Senyum Sehat: Cegah Karies Gigi dengan Tepat

Senyum Sehat: Cegah Karies Gigi dengan Tepat

Kesehatan 181

Karies gigi atau sederhananya disebut dengan gigi berlubang, merupakan kondisi umum yang disebabkan oleh pola makan yang tidak sehat. Penyakit ini menyebabkan gigi kehilangan mineral kerasnya, baik pada orang dewasa maupun bayi dan anak-anak. Awalnya, karies gigi akan terlihat seperti ada bercak putih atau gelap di gigi, tetapi ketika lebih banyak mineral hilang, lubang dapat muncul. Jika kehilangan mineral ini terus berlanjut, lubang yang sudah muncul tersebut dapat masuk ke pusat gigi (pulp), yang bisa menyebabkan sakit gigi.

Shop with Me

Dress Hitam Bunga Bunga By Theclosetlover
IDR 97.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Bitzen Topi Wanita Star Summer Hat Korean Fashion Knit Visor Sports Baseball Cap Topi Olahraga Rajut Katun
IDR 20.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Jepitan Rambut Imut
IDR 50.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Sepatu Wanita Sneakers Sidney Roulfine S15 Korean Style
IDR 40.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang

Penyebab

Ada banyak bakteri yang hidup di dalam mulut manusia. Mereka menempel pada gigi membentuk lapisan lunak yang disebut plak gigi. Bakteri-bakteri tersebut dapat hidup karena mereka menciptakan energi yang berasal dari gula dalam makanan dan minuman yang dikonsumsi. Ketika mengubah gula menjadi energi, bakteri di mulut akan menghasilkan asam sebagai produk sampingannya. 

Asam ini dapat melarutkan kristal-kristal gigi dan menyebabkannya kehilangan mineral, yang selanjutnya melemahkan gigi. Semakin sering seseorang mengonsumsi makanan atau minuman yang tinggi gula, maka semakin sering bakteri menghasilkan asam. Pada akhirnya, muncul bercak putih yang merupakan pertanda karies gigi. 

Sebenarnya, secara alamiah, air liur bertugas sebagai pelindung untuk mencegah terjadinya karies gigi. Peran air liur adalah untuk membilas gula dari mulut, menghentikan produksi asam, melawan bakteri, dan memperbaiki mineral gigi. Namun, jika jumlah asam dari bakteri pada gigi melebihi efek perlindungan air liur, maka karies gigi akan terjadi.

Konsumsi makanan atau minuman tinggi gula menyebabkan risiko karies gigi meningkat

Pencegahan

Langkah utama untuk mencegah terjadinya karies gigi adalah dengan mengonsumsi makanan yang bergizi seimbang (karbohidrat, protein, sayur-sayuran, buah-buahan, serta lemak sehat). Namun, ada tips pencegahan tambahan lainnya yang harus dijalankan. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Mengurangi frekuensi konsumsi makanan atau minuman manis, terutama jika ditambahkan gula ke dalamnya.

  • Menghindari camilan manis di antara waktu makan, alih-alih konsumsilah saat makan utama. Hal ini karena adanya gula tersembunyi di dalamnya yang mungkin tidak terpikirkan olehmu sebelumnya

  • Menyikat gigi dua kali sehari (setidaknya setelah makan) dan gunakan benang gigi sekali sehari. Gigi memang sudah sepatutnya dibersihkan, tetapi menyikatnya saja tidak akan menghilangkan semua bakteri, gula, dan asam yang menumpuk di antara gigi. Guna benang gigi adalah untuk mencapai area-area yang tercapai oleh sikat gigi. 

  • Menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride. Fluorida bertugas untuk melindungi gigi dari asam. 

  • Mengunyah permen karet bebas gula setelah makan untuk meningkatkan aliran air liur.

  • Jaga hidrasi tubuh karena ini akan meningkatkan produksi air liur. Minum minimal 8 hingga 12 gelas air per hari. 

  • Tidak memberikan minuman manis (seperti jus, minuman bersoda, atau sirup) untuk bayi dan bersihkan giginya setelah minum susu di malam hari.

  • Pastikan untuk berkumur setelah mengonsumsi makanan atau minuman manis ketika tidak bisa menyikat gigi segera setelahnya.

  • Rutin periksa ke dokter gigi, misalnya untuk melakukan scaling dan pemeriksaan mulut secara berkala.

Batasi konsumsi makanan dan minuman manis, terapkan pola makan bergizi seimbang

Karies gigi disebabkan oleh penumpukan plak yang terus-menerus akibat dari kebiasaan konsumsi makanan atau minuman manis. Cara mencegahnya adalah dengan menerapkan pola makan bergizi seimbang (batasi konsumsi gula) dan rutin membersihkan gigi. Dengan strategi yang tepat dan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan mulut, kita dapat mempertahankan senyum yang indah dan gigi yang kuat sepanjang hari!