Jenis Mainan Anak yang Dapat Melatih Oromotorik

Jenis Mainan Anak yang Dapat Melatih Oromotorik

Parenting 707

Perkembangan oromotor pada anak penting untuk pengembangan kemampuan bicara dan motorik mulut. Oromotor merujuk pada gerakan dan koordinasi otot-otot di sekitar mulut, termasuk bibir, lidah, dan rahang. Dengan memperkuat dan melatih oromotor, anak dapat meningkatkan kemampuan bicara, pengucapan suara, koordinasi bicara, dan kefasihan. Berikut adalah beberapa jenis mainan anak yang dapat melatih oromotor dan membantu dalam pengembangan keterampilan bicara.

Shop with Me

Slingbag W 62
IDR 99.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Tas Selempang Wanita Inara / Tas Bahu Wanita Kekinian
IDR 32.500
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Dress Hitam Bunga Bunga By Theclosetlover
IDR 97.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Mamypoko
IDR 80.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang

7 Jenis Mainan Anak yang Dapat Melatih Oromotorik

1. Mainan Balon Air

Mainan gelembung air bisa menjadi pilihan yang baik untuk melatih oromotor. Anak dapat mencoba meniup balon air atau menghembuskan gelembung dengan mulut. Gerakan meniup dan mengontrol aliran udara dapat membantu menguatkan otot-otot mulut.

2. Alat Musik Berbunyi

Mainan musik seperti harmonika, seruling kecil, atau alat musik berbunyi lainnya juga dapat melatih oromotor anak. Saat menggunakan alat musik ini, anak perlu mengatur dan menggerakkan mulut serta mengendalikan pernapasan untuk menghasilkan suara yang diinginkan. Ini melibatkan kerja otot-otot mulut dan membantu dalam perkembangan kemampuan bicara.

3. Boneka atau Koleksi Figur

Bermain dengan boneka atau koleksi figur yang memiliki aksesori atau pakaian yang dapat dilepas dan dipasang dapat melatih kemampuan halus anak dalam menggunakan jari-jarinya. Misalnya, anak dapat mencoba memasang topi pada boneka atau mengenakan pakaian pada figur. Gerakan halus ini akan melibatkan otot-otot jari dan tangan, serta membantu meningkatkan koordinasi motorik halus.

4. Permainan Teka-teki

Permainan teka-teki seperti puzzle dengan potongan-potongan yang harus disusun juga dapat melatih kemampuan oromotor anak. Saat anak mencoba memasukkan potongan-potongan puzzle satu per satu, mereka akan menggunakan gerakan halus jari-jari dan koordinasi tangan-mata. Ini membantu mengembangkan kontrol otot-otot halus di tangan dan jari-jari.

Baca juga :

Kenapa Bayi Perempuan Identik dengan Pink Sedangkan Bayi Laki-laki Biru?

5. Permainan Memasak

Bermain memasak dengan mainan dapur atau mainan makanan juga melibatkan gerakan oromotor yang penting. Anak dapat berlatih mengunyah dan meniru mengunyah makanan palsu atau mengaduk adonan dapat membantu menguatkan otot-otot rahang dan mulut serta mengembangkan koordinasi bicara.

6. Permainan Bercerita

Permainan bercerita dengan menggunakan boneka, mainan binatang, atau karakter kartun juga dapat melatih oromotor anak. Anak dapat berlatih mengucapkan kata-kata, mengungkapkan emosi, atau memainkan suara-suara karakter. Hal ini akan melibatkan gerakan bibir, lidah, dan suara yang dapat membantu meningkatkan kemampuan bicara dan kefasihan.

7. Mainan yang Mengeluarkan Suara

Beberapa mainan anak memiliki tombol atau bagian yang dapat dipencet untuk mengeluarkan suara. Mainan-mainan seperti telepon mainan, keyboard, atau mainan elektronik lainnya dapat melibatkan gerakan oromotor anak saat mereka menekan tombol atau menghasilkan suara dengan mulut.

Penting untuk diingat bahwa mainan-mainan ini hanyalah alat bantu dan penting untuk memperhatikan pengawasan orang dewasa saat anak bermain. Selain itu, pastikan mainan-mainan tersebut aman dan sesuai dengan usia anak.

Dengan memberikan akses ke berbagai jenis mainan yang melatih oromotor, maka dapat membantu anak mengembangkan kemampuan bicara dan motorik mulut dengan cara yang menyenangkan dan bervariasi. Ingatlah untuk memberikan waktu dan kesempatan yang cukup bagi anak untuk bermain dan melatih keterampilan oromotor mereka secara alami.