10 Tanda Kalau Ruam Kulitmu Harus Diperiksakan

10 Tanda Kalau Ruam Kulitmu Harus Diperiksakan

Kesehatan 1123

Ruam (rash) merupakan area kulit yang terasa gatal, iritasi, dan bengkak. Biasanya, kondisi kulit ini akan menyebabkan areanya berwarna merah, merah muda, atau ungu pada orang berkulit cerah serta putih, abu-abu, atau lebih gelap pada orang berkulit gelap. Penyebab rash bisa karena stres, alergi, cuaca, stres, paparan sinar matahari, infeksi, faktor lingkungan, atau kombinasi dari semuanya.

Ruam sangat umum terjadi dan banyak yang bisa diobati hanya dengan menggunakan obat bebas tanpa memerlukan resep dokter. Meskipun sebagian besar rash dapat hilang dalam beberapa jam atau setelah satu hari, beberapa rash mungkin menandakan sesuatu yang lebih serius. Berikut ini adalah 10 tanda bahwa ruam kulit harus segera diperiksakan.

1. Demam

Demam tanda utama bahwa ruam harus segera diperiksakan ke dokter. Ini adalah pertanda umum seseorang sedang mengalami infeksi, di mana ini terjadi ketika tubuh menaikkan suhunya untuk membunuh benda asing. Ruam yang disertai dengan demam biasanya memiliki penyebab yang menular, contohnya demam berdarah, campak, dan herpes.

Ruam disertai demam adalah pertanda adanya infeksi

2. Menyebar dengan Cepat

Penyebaran ruam dengan cepat tidak boleh diabaikan dan biasanya perlu perawatan medis. Penyebabnya mungkin karena herpes zoster, selulitis, atau alergi obat. Awalnya, ruam mungkin muncul di area tertentu, tetapi tidak membutuhkan waktu lama bagi mereka untuk menyebar ke bagian tubuh lainnya. Kondisi ini dapat mengancam jiwa.

3. Muncul Tiba-Tiba

Ruam yang muncul akibat gigitan nyamuk atau panas tidak perlu dikhawatirkan. Namun, jika ruam muncul secara tiba-tiba, semakin parah, dan meluas dalam waktu singkat, maka itu hal tersebut sering kali merupakan pertanda reaksi obat yang parah. Semakin cepat terjadi, maka semakin serius penyakitnya.

Alergi obat parah bisa sebabkan ruam muncul tiba-tiba

4. Terasa Sakit

Mayoritas ruam akan terasa gatal, tetapi ada juga yang justru menimbulkan rasa nyeri. Beberapa kondisi di mana ruam akan terasa menyakitkan adalah herpes zoster atau herpes genital, sehingga pengobatannya harus menggunakan obat antivirus.

5. Melepuh

Ruam terkadang menjadi melepuh, entah itu hanya sebagian kecil atau dalam ukuran yang lebih besar, dan pada akhirnya menyebabkan luka terbuka. Ruam yang melepuh bisa disebabkan oleh beberapa kondisi, seperti cacar air, herpes zoster, dan herpes genital. Selain itu, mungkin juga pertanda adanya reaksi obat parah pada Steven-Johnson Syndrome (SJS) dan Toxic Epidermal Necrolysis (TEN). 

6. Kesulitan Bernapas

Ketika ruam disertai dengan sesak napas, maka itu adalah salah satu tanda gejala anafilaksis (alergi di seluruh tubuh yang berpotensi mengancam jiwa). Pada kondisi ini, seseorang harus mendapatkan pertolongan darurat sesegera mungkin, karena jika tidak, anafilaksis dapat menyebabkan syok, koma, gagal jantung, hingga kematian.

7. Membengkak

Bengkak yang terjadi pada ruam terjadi karena adanya penumpukan cairan di lapisan kulit terdalam. Mayoritas kasusnya akan hilang dengan sendiri tanpa membahayakan jaringan. Namun, ketia pembengkakannya terjadi di area lidah, wajah, atau tenggorokan, maka mungkin itu adalah pertanda anafilaksis. Kondisi tersebut harus diperiksakan segera karena berisiko mengancam nyawa.

8. Memar

Ruam disertai memar mungkin menjadi pertanda adanya infeksi yang menyebar ke seluruh tubuh, masalah pembekuan darah, atau kondisi serius yaitu vaskulitis (radang pembuluh darah). Vaskulitis bisa disebabkan oleh infeksi bakteri staphylococcus, reaksi antibiotik, atau penyakit autoimun. Tergantung penyebabnya, vaskulitis bisa ringan, berat, atau mengancam jiwa. 

9. Berbentuk Melingkar

Ruam umumnya berbentuk bulat, tetapi ada kondisi di mana bentuknya menjadi melingkar atau berbentuk koin, yang disebut dengan lesi numular. Penyebabnya bisa karena eksim diskoid atau kurap. Ada pula ruam lain yang disebut dengan “bulleye” di mana bentuknya disertai dengan cincin melingkar.  Penyebabnya adalah penyakit Lyme (infeksi oleh kutu) atau eritema multiforme (reaksi obat).

10. Terinfeksi

Ruam yang digaruk karena gatal bisa menyebabkan terjadinya infeksi sekunder (terjadi setelah infeksi pertama). Tanda-tandanya yaitu keluar cairan berwarna kuning atau hijau, bengkak, nyeri, bau tidak sedap, pengerasan kulit, terasa hangat, dan guratan merah. Terjadinya infeksi pada ruam bisa terjadi pada penderita herpes, eksim, cacar air, atau psoriasis.

Selain 10 tanda tersebut, perhatikan juga apakah ruam yang terjadi menyebabkan ketidaknyamanan atau bertahan lebih dari seminggu. Intinya, jika Ladies punya kekhawatiran tersendiri terkait apapun yang berhubungan dengan ruam, maka periksalah ke dokter. Bisa juga memanfaatkan layanan konsultasi online di Newfemme ya!