Aquaphobia: Ketakutan Intens akan Air

Aquaphobia: Ketakutan Intens akan Air

Kesehatan 62

Aquaphobia adalah ketakutan ekstrem terhadap air. Hal ini menyebabkan seseorang merasakan ketakutan dan kecemasan yang intens, sehingga membuat dirinya tidak bisa mendekati air. Ketakutan ini dapat dipicu oleh sumber air apapun, termasuk kolam renang, danau, laut, bak mandi, bathtub, ombak, pantai, bahkan laut dalam. Setiap orang akan memiliki intensitas ketakutan yang berbeda, sehingga gejalanya akan berbeda pula.

Shop with Me

Hair Clip Aksesoris Anak Sanrio Cinnamoroll Kuromi My Melody
IDR 5.900
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Newfemme Hoodie
IDR 270.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Mueeza Kids Ikat Pinggang Anak Perempuan Sabuk Kulit Anak Cewek - Merah
IDR 48.750
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Torenda Renda Prada - Flower Silver Black / Meter (KI.10700)
IDR 175.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang

Ada yang takut masuk ke dalam air, tetapi ada pula yang takut hanya dengan melihat genangan air yang luas. Terkadang, kondisinya lebih jauh dari itu, misalnya takut disiram atau disemprot dengan air. Aquaphobia berbeda dengan hydrophobia serta thalassophobia. Hydrophobia merupakan ketakutan terhadap air yang terjadi pada tahap akhir rabies, sementara thalassophobia merupakan ketakutan terhadap lautan. 

Gejala

Aquaphobia erat kaitannya dengan air dari sumber apapun dan tidak mengenal volumenya. Hal ini karena bukan sumber atau jumlahnya yang menjadi pemicu, tetapi air itu sendirilah yang menciptakan ketakutan dan kecemasan pada penderitanya. Gejala umum dari aquaphobia adalah sebagai berikut:

  • Cemas, panik, dan takut hanya dengan memikirkan atau begitu masuk ke air

  • Menghindari air semaksimal mungkin, bahkan sampai mengalami kecemasan antisipatif berhari-hari atau berminggu-minggu sebelum bertemu dengan air

  • Ketakutan yang tiada henti hingga berlebihan saat terkena air

  • Menyadari bahwa ketakutan terhadap air tidak sebanding dengan ancaman yang sebenarnya

  • Gejala fisik berupa detak jantung meningkat, kesulitan bernapas, gemetar, berkeringat, mual, pusing, bahkan pingsan

Ketakutan dan kecemasan dapat muncul tak hanya ketika dekat dengan air, tetapi juga saat memikirkannya

Penyebab

Aquaphobia sering dikaitkan dengan pengalaman traumatis sebelumnya. Misalnya ketika pernah mengalami hampir tenggelam, kapal karam, atau pembelajaran berenang yang buruk. Ketakutan ini umumnya mulai berkembang di masa kanak-kanak. Di sisi lain, fobia spesifik juga dapat diturunkan secara genetik, terutama ketika ada anggota keluarga yang memiliki kondisi kesehatan mental.

Diagnosis

Memang tidak ada diagnosis khusus untuk aquaphobia, tetapi dokter akan memastikan ketakutan terhadap air ini sebagai fobia spesifik. Untuk mendapatkannya, maka seseorang harus minimalnya mengalami gejala-gejala yang telah disebutkan sebelumnya selama 6 bulan berturut-turut. Selain itu, kondisi lain berkaitan dengan kesehatan mental juga harus disingkirkan, seperti OCD, panic disorder, atau PTSD.

Pengobatan

Fobia spesifik, termasuk aquaphobia ditangani melalui psikoterapi, umumnya dengan cognitive behavioral therapy (mengubah pola pikir negatif menjadi positif) dan exposure therapy (mendapatkan paparan dengan air berulang kali). Kedua metode ini akan membantu seseorang untuk mengembangkan strategi mengatasi kecemasan. Pengobatan tersebut juga bisa dikombinasikan dengan perawatan diri di rumah, seperti:

  • Meningkatkan aktivitas fisik

  • Yoga

  • Meditasi

  • Latihan pernapasan dalam

  • Konsumsi obat-obatan sesuai resep dokter (tetapi tidak direkomendasikan untuk jangka panjang)

Aquaphobia diatasi dengan bantuan cognitive behavioral therapy dan exposure therapy

Aquaphobia adalah ketakutan luar biasa terhadap air, di mana setiap orang mungkin akan mengalami tingkat kecemasan yang berbeda, mulai dari ringan hingga parah. Ketakutan dapat muncul tak hanya ketika dihadapkan dengan air, tetapi juga saat memikirkannya. Takut melihat air yang dalam mungkin wajar, tetapi jika itu termasuk takut melihat air di bak mandi, segera datangi tenaga profesional kesehatan ya!

Yuk, Download aplikasi Newfemme sekarang untuk mendapatkan tips dan info menarik lainnya!