Milia dan Fungal Acne: Kenali Apa Saja Perbedaannya

Milia dan Fungal Acne: Kenali Apa Saja Perbedaannya

Kecantikan 514

Kulit wajah merupakan salah satu aset terpenting bagi kebanyakan orang. Namun, seringkali berbagai masalah kulit wajah dapat terjadi sehingga mengganggu penampilan, termasuk dua gangguan umum yang seperti milia dan fungal acne. Meskipun keduanya dapat muncul di wajah dan terlihat tampak mirip, ternyata keduanya memiliki perbedaan yang signifikan dalam segi penyebab dan penanganannya. Dalam artikel ini, kita akan membahas apa saja perbedaan antara milia dan fungal acne.

Shop with Me

Jepitan Rambut Imut
IDR 50.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Botol Minum keren kustom
IDR 65.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Kuas Make Up Set Mini Travel Brush Berbagai Warna Imut Free Pouch Isi 8
IDR 9.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Poise Facial Foam
IDR 15.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang

Mengenal Apa Itu Milia?

Milia adalah suatu kondisi kulit wajah yang ditandai oleh benjolan kecil, keras, dan putih yang muncul di permukaan kulit. Benjolan ini sering terjadi di sekitar mata, pipi, dan dahi. Milia terbentuk ketika keratin (protein yang ada dalam rambut dan kulit mati) terperangkap di bawah lapisan atas kulit. Kondisi ini lebih umum terjadi pada bayi baru lahir dan dapat hilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu. Namun, milia juga dapat muncul pada orang dewasa akibat paparan sinar matahari berlebihan, peradangan kulit, atau penggunaan produk perawatan kulit yang berat.

Karakteristik Milia

  • Benjolan kecil, keras, berwarna putih atau kekuningan.
  • Tidak menyebabkan rasa gatal atau nyeri.
  • Tidak berkembang dalam kelompok, masing-masing benjolan terbentuk terpisah.

Penyebab Milia

  • Penumpukan keratin di bawah kulit.
  • Penggunaan produk kosmetik yang berat atau tidak cocok dengan jenis kulit.

Penanganan Milia

  • Milia seringkali tidak memerlukan perawatan khusus dan bisa hilang dengan sendirinya.
  • Jika diperlukan, prosedur dermatologi seperti menggunakan jarum steril atau pengelupasan kimia ringan dapat membantu menghilangkan milia.

Mengenal Apa Itu Fungal Acne (Jerawat Jamur)

Fungal acne, yang juga dikenal sebagai pityrosporum folliculitis, adalah jenis jerawat yang disebabkan oleh infeksi jamur pada folikel rambut. Kulit wajah yang berminyak cenderung lebih rentan terhadap kondisi ini. Fungal acne terlihat seperti jerawat pada umumnya, tetapi sebenarnya, jerawat ini disebabkan oleh pertumbuhan berlebihan jamur Malassezia, bukan bakteri Propionibacterium acnes seperti pada jerawat biasa.

Karakteristik Fungal Acne

  • Benjolan kecil, merah, berisi nanah, mirip dengan jerawat biasa.
  • Dapat menyebabkan rasa gatal yang intens.
  • Cenderung tumbuh dalam kelompok dan menyebar dengan cepat.

Penyebab Fungal Acne

  • Pertumbuhan jamur Pityrosporum pada kulit yang berlebihan.
  • Kelembapan pada kulit yang berlebihan, sehingga memungkinkan jamur berkembang biak.
  • Penggunaan antibiotik oral atau sistemik yang mengganggu keseimbangan mikrobiom kulit.

Penanganan Fungal Acne

  • Fungal acne dapat diobati dengan antijamur topikal seperti krim atau sampo ketoconazole. Termasuk obat-obatan over-the-counter yang mengandung selenium sulfida atau asam salisilat.
  • Mengurangi penggunaan produk perawatan kulit berminyak dan melembapkan kulit dengan bahan non-komedogenik juga dapat membantu mencegah infeksi jamur.

Baca juga :

Tips Memakai Highlighter yang Mudah untuk Pemula

Meskipun milia dan fungal acne memiliki bentuk yang cukup mirip, kedua permasalahan kulit wajah ini memiliki penyebab yang berbeda dan memerlukan penanganan yang berbeda pula. Milia terjadi akibat penumpukan keratin, sementara fungal acne disebabkan oleh infeksi jamur pada folikel rambut. Jika kamu mengalami masalah kulit wajah yang mencurigakan dan tidak dapat diatasi maka kamu bisa melakukan konsultasi dengan dokter kecantikan agar kulit wajah yang bermasalah mendapatkan perawatan yang tepat sehingga wajah dapat kembali sehat dan cantik.