Mengenal Psoriasis, Ketika Kulit Menjadi Menebal dan Bersisik

Mengenal Psoriasis, Ketika Kulit Menjadi Menebal dan Bersisik

Kesehatan 565

Psoriasi merupakan kondisi autoimun yang menyebabkan peradangan pada kulit, di mana awalnya kulit akan menebal, kemudian menjadi bersisik, dan terasa gatal. Area yang menebal dan bersisik tersebut disebut dengan plak. Bercak psoriasis akan berwarna merah dengan sisik putih pada orang berkulit terang dan bercak ungu atau coklat tua dengan sisik abu-abu pada orang berkulit gelap. 

Ruam psoriasis dapat muncul di area tubuh mana saja, termasuk siku dan lutut, wajah, mulut bagian dalam, lapisan kulit kepala, kuku tangan, kuku kaki, alat kelamin, punggung bawah, telapak tangan, telapak kaki. Umumnya psoriasis hanya menutupi sebagian kecil kulit seseorang, tetapi pada kondisi yang parah akan menutupi hampir seluruh tubuh.

Psoriasis terdiri dari beberapa jenis, antara lain:

1. Plaque Psoriasis

Jenis yang paling umum terjadi dan paling sering pada siku, lutut, lapisan kulit kepala, dan punggung bagian bawah.

2. Inverse Psoriasis

Muncul plak tipis tanpa sisik di bagian lipatan kulit, seperti ketiak, pangkal paha, area di bawah payudara, dan lipatan area alat kelamin atau bokong. Jenis ini sering terjadi pada orang dengan kelebihan berat badan.

3. Guttate Psoriasis

Muncul bintik-bintik bersisik kecil, merah, dan berbentuk seperti tetesan. Kondisi yang dapat memicunya yaitu infeksi saluran pernapasan atas, infeksi streptococcus, tonsillitis, cedera kulit, obat-obatan, dan stres.

4. Pustular Psoriasis

Muncul benjolan kecil berisi nanah di atas plak dan dikelilingi oleh kulit yang meradang. 

5. Erythrodermic Psoriasis

Areanya luas mencapai 90% kulit sehingga berbahaya karena dapat menyebabkan seseorang kehilangan banyak protein dan cairan serta komplikasi.

6. Sebopsoriasis

Muncul benjolan atau plak dengan sisi kuning berminyak pada wajah atau kulit kepala.

7. Nail Psoriasis

Perubahan warna kulit, lubang, dan perubahan di kuku tangan serta kaki.

8. Arthritis Psoriasis

Jenis yang menyebabkan peradangan sendi dan pembengkakan. 

Psoriasis adalah kondisi kulit yang menebal, bersisik, dan terasa gatal

Gejala

Gejala psoriasis biasanya adalah gatal, kulit kering atau pecah-pecah, dan terasa sakit. Ketika sedang kambuh, bentuknya akan terlihat intens, sementara ketika sedang remisi, psoriasis menghilang selama rata-rata 1-12 bulan. Meskipun begitu, tidak semua orang mengalami waktu remisi yang sama. Gejala psoriasis bisa ringan hingga parah. Berdasarkan the National Psoriasis Foundation, tingkat keparahannya adalah sebagai berikut:

  • Ringan: menutupi kurang dari 3% tubuh

  • Sedang: menutupi 3-10% tubuh

  • Parah: menutupi lebih dari 10% tubuh

Psoriasis dan eksim memang sama-sama kondisi kulit, meskipun menyebabkan perubahan warna kulit, ruam, dan gatal, mereka adalah dua penyakit yang berbeda. Eksim ditunjukkan dengan ruam kulit kering dan bergelombang sementara psoriasis akan menyebabkan kulit menebal dan bersisik serta gatalnya tidak sehebat eksim.

Penyebab

Psoriasis disebabkan oleh kondisi autoimun, sehingga  mustahil untuk menghindari kekambuhannya. Umumnya butuh waktu 1 bulan bagi sel kulit untuk berganti, tetapi pada orang dengan psoriasis, proses pergantian kulit tersebut terjadi setiap 3-4 hari sekali. Kondisi kulit ini dapat dipicu oleh stres, cedera kulit, infeksi, perubahan hormon, dan obat-obatan seperti litium, antimalaria, dan indometasin. 

Perlu diingat bahwa kondisi kulit ini tidak menular. Psoriasis dapat terjadi pada wanita dan pria, lebih sering pada usia 15-25 tahun, dan semakin tinggi risikonya jika punya anggota keluarga yang juga mengidap kondisi kulit ini. Selain itu, kondisinya juga bisa dipicu oleh kegemukan, diabetes, sindrom metabolik, trauma kulit, hipertensi, dan penyakit kardiovaskular.

Diagnosis

Dokter akan menilai psoriasis dengan cara memeriksa kondisi kulit seseorang, yaitu ruam dan lesinya. Selain itu, akan dilakukan pengkajian riwayat kesehatan dan riwayat di dalam keluarga. Jika diperlukan, dapat dijalankan prosedur biopsi untuk menghindari kesalahan diagnosis karena kondisinya mirip dengan eksim.

Pengobatan

Untuk mengatasi kondisi kulit ini, ada beberapa cara yang bisa dilakukan yaitu dengan menggunakan krim steroid, krim retinoid, moisturizer, obat untuk memperlambat produksi sel kulit, salep vitamin D3, lotion, atau konsumsi obat. Jika gejala tidak membaik atau area yang terkena sudah luas, maka bisa dilakukan phototherapy. 

Terapkan pola makan yang sehat, terutama konsumsi makanan yang dapat membantu atau mengurangi peradangan. Contohnya sumber protein yang rendah lemak dan kaya akan asam lemak omega 3, hindari karbohidrat sederhana dan lemak jenuh, serta batasi asupan alkohol. Jika alergi gluten, maka hati-hati dalam memilih makanan yang akan dikonsumsi.

Ada banyak penanganan psoriasis, mulai dari krim, obat, terapi cahaya, hingga diet sehat

Itulah penjelasan mengenai psoriasis, yaitu kondisi autoimun yang menyebabkan kulit menebal, bersisik, hingga terasa gatal. Sebisa mungkin untuk menghindari pemicu kekambuhannya karena bisa terjadi kapan saja. Ada banyak artikel informatif lain di Newfemme, buruan kunjungi website atau download aplikasinya ya!