Amankah Berhubungan Seksual Ketika Sedang Menstruasi?

Amankah Berhubungan Seksual Ketika Sedang Menstruasi?

Kesehatan 516

Setiap wanita secara rutin akan menjumpai periode menstruasi tiap bulannya selama berada dalam usia produktif. Selama periode menstruasi ini, tidak ada keharusan untuk menghindari hubungan seksual selama dirasa tidak mengganggu diri sendiri dan pasangan. Hal ini dikarenakan seks ketika menstruasi merupakan suatu hal yang aman dilakukan, meskipun bisa sedikit berantakan. Bahkan, kegiatan ini dapat menawarkan beberapa manfaat, seperti meredakan kram menstruasi. Berikut merupakan beberapa hal yang perlu kamu terkait seks ketika sedang menstruasi.

Apa Saja Manfaatnya?

Melakukan hubungan seksual ketika sedang menstruasi menawarkan beberapa manfaat, diantaranya adalah:

1. Meredakan Kram Menstruasi

Kram menstruasi terjadi akibat adanya kontraksi pada proses peluruhan dinding rahim. Saat mengalami orgasme, otot rahim juga akan ikut berkontraksi dan kemudian mengendur. Peristiwa ini dapat meringankan kram menstruasi yang terjadi. Seks juga dapat memicu pelepasan endorfin yang bisa meredakan rasa sakit.

2. Memperpendek Periode Menstruasi

Kontraksi otot yang terjadi ketika orgasme dapat memicu proses pengeluaran cairan menstruasi menjadi lebih cepat. Hal ini bisa menghasilkan periode menstruasi yang lebih pendek.

Pastikan untuk selalu berkomunikasi dengan pasangan

3. Meningkatkan Gairah Seksual

Gairah seksual seorang wanita akan berubah-ubah sepanjang siklus menstruasi akibat terjadinya fluktuasi hormon dalam tubuh. Meskipun banyak yang melaporkan gairah seksualnya meningkat saat periode ovulasi (sekitar 2 minggu sebelum menstruasi), tak sedikit pula perempuan yang merasa lebih bergairah ketika sedang menstruasi.

4. Dapat Meredakan Sakit Kepala

Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada tahun 2017, lebih dari setengah wanita dengan migrain akut melaporkan mengalami kambuh selama periode menstruasi. Meskipun kebanyakan orang yang sedang memiliki migrain cenderung menghindari melakukan hubungan seksual, penelitian menyebutkan bahwa seks dapat meredakan hingga menyembuhkan sakit kepala yang ada.

Apa Potensi Efek Sampingnya?

Kelemahan terbesar soal melakukan hubungan ketika menstruasi adalah potensi kekacauan yang diakibatkannya. Darah dapat mengenai bagian tubuh lain, termasuk milik pasangan maupun sprei yang ada di ruangan. Pendarahan yang terjadi juga dapat menyebabkan kekhawatiran sehingga mengurangi kesenangan yang ada.

Kekhawatiran lain terkait seks ketika menstruasi adalah risiko penularan infeksi menular seksual (IMS), seperti hepatitis. Virus ini hidup dalam darah pengidapnya dan dapat ditransmisikan melalui kontak dengan darah menstruasi.

Tetap gunakan alat kontrasepsi jika sedang tidak merencanakan kehamilan

Apakah Tetap Dapat Hamil?

Jika kamu sedang tidak berusaha untuk mendapatkan kehamilan, selalu menggunakan pengaman tanpa membedakan periode pada siklus menstruasi merupakan langkah yang paling tepat. Meskipun peluang kehamilan ketika menstruasi lebih kecil, akan tetapi pembuahan masih mungkin terjadi. Peluang pembuahan paling besar terdapat pada periode ovulasi atau sekitar 2 minggu sebelum seseorang mengalami menstruasi. 

Seseorang yang memiliki siklus menstruasi yang pendek memiliki peluang lebih besar untuk tetap dapat hamil meskipun melakukan hubungan seksual ketika sedang menstruasi. Hal ini mengingat sel sperma tetap dapat hidup di dalam tubuh perempuan hingga 7 hari. 

Jika kamu menggunakan tampon, pastikan untuk melepaskannya terlebih dahulu sebelum melakukan hubungan seksual. Tampon yang lupa dilepas dapat terdorong hingga membutuhkan bantuan dokter untuk melepaskannya. Selain itu, tetap gunakan pengaman seperti kondom karena dapat mencegah kehamilan dan penularan IMS. Jangan lupa juga untuk membersihkan area sekitar setelah selesai.

Komentar

User NewFemme

Rafael bio Dos

20 Nov, 2023 02:26

Eu homem três sim dó nó pá dá barriga sais sengne eu fui médica mulher ela falou pá minha fazer é exame de sangue E saiu rejuntado dê sengne dê posetivo 89% é menstruação