Kolostrum, Nutrisi Lengkap dan Imun untuk Bayi

Kolostrum, Nutrisi Lengkap dan Imun untuk Bayi

Kesehatan 394

Mendengar kata kolostrum mungkin sudah tidak asing lagi bagi ibu hamil atau ibu menyusui. Kolostrum merupakan bagian penting dari proses menyusui bayi yang baru lahir karena memiliki segudang manfaat. Lalu, bagaimana sebenarnya tampilan kolostrum? Apakah  berbeda dengan ASI? Mari pelajari bersama pembahasannya dalam artikel ini.

Shop with Me

6PCS Busa Peredam Suara untuk studio musik / ruangan 30x30x3CM - SFS1
IDR 52.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Kemeja anak laki laki import baju kemeja anak cowok impor fashion - ABU-BIRU
IDR 75.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Lotion Pemutih Badan Permanen Wangi Tahan Lama Cerah Berseri Alami
IDR 65.265
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Dress Bayi-Anak Perempuan Import - OS-629
IDR 67.000
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang

Apa itu Kolostrum?

Kolostrum merupakan air susu yang pertama kali keluar setelah baru saja melahirkan dan sebelum produksinya ASI dimulai. Kolostrum terbentuk dari kelenjar susu pada payudara yang memiliki peran penting terhadap sistem kekebalan karena mengandung antibodi, sehingga berperan penting dalam pertumbuhan dan melawan penyakit pada bayi seperti infeksi.

Kolostrum berwarna kuning seperti kuning telur karena kandungan beta karotennya tinggi. Terkadang warnanya juga bisa terlihat krem, putih, atau bening. Konsistensinya lebih kental daripada ASI atau susu sapi. Terkadang kolostrum bisa lengket dan mengandung sedikit darah, namun hal ini adalah normal.

Kolostrum diproduksi pada minggu ke 12 hingga 18 kehamilan. Kolostrum yang pertama kali keluar (24 jam pertama setelah melahirkan) adalah sebanyak satu sendok makan hingga satu ons dan akan semakin meningkat hingga memasuki tahap ASI transisi. Mayoritas ibu akan memproduksi kolostrum dan sangat jarang diantaranya yang tidak.

Kolostrum merupakan air susu yang pertama kali keluar setelah melahirkan

Kandungan Gizi

Kolostrum mengandung tinggi protein serta rendah lemak dan gula. Kandungan gizinya padat hanya dalam jumlah yang sedikit saja, sehingga lambung bayi yang masih kecil cukup untuk menyerap seluruh nutrisinya walaupun jumlahnya tidak sebanyak ASI. Nutrisi lain yang terkandung dalam kolostrum antara lain:

  • Immunoglobulin A (antibodi)

  • Laktoferin (protein untuk pencegahan infeksi)

  • Leukosit (sel darah putih)

  • Faktor pertumbuhan epidermal (protein yang merangsang pertumbuhan sel)

  • Karotenoid (antioksidan) dan vitamin A untuk penglihatan, kulit, dan daya tahan tubuh

  • Magnesium untuk kesehatan jantung dan tulang

  • Seng dan tembaga

Perbedaan Kolostrum dan ASI

Kolostrum tidaklah sama dengan ASI. Kolostrum merupakan susu pertama yang kaya nutrisi dan diproduksi selama 2 hingga 4 hari setelah bayi lahir. Selanjutnya, yang diproduksi adalah susu transisi yaitu sekitar 4 hari hingga 2 minggu. Terakhir adalah susu matur yang keluar pada masa 14 hari hingga wanita setelah memproduksi ASI. Berikut ini perbedaan kolostrum dan ASI:

  • Kolostrum mengandung antibodi

  • Kolostrum rendah lemak dan rendah gula sehingga lebih mudah dicerna oleh bayi

  • Kolostrum mengandung protein 2 kali lebih banyak

  • Kolostrum mengandung seng 2 kali lebih banyak

  • Teksturnya lebih kental dan lebih kuning

Perubahan dari kolostrum menjadi ASI bisa diketahui ketika payudara ibu terasa lebih kencang, lembut, dan penuh yang menandakan bahwa persediaan ASI sudah meningkat. Setelah beberapa waktu, lambung bayi kian membesar sehingga mereka akan minum lebih banyak ASI setiap kali menyusu. Kolostrum diproduksi oleh hormon kehamilan yang diciptakan oleh plasenta.

Manfaat

Kolostrum sangat penting untuk bagi bayi karena padat nutrisi, oleh karena itu, susui bayi segera setelah dilahirkan untuk mendapatkannya. Manfaat utama dari kolostrum adalah untuk membangun sistem kekebalan bayi dan memberikan asupan nutrisi yang lengkap. Hal ini karena kolostrum mengandung seluruh zat gizi yang diperlukan oleh bayi.

Selain itu, manfaat kolostrum bagi bayi lainnya adalah:

  • Membantu melindungi usus dari bakteri sehingga saluran cerna lebih sehat

  • Memiliki efek pencahar yang membantu bayi untuk membuang kotorannya dan mengurangi penyakit kuning

  • Mudah dicerna

  • Menghindari rendahnya kadar gula darah bayi

Kolostrum padat nutrisi dan mampu membentuk kekebalan tubuh bayi

Itulah penjelasan terkait kolostrum, yaitu air susu yang pertama kali keluar setelah melahirkan. Kolostrum sangat penting bagi bayi karena memiliki kandungan gizi yang lengkap dan mengandung antibodi. Oleh karena itu, sebaiknya susui segera bayi untuk memaksimalkan manfaatnya. Tertarik dengan informasi terkait kehamilan lainnya? Langsung saja telusuri artikel di Newfemme!