Catat! Bayi di Bawah Umur 6 Bulan Tidak Perlu Minum Air Putih

Catat! Bayi di Bawah Umur 6 Bulan Tidak Perlu Minum Air Putih

Parenting 672

Air putih sangat penting bagi tubuh manusia karena membantu menjaga keseimbangan cairan, membantu fungsi organ-organ tubuh, dan menjaga kulit tetap lembap. Namun, apakah bayi yang baru lahir boleh minum air putih?

Shop with Me

Fortiboost Immuno Sirup 60mL - Syrup Jaga Daya Tahan Tubuh
IDR 48.500
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
QV Baby Gentle Wash & Shampoo 250ml
IDR 81.500
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Konicare Minyak Telon Extra Lemongrass 125 ml
IDR 55.500
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang
Papan Ujian Alat Tulis Anak Sanrio Cinnamoroll Kuromi
IDR 48.900
Gratis Ongkir NewFemme
Beli Sekarang

Bolehkah bayi minum air putih?

Pada umumnya, bayi yang baru lahir tidak perlu minum air putih selama enam bulan pertama kehidupannya. Air susu ibu (ASI) sudah mencukupi kebutuhan cairan bayi dan memberikan nutrisi yang dibutuhkan oleh bayi. ASI mengandung air, gula, protein, lemak, dan vitamin yang dibutuhkan bayi untuk tumbuh dan berkembang.

Alasan mengapa bayi tidak perlu minum air putih

Pemberian air putih pada bayi yang baru lahir sebaiknya dihindari karena beberapa alasan. Berikut adalah alasan mengapa bayi yang baru lahir tidak perlu minum air putih:

1. ASI sudah mencukupi kebutuhan cairan

Air susu ibu (ASI) mengandung sekitar 88% air, yang sudah mencukupi kebutuhan cairan bayi yang baru lahir. Bayi yang mendapatkan ASI eksklusif tidak perlu minum air putih, kecuali dalam keadaan tertentu.

2. Air putih bisa mengurangi produksi ASI

Jika bayi minum air putih terlalu banyak, ini dapat mempengaruhi produksi ASI. Karena bayi merasa kenyang setelah minum air putih, maka bayi mungkin tidak akan menyusui dalam jumlah yang cukup untuk memicu produksi ASI. Ini dapat mempengaruhi ketersediaan ASI dan mempengaruhi keberhasilan pemberian ASI eksklusif.

3. Berisiko terjadi dehidrasi pada bayi 

Jika bayi minum terlalu banyak air putih, maka bayi berisiko kehilangan elektrolit penting dan berpotensi mengalami dehidrasi. Kondisi ini dapat menyebabkan bayi kehilangan cairan tubuh yang vital dan dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius.

Baca juga :

Mengenal Pentingnya Menggunakan Sunscreen untuk Anak

Situasi yang membolehkan bayi minum air putih 

Ada beberapa situasi di mana bayi yang baru lahir membutuhkan air putih. Situasi tersebut antara lain:

  • Ketika suhu lingkungan terlalu tinggi dan bayi berkeringat, maka bayi membutuhkan cairan tambahan untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang. Dalam situasi ini, beberapa tetes air putih dapat diberikan pada bayi untuk membantu menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh.

  • Ketika bayi sedang sakit, bayi membutuhkan lebih banyak cairan untuk membantu tubuh melawan infeksi. Dalam situasi ini, dokter mungkin merekomendasikan pemberian sedikit air putih pada bayi.

Jadi, tidak disarankan bagi orang tua memberi air putih pada bayi di bawah umur 6 bulan kecuali saat bayi mengalami situasi yang telah dijelaskan di atas.