Mau Donor Darah? Yuk Cari Tahu Kriteria dan Manfaatnya

Mau Donor Darah? Yuk Cari Tahu Kriteria dan Manfaatnya

Kesehatan 491

Syarat Donor Darah

Dilansir dari situs Palang Merah Indonesia, syarat  yang harus dipenuhi untuk bisa mendonorkan darah yaitu sehat jasmani rohani, berusia 17-60 tahun dan boleh sampai 65 tahun jika memang sebelumnya rutin mendonorkan darah, berat badan minimal 45 kg, tekanan darah normal (sistole 100-180 dan diastole 70-100), kadar hemoglobin normal (12,5-17 gr/dL), dan dengan jarak minimal 2 bulan setelah donor sebelumnya.

Shop with Me

Isoduce original untuk Nyeri Haid Keputihan
IDR 769.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Slingbag W 62
IDR 99.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Sprei kasur Bahan Polymicro
IDR 23.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Jepitan Rambut Imut
IDR 50.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang

Orang yang Dilarang Donor Danar

Jika dilihat dari kriterianya, mungkin akan banyak orang yang bisa mendonorkan darahnya. Namun di sisi lain, ada juga beberapa kelompok lain yang sayangnya tidak diperbolehkan untuk jadi pendonor. Dilansir dari American Red Cross, berikut kelompok orang yang tidak bisa melakukan donor darah.

  • Sedang infeksi akut

  • Kanker darah (leukemia, limfoma, Hodgkin’s Disease, dan lainnya)

  • Virus ebola

  • Orang dengan HIV/AIDS (ODHA)

  • Sedang hamil

  • Tuberkulosis aktif atau sedang dalam pengobatan rutin

  • Hipertensi (>180 untuk sistolik dan >100 untuk diastolik)

  • Pernah positif Hepatitis B atau C

Ada beberapa kondisi tertentu yang tidak diperbolehkan untuk donor darah

Lalu bagaimana dengan kondisi lainnya, misalnya seperti asma, diabetes, dan jantung? Jawabannya adalah diperbolehkan selama kondisinya terkontrol dan sedang tidak menunjukkan gejala apa pun. Satu penyakit yang perlu diwaspadai adalah malaria. Jika pernah bepergian atau tinggal di negara yang berisiko terkena malaria, maka seseorang perlu menunggu sebelum dapat mendonorkan darah.

Umumnya sebelum melakukan donor, calon pendonor akan diminta untuk mengisi sebuah formulir, di mana di dalamnya terdapat beberapa pertanyaan yang harus dijawab. Selanjutnya petugas akan memeriksa apakan calon pendonor lolos kriteria untuk donor darah. Barulah setelah itu dilakukan penimbangan berat badan, tekanan darah, denyut, dan hemoglobin.

Prosedur

Petugas akan membersihkan area di lengan untuk memasukan jarum steril untuk pengambilan darah. Satu kantong itu volumenya 350 cc dan waktu yang dibutuhkan untuk memenuhinya akan berbeda tiap-tiap orang, ada yang cepat tetapi ada pula yang lebih lama. Duduklah dengan tenang selama proses berlangsung. Setelah selesai, petugas akan memberikan snack, minuman, dan tablet tambah darah. 

Manfaat

Keuntungan pertama dari donor darah adalah mendapatkan pemeriksaan kesehatan mini gratis, seperti pengukuran detak jantung, tekanan darah, suhu tubuh, dan kadar hemoglobin. Selain itu, cairan merah tersebut juga akan diambil sedikit dan dimasukkan ke dalam tabung untuk kemudian dianalisis untuk mendeteksi beberapa penyakit seperti hepatitis B dan C, HIV, West Nile virus, sifilis, dan Trypanosoma cruzi.

  • Berkontribusi untuk komunitas

  • Mengurangi kadar zat besi pada penderita hemokromatosis (kondisi terlalu banyak zat besi dalam darah)

  • Meningkatkan kesehatan jantung

  • Memperbaiki hipertensi

Dapatkan pemeriksaan kesehatan sederhana sebelum donor darah

Efek Samping

Keamanan seorang pendonor akan dijamin karena alat-alat yang digunakan pasti baru dan steril. Namun pendarahan kecil di tempat penusukan jarum biasanya akan terjadi, maka dari itu biasanya seseorang akan diminta untuk melipat sikunya selama beberapa menit. Selain itu, ada pula beberapa efek samping yang akan terjadi beberapa saat setelah donor, seperti pusing, mual, dan memar. Perlu diperhatikan, segeralah hubungi pusat donor darah ketika:

  • Masih merasa pusing atau mual setelah makan, minum, dan beristirahat

  • Tempat jarum ditusukkan terus mengeluarkan darah

  • Mengalami benjolan yang menonjol

  • Nyeri lengan, mati rasa, atau kesemutan

Jadi, apakah kriteria dipenuhi atau tidak itu akan diperiksa sebelum dilakukannya donor darah. Selain bisa menjadi pendonor bagi orang-orang yang membutuhkan darah, kita juga bisa dapat manfaatnya, seperti pemeriksaan kesehatan sederhana, memperbaiki hipertensi, hingga meningkatkan kesehatan jantung. Ladies di sini ada yang rutin donor darah juga tidak? Yuk boleh tinggalkan komentarnya.