Carpal Tunnel Syndrome, Ayo Sayangi Tangan dan Pergelangan Tanganmu

Carpal Tunnel Syndrome, Ayo Sayangi Tangan dan Pergelangan Tanganmu

Kesehatan 424

Carpal tunnel syndrome adalah salah satu kondisi yang menyebabkan rasa nyeri, mati rasa, kesemutan, dan kelemahan pada tangan serta pergelangan tangan. Kondisi ini bisa terjadi pada salah satu atau kedua tangan. Ternyata, wanita berisiko 3 kali lebih tinggi daripada pria dan paling sering di diagnosis antara usia 30-60  tahun. 

Shop with Me

Handuk Grosir Murah Berkualitas (Ukuran 70x140)
IDR 85.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Mamypoko
IDR 80.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Tas Selempang Wanita Inara / Tas Bahu Wanita Kekinian
IDR 32.500
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Jepitan Rambut Imut
IDR 50.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang

Gejala

Siapa saja bisa mengalami kondisi ini, tetapi lebih rentan terjadi pada seseorang yang melibatkan penggunaan pergelangan tangan dan tangan berulang kali saat bekerja atau bermain, misalnya penggunaan jangka panjang tanpa henti, pergerakan pergelangan tangan ekstrem, penekanan kuat, atau getaran. Gejala-gejalanya meliputi:

  • Mati rasa di malam hari, terutama karena tidur dengan pergelangan tangan tertekuk

  • Kesemutan atau nyeri pada ibu jari, jari telunjuk, dan jari tengah

  • Penurunan sensasi di ujung jari

  • Kesulitan menggunakan tangan untuk tugas-tugas sederhana, seperti mengangkat benda kecil, memegang setir, membawa buku, menulis, menggunakan keyboard

Ketika sudah masuk ke tahap yang lebih buruk, maka seseorang umumnya akan mengalami kelemahan di tangan atau pergelangan tangannya, sulit untuk melakukan kegiatan yang melibatkan gerakan kecil (mengancing baju, membuka resleting), sering menjatuhkan benda, hingga parahnya dapat menyebabkan penyusutan otot-otot di ibu jari.

Carpal tunnel syndrome dapat membatasi aktivitas sehari-hari

Penyebab

Pekerjaan yang melibatkan penggunaan tangan secara berlebihan dapat menyempitkan terowongan karpal (carpal tunnel) di pergelangan tangan. Akibatnya, ini akan meningkatkan tekanan pada saraf median (saraf yang memberikan sensasi sebagian besar jari tangan kecuali jari kelingking) dan tendon (terletak di dalam terowongan karpal), sehingga membengkak dan sensasinya menghilang. Risikonya dapat meningkat akibat beberapa faktor, yaitu:

  • Genetik

  • Kehamilan

  • Rutin cuci darah

  • Fraktur dan dislokasi

  • Deformitas

  • Rheumatoid arthritis

  • Asam urat

  • Hipotiroidisme

  • Diabetes

  • Alkoholik

  • Tumor 

Diagnosis

Diagnosis carpal tunnel syndrome dilakukan dengan mengkaji gejala dan pemeriksaan fisik (mencari tanda-tanda bengkak, nyeri, atau kelainan lain serta memeriksa sensasi dan kekuatan otot di tangan). Selanjutnya, dilakukan studi konduksi saraf, yaitu tes diagnostik untuk mengukur kecepatan konduksi impuls. Jika kecepatannya lambat dari biasanya, maka kemungkinan besar carpal tunnel syndrome itu terjadi.

Perawatan

Carpal tunnel syndrome dapat diobati dengan 2 cara, yaitu non-bedah dan bedah. Ketika kasusnya belum parah, maka biasanya hanya dilakukan perawatan non-bedah dan seseorang tetap dapat melakukan aktivitas sehari-harinya. Di sisi lain, perawatan bedah lebih ditujukan pada mereka dengan gejala yang memburuk. Meskipun begitu, umumnya perawatan non-bedah adalah opsi pertama kali untuk dicoba.

1. Perawatan Non-Bedah

Cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi gejala carpal tunnel syndrome tingkat ringan yaitu menggunakan bidai (penyangga) di pergelangan tangan, mengonsumsi obat antiinflamasi non-steroid (ibuprofen), dan suntikan kortison. Sementara itu jika menyangkut pekerjaan, maka cobalah untuk menyesuaikan tinggi kursi atau mengubah posisi keyboard.

2. Perawatan Bedah

Operasi perlu dijalankan ketika perawatan non-bedah tidak berhasil atau gejala semakin memburuk. Tujuan dari operasi adalah untuk memperbesar ukuran terowongan demi mengurangi tekanan pada saraf median dan tendon. Caranya adalah dengan memotong ligamen yang menutupi terowongan karpal di pangkal telapak tangan. Maka dari itu, seseorang butuh waktu untuk bisa kembali beraktivitas seperti biasa.

Pastikan posisi keyboard dan tangan sesuai untuk hindari carpal tunnel syndrome

Jadi, carpal tunnel syndrome ditandai ketika pergelangan tangan membengkak akibat adanya tekanan pada saraf median. Gejalanya mulai dari mati rasa, kesemutan, bahkan kelemahan. Maka dari itu untuk mencegahnya, perhatikan posisi tangan, serta hindari aktivitas yang terlalu membebani pergelangan tangan. Ayo bagikan cara terampuh Ladies untuk hindari nyeri pergelangan tangan di kolom komentar ya!