Bermain Lompat Tali: Tidak Hanya Sekedar Melompat di Atas Tali

Bermain Lompat Tali: Tidak Hanya Sekedar Melompat di Atas Tali

Kesehatan 258

Skipping atau lompat tali merupakan olahraga yang melibatkan seluruh tubuh. Lompat tali termasuk ke dalam latihan aerobik karena membuat jantung terpompa dan mengalirkan darah. Latihan ini tidak hanya untuk anak-anak, tetapi juga termasuk orang dewasa. Untuk bermain lompat tali, kita hanya membutuhkan sepasang sepatu (harus yang nyaman digunakan) dan tali. 

Shop with Me

Serum The Ultimate Brightening Glowing NSY / Anti Acne / Anti Aging / Dark Spot Serum Terbaik Masa Kini Mencerahkan Wajah, Menghilangkan Flek, Mengkenyalkan Kulit, Menyamarkan Noda Bekas Jerawat, Memutihkan Wajah, Anti iritasi dan Dapat Digunakan 14 Thn
IDR 59.900
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Botol Minum keren kustom
IDR 65.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
O'Sweet Singapore | Ginger Hair Fall | Shampoo Anti Rontok Shampoo | Hair Tonic | Mempercepat Pertumbuhan Rambut
IDR 1.260.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Poise Facial Foam
IDR 15.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang

Lompat tali harus dilakukan dengan cara yang benar, yaitu hanya berjarak kurang lebih satu inci dari tanah (cukup untuk dilewati oleh tali). Jika dilakukan dengan tepat, maka latihan ini hanya akan memberikan efek ringan pada persendian. Namun, jika tidak dilakukan dengan cara seperti yang telah disebutkan, sendi akan terasa lebih sakit karena harus menopang berat tubuh.

Kalori yang Dibakar

Secara umum, jumlah kalori yang terbakar selama melakukan aktivitas fisik akan tergantung dari durasi, intensitas, dan berat badan seseorang. Jadi, antara satu orang dengan orang lainnya akan berbeda. Melansir dari Healthline, jika berat badannya 91 kg, maka untuk membakar 362 kalori, seseorang dapat melakukan skipping cepat selama 20 menit atau 241 kalori selama skipping lebih pelan.

Benar Bisa Bantu Turunkan Berat Badan?

Latihan lompat tali memang terlihat menjanjikan, karena berdasarkan contoh yang sebelumnya, hanya dengan waktu 20 menit, aktivitas ini dapat membakar kalori lebih dari 200. Mungkin mirip seperti kita makan cemilan. Untung bukan? Namun, meskipun bisa membakar cukup banyak kalori, lompat tali tidak cukup untuk mendukung penurunan berat badan jangka panjang. 

Mengapa? Karena jika hanya mengandalkan lompat tali saja, sementara konsumsi makanan tidak dijaga, berat badan tidak akan turun. Sederhananya, prinsip penurunan berat badan adalah “kalori masuk lebih sedikit daripada kalori yang keluar”. Maka dari itu, demi penurunan berat badan yang berkelanjutan dan sambil mempertahankan derajat kesehatan, seseorang harus:

  • Konsumsi makanan bergizi seimbang (pilih makanan kaya nutrisi, kurangi makanan miksi nutrisi

  • Olahraga rutin dan teratur

  • Mencukupi kebutuhan tidur

  • Mengelola stres dengan baik

Kombinasikan lompat tadi dengan defisit kalori untuk menurunkan berat badan

Strategi Memulai Rutin Lompat Tali

  1. Mulailah dengan durasi yang pendek, terutama bagi seseorang yang belum rutin, bahkan jarang berolahraga. Hal ini karena latihannya bisa sangat intens. Mulailah dari durasi yang singkat, misalnya 5 sampai 10 menit.

  2. Gunakan panjang tali yang tepat, yaitu tidak lebih dari 90 cm dari tinggi badan. Tujuannya adalah untuk mengurangi risiko jatuh akibat tersandung dan memaksimalkan pergerakan.

  3. Lakukan prosedur dengan tepat, yaitu  dengan memastikan lompatan hanya setinggi 2,5 cm dari tanah. Posisikan siku dekat dengan badan, berpijak pada bola kaki, dan yang berputar untuk memutar tali adalah bagian pergelangan tangan (bukan lengan secara keseluruhan)

  4. Cari tahu informasi risiko cedera apa yang mungkin muncul. Ada banyak informasi di internet yang bisa ditemukan.

  5. Lakukan secara bertahan karena latihan ini membutuhkan koordinasi, ritme, dan daya tahan. Tidak semua orang dapat melakukannya dalam jangka waktu yang panjang untuk pertama kali. 

  6. Lama-lama tingkatkan kesulitan, misalnya dengan meningkatkan kecepatan, meningkatkan kesulitan (misal 2 kali tali memutar dalam 1 kali lompatan), dan memperpanjang durasi latihan.

Kunci dari terbiasa untuk latihan lompat tali adalah bertahap

Jadi, lompat tali termasuk ke dalam latihan aerobik. Hal ini karena gerakannya membuat jantung bekerja keras untuk memompa dan mengedarkan darah. Selain itu, kalori yang dibakar juga banyak. Namun yang perlu diingat, jika ingin melakukan aktivitas fisik ini untuk menurunkan berat badan, jumlah kalori yang diasup juga harus diperhatikan ya. Jangan lupakan juga tidur cukup dan kelola stress.

Yuk, Download aplikasi Newfemme sekarang untuk mendapatkan tips dan info menarik lainnya !