7 Keajaiban Sebuah Pelukan

7 Keajaiban Sebuah Pelukan

Kesehatan 419

1. Mengurangi Stres dan Meningkatkan Perasaan Bahagia

Siapa yang suka memeluk keluarga, teman, atau kerabat ketika mengetahui bahwa mereka sedang mengalami hal yang sulit? Carai itu sangat tepat dilakukan ya. Pelukan menurunkan produksi hormon kortisol, yaitu hormon stres tubuh. Melalui ini, seseorang akan merasa mereka mendapatkan dukungan. Pada akhirnya perasaan menjadi lebih tenang dan stres menjadi berkurang. 

Di sisi lain, pelukan meningkatkan dopamin tubuh, yaitu hormon kebahagiaan. Maka dari itu, ini adalah bentuk kontak fisik yang positif. Ladies juga pasti tahu, orang yang dipeluk saat marah, biasanya lebih dapat mengendalikan emosinya. Jadi, peluklah orang tersayang dengan penuh cinta, biar sama-sama bahagia terus. 

Pelukan dapat mengurangi stres dan bikin lebih bahagia

2. Meningkatkan Kualitas Tidur

Siapa yang biasanya sulit tidur malam? Pelukan sebelum tidur bersama dengan pasangan boleh dicoba. Cara ini dapat memengaruhi kualitas tidur seseorang karena biasanya seseorang menjadi lebih tenang. Mereka merasa telah mendapatkan dukungan sosial, sehingga kecemasan berkurang, dan tidurnya menjadi lebih nyenyak. 

3. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang sering mendapatkan pelukan cenderung lebih jarang sakit. Saat sedang sakit pun, pelukan dapat membantu sakitnya tidak menjadi parah. Pelukan itu berbanding terbalik dengan peradangan tubuh (respon terhadap penyakit). Gampangnya, kasih sayang yang diberikan melalui sebuah pelukan akan menurunkan tingkat peradangan, sehingga seseorang menjadi lebih sehat. 

4. Menunjang Kesehatan Secara Keseluruhan

Pelukan dapat menunjang kesehatan tubuh. Pertama, kontak fisik ini diketahui mampu menjaga kesehatan kardiovaskular. Salah satunya karena mampu menurunkan tekanan darah seseorang. Kedua, pelukan mampu mengurangi keparahan flu karena berfungsi sebagai penyangga stres. Ketiga, pelukan diketahui mampu menurunkan rasa nyeri, terutama nyeri operasi.

5. Meningkatkan Produksi Hormon Oksitosin

Hormon oksitosin dikenal sebagai hormon cinta, yang diproduksi oleh kelenjar pituitari. Fungsi dari oksitosin selain sebagai penyangga stres adalah untuk membuat seseorang merasa terikat dan terhubung dengan orang lainnya. Jadi, kalau biasanya pelukan hanya dilakukan sehari, sekarang boleh diperbanyak lagi, biar semakin bahagia.

Peluk pasanganmu lebih sering

6. Performa Tim Lebih Oke

Ladies, pasti seringkan melihat tim-tim olahraga yang berpelukan setelah misalnya mencetak gol atau memasukkan bola ke dalam ring? Cara itu ternyata dapat meningkatkan performa tim, lho. Pelukan yang dilakukan itu dapat membuat tim tampil lebih baik dalam pertandingan karena menunjukkan adanya kepercayaan diantara sesama anggota.

7. Self Hug Berikan Kenyamanan untuk Diri Sendiri

Tidak semua orang punya pasangan, tidak semua orang juga mungkin hadir disaat kita sedang mengalami masa yang sulit. Maka dari itu, memeluk diri sendiri, misalnya dengan melakukan butterfly hug adalah cara yang bisa dilakukan untuk menenangkan diri. Ucapkan dan sampaikan kepada diri sendiri hal-hal positif. Melalui, perasaan akan menjadi lebih nyaman dan tenang.

Oke kalau begitu, pelukan memang memiliki banyak manfaat bagi seseorang. Namun, seberapa banyak pelukan yang dibutuhkan? Tidak ada jumlah pasti seberapa banyak yang harus dilakukan atau didapatkan. Semakin sering dilakukan maka akan semakin besar dampak positifnya daripada tidak sama sekali. Tidak perlu yang lama, yang singkat saja juga boleh.

Jadi, pelukan dapat membawa sebuah keajaiban, mulai dari mengurangi stres, meningkatkan suasana hati dan hormon oksitosin, memperbaiki kualitas tidur, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menunjang kesehatan, hingga meningkatkan performa tim. Ladies biasanya butuh pelukan disaat apa nih? Yuk boleh dibagikan di kolom komentar ya.