Ketahui Karakteristik Paranoid Personality Disorder

Ketahui Karakteristik Paranoid Personality Disorder

Kesehatan 398

Paranoid personality disorder atau yang biasa kita sebut parno, merupakan gangguan kepribadian yang ditandai dengan ketidakpercayaan dan kecurigaan terhadap orang lain tanpa alasan logis untuk dicurigai. Umumnya, orang yang paranoid percaya bahwa orang lain sedang mencoba untuk penyakit, merendahkan, atau mengancam dirinya.

Orang dengan gangguan kepribadian paranoid memiliki perilaku dan pemikiran yang tidak biasa, terlihat aneh, dan eksentrik. Mereka juga sering kali menganggap bahwa perilaku dan cara berpikirnya tidak salah. Kondisi ini biasanya ditunjukkan pada masa remaja akhir atau dewasa awal. Paranoid personality disorder bisa terjadi baik pada wanita maupun pria.

Karakteristik Paranoid Personality Disorder

Orang dengan gangguan kepribadian paranoid selalu merasa was-was dengan sekitarnya, meyakini bahwa orang lain akan merendahkan, menyakiti, hingga mengancam dirinya. Hal tersebut menyebabkan penderitanya sulit membangun suatu hubungan dengan orang lain dan sangat membatasi kehidupan sosial. Karakteristik yang ditunjukkan seperti:

  • Meragukan komitmen, kesetiaan, dan kepercayaan bahkan percaya bahwa orang lain memiliki motif tersembunyi

  • Tidak mau curhat atau mengungkapkan informasi pribadi karena takut data tersebut akan digunakan untuk melawan mereka

  • Tidak suka memaafkan dan cenderung menyimpan dendam

  • Sangat sensitif terhadap kritik yang buruk

  • Selalu waspada akan perkataan tulus atau penampilan santai orang lain

  • Kecurigaan terus-menerus tanpa alasan yang dapat dibenarkan bahwa pasangan mereka tidak setia

  • Bersikap dingin dan menjauhkan diri dengan pasangan atau menjadi pengontrol dan cemburu untuk menghindari pengkhianatan

  • Percaya bahwa dirinya selalu benar

  • Sulit untuk bersantai

  • Cenderung keras kepala, argumentatif, defensif, dan kerap bermusuhan

Orang yang parno sering meragukan kesetiaan pasangannya

Penyebab

Alasan pasti mengapa paranoid personality disorder tidak diketahui, tetapi mungkin akibat dari kombinasi antara faktor biologis dan lingkungan. Kondisi ini sering ditemukan pada keluarga dengan riwayat skizofrenia serta gangguan delusi. Selain itu, banyak orang yang didiagnosis memiliki trauma masa kecil, seperti pengabaian fisik, emosional, dan pengawasan.

Diagnosis

Gangguan kepribadian jenis apa pun baru mulai dapat didiagnosis ketika sudah berusia minimal 18 tahun. Psikolog atau psikiater akan menanyakan beberapa hal terkait masa kecil, sekolah, pekerjaan, dan hubungan. Selain itu, akan dinilai dari bagaimana cara seseorang merespon situasi yang mereka alami.

Pengobatan

Sayangnya, orang dengan paranoid personality disorder jarang sekali mencari pengobatan sendiri. Hal ini karena mereka menganggap perilaku mereka wajar-wajar saja. Maka dari itu, lebih sering diajak oleh keluarga, rekan kerja, atau teman. Perawatan lini pertama untuk kondisi ini adalah psikoterapi, seperti cognitive behavioral therapy (CBT). 

Satu tantangan pada orang dengan gangguan kepribadian paranoid adalah ketidakpercayaan mereka kepada orang lain, menyebabkan sulitnya psikoterapi untuk tetap berlanjut atau berpikir yang tidak-tidak terkait terapisnya. Di sisi lain, obat-obatan bisa diresepkan ketika mereka mengalami depresi atau kecemasan. 

Psikoterapi adalah solusi utama pengobatan orang dengan gangguan kepribadian paranoid

Jadi, paranoid personality disorder atau parno adalah pola berpikir yang ditandai dengan rasa ketidakpercayaan dan kecurigaan terhadap orang lain tanpa alasan yang logis. Orang yang paranoid tidak merasa bahwa cara berpikirnya salah. Untuk mengatasi kondisi ini, perlu dilakukan psikoterapi secara berkelanjutan. Tertarik dengan topik gangguan kepribadian lainnya? Yuk kunjungi website Newfemme!