketahui bermanfaat untuk menjaga keseimbangan postur, meningkatkan tonus otot, meningkatkan sirkulasi, dan mungkin memiliki peran pelindung dalam mengurangi osteoarthritis pada sendi-sendi yang menopang berat badan.

5. Relaksasi

Meditasi merupakan praktik untuk memusatkan pikiran pada objek, pemikiran, atau aktivitas tertentu demi melatih kesadaran, mencapai keadaan mental yang jernih, dan emosional yang tenang, di mana salat merupakan salah satu metode diantara banyaknya jenis meditasi. Hal ini karena aktivitasnya mampu memberikan ketenangan batin bagi yang menjalankannya.

Salat menyebabkan perubahan signifikan dalam fungsi otak dan aktivitas sistem saraf otonom. Lebih khususnya pada aktivitas parasimpatik (terkait dengan relaksasi)  dan penurunan aktivitas simpatis (terkait dengan respon stres). Maka dari itu, salat tidak hanya sekedar sebuah kewajiban, tetapi juga memberikan kedamaian batin dan ketenangan hati.

Salat tidak hanya sekedar kewajiban agama, tetapi juga merupakan suatu aktivitas yang memberikan dampak signifikan terhadap kesehatan. Mulai dari pengurangan stres serta meningkatkan kemampuan kognitif, kesehatan kardiovaskular, otot, tulang, dan relaksasi. Maka dari itu salat dianggap sebagai bagian dari gaya hidup sehat.