Kenapa Kita Bisa Merinding?

Kenapa Kita Bisa Merinding?

Kesehatan 592

Goosebumps atau merinding adalah terjadi ketika otot-otot kecil di dasar setiap folikel rambut berkontraksi, sehingga rambutnya sedikit terangkat (alias bulunya jadi berdiri). Goosebumps sendiri diambil dari perumpaannya karena mirip seperti kulit angsa yang dicabut bulunya. Goosebumps sendiri merupakan reaksi yang tidak disengaja dari saraf di sistem simpatik. 

Perasaan emosional yang kuat juga bisa menyebabkan seseorang merinding, misalnya ketakutan, kesedihan, kegembiraan, bahkan gairah seksual. Selain itu, goosebumps juga bisa terjadi selama aktivitas fisik, termasuk buang air besar. Namun pernahkah Ladies tiba-tiba merinding tanpa sebab ? Itu juga mungkin saja terjadi tanpa alasan ya.

Jika di manusia merinding itu sebagai bentuk reaksi tubuh terhadap perasaan emosional, beda lagi dengan hewan. Contohnya pada landak atau anjing. Pada kedua hewan tersebut, merinding akan membuatnya terlihat lebih besar dan kuat, sehingga akan menguntungkan, terutama ketika sedang ada musuh atau saat bertemu lawan jenisnya.

Penyebab Merinding

Penyebab paling mendasar dan paling sering dari merinding adalah ketika berada di lingkungan dingin. Saat tubuh kedinginan, gerakan otot yang menyebabkan rambut berdiri tegak akan menjebak lapisan udara di dekat kulit, sehingga menyebabkan tubuh menghangat. Saat tubuh sudah memanas, maka perlahan goosebumps akan menghilang. Selain itu, merinding bisa disebabkan oleh hal lain, seperti:

Penyebab paling umum merinding adalah kedinginan

1. Emosi Kuat

Tubuh manusia merespon dengan dua respon umum saat mengalami emosi ekstrem, yaitu peningkatan aktivitas listrik pada otot bawah kulit dan peningkatan beratnya pernapasan. Merinding terjadi akibat perasaan sedih atau senang, bahkan kombinasi keduanya. Misalnya setelah ijab kabul atau ditinggal orang tercinta.

Kemudian, itu juga bisa terjadi akibat apa yang dipikirkan, didengar, dilihat, dicicipi, atau disentuh. Misalnya, setelah memenangkan peringkat satu dari suatu kompetisi, mendatangi tempat indah untuk pertama kalinya, memakan dessert terenak yang pernah dicoba, atau bahkan mendapatkan tawaran pekerjaan yang didamba-dambakan.

Orang bisa merinding hanya dengan memakan makanan enak

2. Ketakutan

Seseorang bisa merinding hanya dengan mendengar cerita seram atau pengalaman yang menegangkan. Ini adalah tanggapan tubuh terhadap ancaman yang dirasakan, meskipun tidak terjadi langsung pada diri sendiri. Sayangnya, merinding pada manusia itu tidak sebermanfaat seperti hewan yang bisa menakuti lawannya akibat tubuh yang membesar.

3. Getaran Estetis

Ladies pernah tidak mendengar musik yang sangat indah, puisi menyentuh, pidato yang menginspirasi, atau mendengarkan ASMR lalu tiba-tiba merinding? Itu termasuk ke dalam getaran psikogenik, yaitu respon fisik yang tidak disengaja terhadap rangsangan. Biasanya, merinding jenis ini terjadi karena seseorang menikmati rangsangannya. 

4. Kondisi Medis

Merinding pada umumnya bukanlah hal yang perlu dikhawatirkan dan itu biasa dialami oleh banyak orang. Namun pada beberapa kasus, goosebumps bisa menjadi pertanda adanya masalah medis atau penyakit tertentu, baik itu serius atau sudah berlangsung lama pada seseorang.

Kondisi-kondisi medis tersebut diantaranya yaitu:

  • Keratosis pilaris, yaitu kondisi kulit yang memang menyebabkan kulit merinding dalam waktu lama.

  • Autonomic dysreflexia, yaitu reaksi berlebihan pada sistem saraf akibat cedera tulang belakang.

  • Temporal lobe epilepsy, yaitu gangguan kejang kronis.

  • Chills atau panas dingin, misalnya demam saat mengalami influenza.

Jadi, merinding itu disebabkan oleh adanya kontraksi otot di folikel rambut, sehingga menyebabkan rambut kulit tegak. Penyebab terjadinya goosebumps yaitu dingin, emosi ekstrem, ketakutan, getaran estetis, atau kondisi medis tertentu. Ladies biasanya mengalami goosebumps karena apa nih? Menang penghargaan, mendengar cerita seram, atau lainnya? Yuk sharing di kolom komentar!