Accismus: Ketika Kata-kata Menyembunyikan Maksud yang Sebenarnya

Accismus: Ketika Kata-kata Menyembunyikan Maksud yang Sebenarnya

Gaya Hidup 1580

Accismus adalah istilah retorika yang mengacu pada penggunaan gaya bahasa atau pola komunikasi di mana seseorang seolah-olah menolak atau tidak tertarik pada sesuatu yang sebenarnya mereka inginkan atau minati. Dalam accismus, seseorang berpura-pura menolak atau tidak tertarik terhadap suatu hal dengan maksud agar hal tersebut tampak lebih berharga atau untuk merendahkan diri mereka sendiri. Ini adalah cara untuk berkomunikasi secara tidak langsung dan sering digunakan dalam konteks percakapan atau tulisan.

Shop with Me

ALOHILOHI PAKET SET BRIGHTENING GLOWING BPOM
IDR 190.500
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Pigura Mahar Pernikahan Ukuran 32x22 cm
IDR 250.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Azzura Two Way Cake
IDR 27.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Tas Selempang Wanita Inara / Tas Bahu Wanita Kekinian
IDR 32.500
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang

Contoh-contoh Accismus

  • "Oh, saya tidak tahu apakah saya layak mendapatkan penghargaan ini." Dalam contoh ini, orang tersebut sebenarnya ingin mendapatkan penghargaan, tetapi mereka menggunakan accismus untuk merendahkan diri sendiri dan membuat penghargaan tersebut tampak lebih istimewa.

  • "Saya tidak pernah benar-benar merasa nyaman berbicara di depan umum." Orang tersebut mungkin sebenarnya memiliki keterampilan berbicara di depan umum, tetapi mereka menggunakan accismus untuk merendahkan diri sendiri atau untuk mendapatkan pujian atas kemampuan berbicara mereka.

  • "Saya tidak terlalu tertarik pada merek pakaian itu, jadi saya rasa saya tidak akan membelinya." Dalam contoh ini, seseorang mungkin sebenarnya tertarik pada merek pakaian tersebut, tetapi mereka menggunakan accismus untuk memberikan kesan bahwa mereka tidak terlalu peduli dengan merek itu.

Fungsi dan Tujuan Accismus

  • Meningkatkan Nilai Sosial: Dengan berpura-pura tidak tertarik pada sesuatu, maka seseorang bisa mendapatkan perhatian lebih atau pujian dari orang lain yang mungkin berusaha meyakinkan mereka sebaliknya.

  • Rendah Diri: Accismus dapat digunakan untuk merendahkan diri sendiri atau untuk membuat diri kita terlihat lebih rendah hati, bahkan jika sebenarnya kita tahu kita memiliki kemampuan atau kualitas tertentu.

  • Menghindari Keserakahan: Dalam beberapa situasi, seseorang mungkin menggunakan accismus untuk menghindari kesan keserakahan atau ketidakjelasan dalam niat mereka.

  • Menciptakan Efek Kejutan: Penggunaan accismus bisa menciptakan efek kejutan ketika seseorang akhirnya mengungkapkan bahwa mereka sebenarnya sangat tertarik atau berminat pada sesuatu.

Baca juga :

Mengenal Lebih Dekat "Social Butterfly"

Accismus adalah bentuk retorika yang menarik perhatian pada cara kata-kata dan komunikasi yang bisa kamu gunakan untuk menyembunyikan atau merendahkan niat sebenarnya. Ini adalah teknik komunikasi yang dapat menciptakan efek dramatis, menarik perhatian, atau memberikan kesan tertentu kepada pendengar atau pembaca. Meskipun accismus dapat digunakan untuk berbagai tujuan, penting untuk memahami konteks dan maksud di balik penggunaan gaya bahasa ini agar tidak terjadi kesalahpahaman.

Komentar

User NewFemme

FRIMA MAHARANI

28 Aug, 2023 12:30

?