Mengantuk Setelah Makan, Apa Penyebabnya?

Mengantuk Setelah Makan, Apa Penyebabnya?

Kesehatan 138

Postprandial somnolence merupakan istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan rasa kantuk setelah makan. Jika dirasakan setelah makan siang, maka disebut dengan post-lunch dip, tetapi jika dirasakan setelah makan-makan besar, maka disebut dengan food coma. Ada beberapa faktor yang menyebabkan rasa kantuk setelah makan, meliputi:

Shop with Me

Poise Day Cream Lumwhite + SPF Tube 20 gr - Whitening Day Cream
IDR 18.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
1 DUS / KARTON SO KLIN LIQUID DETERGENT SACHET
IDR 52.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
T-shirt
IDR 150.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
O'Sweet Singapore | Ginger Hair Fall | Shampoo Anti Rontok Shampoo | Hair Tonic | Mempercepat Pertumbuhan Rambut
IDR 1.260.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
  • Konsumsi makanan tinggi karbohidrat atau tinggi lemak daripada tinggi protein

  • Terlalu banyak konsumsi kalori dalam satu kali waktu makan

  • Tidak tepatnya waktu makan

  • Konsumsi makanan dengan kandungan zat tertentu, seperti triptofan dan melatonin

Jenis Makanan yang Bikin Ngantuk

Seperti penjelasan singkat sebelumnya, ada beberapa kandungan di dalam makanan yang memang mampu membuat seseorang merasa ngantuk atau lelah setelah makan. Berikut adalah beberapa zat gizi pemicu dan makanan yang terkandung di dalamnya:

1. Melatonin

Melatonin adalah hormon yang diproduksi oleh otak sebagai respons terhadap kegelapan. Ia juga mendorong tubuh serta pikiran untuk rileks sepanjang hari dan membuat mengantuk. Konsumsi makanan yang mengandung melatonin akan menyebabkan seseorang merasakan penurunan energi setelah makan. Akibatnya, rasa kantuk muncul. Makanan dengan kandungan melatonin tinggi yaitu jagung, cranberry, strawberry, tart cherries, timun, telur, jamur, oats, beras, pistachio, walnut, salmon, dan gandum.

2. Triptofan

Triptofan adalah asam amino yang memicu rasa kantuk. Triptofan ini akan diubah menjadi serotonin, yang kemudian menjadi melatonin, serupa seperti penjelasan sebelumnya. Beberapa makanan dengan kandungan triptofan tinggi antara lain yaitu ayam, putih telur, ikan, susu, cokelat, pisang, biji-bijian (sesame seeds, sunflower seeds, pumpkin seeds), serta kacang-kacangan.

3. Karbohidrat

Makanan yang mengandung karbohidrat tinggi telah terbukti menyebabkan rasa kelelahan dan akhirnya mengantuk setelah makan, terkhususnya jenis karbohidrat yang memiliki indeks glikemik tinggi. Contoh makanan-makanan tersebut antara lain yaitu roti tawar putih, roti gandum, sereal (cornflakes atau oatmeal instan), kentang, nasi putih, dan gula.

Konsumsi makanan tinggi karbohidrat dapat picu rasa kantuk

4. Lemak

Makanan yang mengandung lemak tinggi juga sering dikaitkan dengan kelelahan setelah makan, khususnya lemak jenuh dan lemak trans. Gampangnya, kita sebutlah dia dengan lemak jahat. Contoh makanan-makanan yang mengandung lemak jahat antara lain yaitu goreng-gorengan, margarin, daging berkulit atau berlemak, lemak babi, minyak kelapa sawit, susu berlemak, hingga krim.

Cara Menghindari Rasa Kantuk Setelah Makan

Tenang saja, pengalaman seperti ini adalah hal yang lumrah dan terjadi pada banyak orang. Namun memang tantangannya cukup besar, apalagi bagi pekerja yang masih harus menyelesaikan tanggung jawabnya. Meskipun kita tidak sepenuhnya mampu menghindarinya, ada beberapa strategi yang bisa dicoba untuk mengatasi atau setidaknya menghindari rasa kantuk setelah makan. Misalnya dengan:

  • Makan makanan yang bergizi seimbang: hindari makanan tinggi karbohidrat, lemak, dan gula, dan tingkatkan makanan berprotein tinggi

  • Cukupi kebutuhan tidur malam minimal 6 hingga 8 jam: cara ini dapat membantu mengurangi rasa kantuk berlebihan di siang hari

  • Paparkan diri dengan sinar matahari yang cukup karena mampu memengaruhi ritme sirkadian (siklus tidur-bangun): lingkungan yang terang akan membuat seseorang terjaga, sementara lingkungan yang gelap akan membuat seseorang mengantuk

  • Rutin olahraga: pastikan tubuh tetap aktif, tetapi hindari aktivitas fisik mendekati waktu tidur

  • Batasi tidur siang 20 hingga 45 menit saja: hindari tidur siang terlalu lama karena justru dapat menyebabkan rasa kantuk yang lebih besar

Makanlah makanan yang bergizi seimbang

Setiap orang setidaknya pasti pernah merasakan kantuk setelah makan, terutama di siang hari. Ada beberapa makanan yang memicu rasa kantuk ini, seperti makanan tinggi karbohidrat atau lemak, terlalu banyak kalori dalam sekali makan, tidak tepatnya waktu makan, dan konsumsi makanan yang mengandung zat tertentu (triptofan, melatonin). Kalau Ladies, bagaimana cara mengatasinya?

Yuk, Download aplikasi Newfemme sekarang untuk mendapatkan tips dan info menarik lainnya!